Badan Otonom NU

Makesta IPNU IPPNU Bulupayung; “Pelajar Yang Aktif dan Potensial”

Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU IPPNU) Bulupayung, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap mengadakan kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) pada Kamis – Jum’at (1-2/7/2021) bertempat di Sekolah Dasar (SD) Negeri Bulupayung 02, Kecamatan Kesugihan.

Ketua Panitia Kegiatan Makesta Aan Nurdiani mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk melanjutkan jenjang kaderisasi di ranting Bulupayung.

“Sesuai dengan tema yang diangkat, “Membentuk Pelajar NU yang Aktif dan Potensial Demi Mengokohkan Pondasi Organisasi Menuju Kader Berkarakter Aswaja”, Makesta itu menjadi wadah membentuk jiwa yang aktif dan mengembangkan potensi,” ucap Aan Nurdiani.

Makesta IPNU-IPNNU Bulupayung
Game Ular Balon salah rangkaian kegiatan out bond di Makesta IPNU-IPPNU Bulupayung.

Kegiatan Makesta dibuka Ketua Pengurus Ranting NU Bulupayung, Kiai Tobroni Ustman. Dirinya berpesan agar para peserta dan panitia untuk selalu bersemangat selama mengikuti kegiatan.

Makesta diikuti 33 orang peserta dengan rincian 18 laki-laki, dan 15 perempuan. Mereka berasal dari Desa Bulupayung tapi delapan di antaranya  dari luar Bulupayung.

Sejumlah tokoh yang hadir yaitu dari Pengurus Ranting NU dan Pembina IPNU IPPNU Bulupayung serta Rois Syuriah ranting NU Bulupayung KH Naswin Ikhwanudin. KH Naswin Ikhwanudin mengatakan bahwa dirinya merasa bangga dengan adanya kegiatan Makesta di Bulupayung ini. Ia pun berharap agar Makesta ini bisa menjadi kegiatan yang berdampak positif bagi para peserta nantinya.

Salah satu peserta bernama Rifa mengaku senang mengikuti jalannya Makesta.

“Awalnya saya diajak oleh teman. Saya pun akhirnya ikut karena ingin menambah wawasan, pengalaman dan juga teman baru,” terang Rifa.

Berbeda dengan salah satu peserta dari IPNU, Jati Nugroho. Jati Nugroho mengungkapkan alasannya mengikuti Makesta selain keinginan sendiri juga tuntutan karena dirinya telah masuk kepengurusan Ranting IPNU Bulupayung.

“Rasanya senang, tapi capek juga. Senangnya karena mendapatkan ilmu dan pengalaman. Capek, karena memang kegiatan padat,” tutur Jati Nugroho.

Meskipun jadwal kegiatan padat dan melelahkan, keduanya mengaku senang karena panitia mengemas kegiatan dengan cara yang menarik sehingga tidak membosankan. Panitia juga menyelipkan out bond sehingga membuat kegiatan semakin seru.

“Jadi out bond ini jadi lebih tepatnya permainan atau game di luar ruangan gitu. Kegiatan ini dilaksanakan di pagi hari. Awalnya pemanasan setelah itu senam. Habis itu lanjut dengan bermain game.  Ada empat game yang dimainkan yaitu 2 permainan yang melingkar yaitu Human Namber dan Meraih Mimpi. Setelah itu dilanjutkan game kelompok yaitu Mbok Darmi berkata mencari teman dan yang terahir ada Ular Balon,” pungkas Jati Nugraha.

Kontributor: Faiz (IPNU Kesugihan)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

4 + 6 =

Back to top button