MWCNU

UPZIS MWCNU Kesugihan Turba Ke Ranting Merawat Munfiq

Turun ke bawah (Turba) ke ranting-ranting NU dilakukan oleh Unit Pengelola Zakat Infaq dan Sodaqoh (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kesugihan sebagai ikhtiar untuk merawat munfiq Koin NU.

Turba dilakukan dengan menghadiri kegiatan-kegiatan rutin yang dilaksanakan di tingkatan ranting NU. Hal ini seperti halnya yang dilakukan oleh sekretaris UPZIS MWCNU Kesugihan Nurul Faijah saat menghadiri kegiatan rutin Muslimat NU Bulupayung pada hari Ahad (22/11) lalu.

Menurut Nurul Faijah, aksi turba kali ini adalah ketiga kalinya di bulan November setelah sebelumnya melakukan sosialisasi di Ranting Ciwuni dan Dondong.

Pada kesempatan tersebut, Nurul Faijah melakukan sosialisasi perihal Koin NU. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang Koin NU sekaligus untuk menguatkan munfiq. Dengan bahasanya yang santai dan lugas, dirinya mampu memberikan pemahaman kepada munfiq tanpa terkesan menggurui.

“Program KOIN NU itu ibarat gerbong, sedangkan relnya adalah Standar Operasional Prosedur (SOP) yakni panduan yang berkaitan dengan prosedur yang harus dijalankan. Adapun stasiunnya adalah empat Pilar. Empat Pilar itu meliputi Ekonomi, Sosial, Keagamaan, dan Pendidikan,” papar Nurul di hadapan jamaah Muslimat NU

“Bahwa Program KOIN NU itu merupakan gerakan oleh NU CARE LAZISNU Cilacap untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berinfak di Jamiyah Nahdlatul Ulama yang melibatkan seluruh banomnya. Dengan Koin NU, pemberian infak lebih mudah, ringan dan istiqomah,” terangnya.

“Infaq itu bukan memberi tapi menanam, dengan seperti itu ada banyak harapan. Gambarannya satu biji ketika ditanam, tumbuh berkembang dan banyak cabangnya. Tentu buahnya tidak hanya satu biasa 10, 100 bahkan lebih dan bisa untuk diri sendiri atau pun orang lain. Barokah tur mbarokahi,” tuturnya.

Manfaat Infaq

Nurul Faijah juga menambahkan bahwa manfaat infaq sejatinya akan kembali kepada dirinya sendiri.

“Manfaat infaq untuk diri sendiri, yang sakit jadi sembuh, dimudahkan rizqinya, dibersihkan hartanya sehingga darah yang mengalir pun bersih. Hal ini pun berimbas pada anak-anaknya menjadi mudah diatur dan solih solihah,” tambahnya.

lebih lanjut Nurul menegaskan selain bermanfaat bagi diri sendiri, tentunya infaq juga bisa membantu meringankan beban kepada orang lain.

“Manfaat untuk orang lain membantu meringankan beban orang yang sakit dengan layanan mobil Ambulan Kesehatan, bantuan biaya kesehatan, beasiswa untuk anak yang tergolong tidak mampu dan masih banyak lagi,” lanjutnya.

Mangga sami infaq ingkang katah tur ikhlas diniati kanti estu estu nyadong ridlane Gusti Allah,” ajaknya sembari menutup sosialisasinya.

Disah, Koordinator Lapangan (Korlap) Koin NU Ranting Bulupayung mengaku terbantu dengan aksi turba UPZIS MWCNU Kesugihan guna merawat munfiq. Dengan sosialisasi yang dilakukan secara langsung oleh pengurus UPZIS, munfiq menjadi semakin paham dan bertambah semangat dalam berinfaq.

“Harapan saya dengan sosialisasi oleh UPZIS, munfiq di Ranting Bulupayung semakin semangat untuk berinfaq,” katanya.

Hal ini bukan tanpa alasan mengingat perolehan Koin di Ranting Bulupayung yang terkesan stagnan sudah hampir dua tahun merintis program Koin NU. Sementara itu, Bu Disah pun berharap selepas sosialisasi ini, perolehan Koin NU di Bulupayung bisa meningkat secara siginfikan.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button