Esai Opini Wawasan

Media Digital Penunjang Layanan Bimbingan Konseling

Media Digital telah merambah semua lini kehidupan tak terkecuali layanan bimbingan konseling. Lantas bagaimana media digital menjadi penunjang layanan bimbingan konseling? Asriyana, M.Pd, Mahasiswa Postdoktoral UNNES telah membuat ulasan artikel berikut.

Perkembangan zaman yang terus berkembang dan maju, memberikan tuntutan kepada guru bimbingan konseling. Tantangan perubahan yang membuat konselor atau guru bimbingan konseling untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif.

Guru bimbingan konseling atau konselor harus bisa menemukan cara-cara dalam beradaptasi dengan perubahan yang ada. Perubahan yang sangat terlihat adalah tekhnologi, guru bimbingan konseling atau konselor diharapkan mampu menggunakan perangkat teknologi informasi dan internet sebagai tools dalam pelayanan bimbingan dan konseling.

Penggunaan perangkat teknologi seperti internet berserta fasilitas yang ditawarkan, akan sangat membantu konselor atau guru bimbingan konseling dalam memberikan layanan konseling. Tekhnologi berbasis internet yang banyak digunakan adalah, media digital dimana menyajikan berbagai macam fitur atau fasilitas yang ditawarkan kepada pengguna.

Pengertian Media Digital

Kata media berasal dari Bahasa latin yang memiliki arti dalam bentuk jamak atau medium. Sementara itu, kata media secara harfiah memiliki arti perantara. Dengan adanya media sangat membantu seseorang dalam melakukan segala sesuatu serta dengan mudah mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan.

Secara harfiah, media berarti perantara, yaitu perantara antara sumber pesan (a source) dengan penerima pesan (a receiver). Beberapa hal yang termasuk ke dalam media adalah film, televisi, diagram, media cetak (printed material), komputer dan lain sebagainya. Media merupakan alat yang dapat membantu dalam keperluan dan aktivitas, di mana sifatnya dapat mempermudah bagi siapa saja yang memanfaatkannya.

Menurut Flew (2008), media digital adalah media yang kontennya berbentuk gabungan data, teks, suara, dan berbagai jenis gambar yang disimpan dalam format digital dan disebarluaskan melalui jaringan berbasis kabel optic broadband, satelit dan sistem gelombang.

Media digital merupakan bentuk media yang menggunakan perangkat elektronik untuk distribusinya. Berbagai macam bentuk media yang dapat dibuat, dilihat, dimodifikasi dan didistribusikan melalui perangkat elektronik.

Asriyana, M.Pd Dosen LB UIN Ar-Raniry

Media digital juga identik dengan internet karena biasanya dalam penggunaan media digital baik itu ketika dibagikan, disebarkan, atau dipublikasikan melalui jaringan internet.

Menariknya, media digital juga bisa diakses tanpa internet yaitu dengan mendownload file media dan menyimpan di perangkat komputer ataupun smartphone.

Penggunaan media digital dalam bentuk positif dapat memberikan gambaran, wawasan dan perkembangan atau trend yang sedang terjadi saat ini. Pengguna dari media digital ini adalah semua umur di mana setiap individu dapat mengakses media digital yang diinginkan.

Media digital dapat digunakan sebagai penunjang layanan bimbingan konseling. Di mana media digital ini dapat memberikan warna pada layanan-layanan yang terdapat di dalam konseling. Salah satu, dari layanan bimbingan konseling yang sangat memberikan warna pada layanan konseling yaitu layanan informasi, layanan bimbingan kelompok dan layanan konten atau pembelajaran.

Menggunakan media digital seperti media sosial, webstite, video game dan video akan membuat layanan konseling imenjadi lebih menarik sehingga ketika disajikan memiliki daya tarik terhadap siswa atas apa yang ditampilkan oleh guru bimbingan konseling atau konselor.

Baca Juga

Macam-Macam Media Digital

Salah satu media digital yang menunjang layanan bimbingan konseling yaitu media sosial, dimana para remaja banyak menggunakan media sosial dikehidupan sehari-hari, dengan media sosial dapat membantu guru bimbingan konseling dalam meningkatkan kreatifitas yang dimiliki serta dapat membantu para peserta didik dalam bersosialisasi.

Selain media sosial, video juga dapat menunjang kreatifitas siswa, dengan mengajak siswa dalam membuat video sesuai dengan topik yang diberikan. Video juga dapat membantu guru bimbingan konseling dalam mengembangkan media yang akan digunakan. Melalui video atau gambar-gambar yang ditampilkan membantu memberikan informasi kepada peserta didik dan juga dapat menarik perhatian dari siswa.

Layanan bimbingan kelompok bisa menggunakan media digital, dengan layanan ini guru bimbingan konseling dapat menggunakan media digital dimana guru memperlihatkan vidio-vidio yang menunjang dengan layanan bimbingan kelompok, untuk membantu menumbuhkan keakraban dan membantu siswa memahami topik yang sedang dibahas didalam bimbingan kelompok.

Media video game juga dapat menunjang layanan konseling, baik itu dalam bentuk klasikal, kelompok dan individual. Video game yang digunakan dapat membantu siswa dalam meningkatkan kekompokkan, kreativitas serta ide-ide menarik dalam menyelesaikan tugas-tugas yang dimunculkan melalui video game.

Dalam penerapannya yaitu pembelajaran berbasis proyek, seperti Educandy yaitu mengajak siswa dalam mengasah atau meningkat kosa kata, Worldwall, Marbel budaya nusantara dimana peserta didik diajak untuk mengenal budaya, perbedaan dan bagaimana proses memahami budaya tersebut,dan ada Baamboozle game ini guru bimbingan konseling atau konselor bisa merancang game yang sesuai dengan yang diinginkan atau menggunakan game-game yang sudah tersedia.

Penggunaan website dapat menunjang layanan bimbingan konseling seperti memberikan materi-materi yang akan diberikan kepada peserta didik, mengajak siswa untuk meningkatkan kreativitas dalam menulis baik itu dalam bentuk kelompok maupun individual.

Menggunakan media website guru bimbingan konseling atau konselor juga bisa memberikan layanan individual secara online, dengan menggunakan web, guru bimbingan konseling bisa membuat setting untuk proses konseling individual.

Guru bimbingan konseling sangat terbantu dengan media dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan konseling yang akan diberikan kepada peserta didik, sehingga dapat meningkatkan kreativitas dan ide-ide yang menarik baik dari guru bimbingan konseling maupun dari peserta didik, serta proses pemberian layanan bimbingan konseling menjadi lebih menarik dan inovatif.

Penulis Artikel berjudul Media Digital Penunjang Layanan Bimbingan Konseling adalah Asriyana, M.Pd, Mahasiswa Postdoktoral UNNES
Editor: Naeli Rokhmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button