Tentang NU

Informasi Singkat tentang Sejarah Nahdlatul Ulama (NU), Paham Keagamaan NU, Sikap Kemasyarakatan dan Basis Pendukung NU, Dinamika NU, Struktur Organisasi NU, Tujuan dan Usaha NU serta Perangkat Organisasi Islam ASWAJA NU. Selengkapnya sebagai berikut:

Sejarah Nahdlatul Ulama/ NU

Keterbelakangan, baik secara mental, maupun ekonomi yang dialami bangsa Indonesia, akibat penjajahan maupun akibat kungkungan tradisi, menggugah kesadaran kaum terpelajar untuk memperjuangkan martabat bangsa ini, melalui jalan pendidikan dan organisasi.

Selengkapnya tentang >> Sejarah Nahdlatul Ulama

Paham Keagamaan NU

Sebagai Organisasi Sosial Keagamaan dan Kemasyarakatan Islam, Nahdlatul Ulama (NU) memiliki konsep yang komprehensif hubungannya dengan Paham Keagamaan, dalam hal ini, paham keagamaan Islam. Masing-masing Organisasi Keagamaan Islam, di manapun berada, pasti memiliki metodologi berfikir dalam menentukan kepenganutan hubungannya dengan paham keagamaan.

Baca selengkapnya tentang >> Paham Keagamaan NU

Fikroh Nahdliyyah

Ulama-Ulama nahdlatul Ulama kemudian melaksanakan ijtihad guna merumuskan metode berfikir Organisasi dan warga NU yang disebut Fikroh Nahdliyyah. Baca uraian lengkap tentang Metode Berfikir ala NU / Fikrah Nahdliyyah.

Basis Pendukung/Warga NU

Jumlah warga Nahdlatul Ulama (NU) atau basis pendukungnya diperkirakan mencapai lebih dari 40 juta orang, dari beragam profesi. Sebagian besar dari mereka adalah rakyat jelata, baik di kota maupun di desa. Mereka memiliki kohesifitas yang tinggi karena secara sosial-ekonomi memiliki masalah yang sama, selain itu mereka juga sangat menjiwai ajaran ASWAJA, Ahlusunnah Wal Jamaah. Pada umumnya mereka memiliki ikatan cukup kuat dengan dunia pesantren yang merupakan pusat pendidikan rakyat dan cagar budaya NU.

Tentang NU Nahdlatul UlamaBasis pendukung NU ini mengalami pergeseran, sejalan dengan pembangunan dan perkembangan industrialisasi. Warga NU di desa banyak yang bermigrasi ke kota memasuki sektor industri. Jika selama ini basis NU lebih kuat di sektor pertanian di pedesaan, maka saat ini, pada sektor perburuhan di perkotaan, juga cukup dominan. Demikian juga dengan terbukanya sistem pendidikan, basis intelektual dalam NU juga semakin meluas, sejalan dengan cepatnya mobilitas sosial yang terjadi selama ini.

7 Prestasi NU

Prinsip-prinsip dasar yang dicanangkan Nahdlatul Ulama (NU) telah diterjemahkan dalam perilaku kongkrit. NU banyak mengambil kepeloporan dalam sejarah bangsa Indonesia. Hal itu menunjukkan bahwa organisasi ini hidup secara dinamis dan responsif terhadap perkembangan zaman. Ada 7 Prestasi NU, selengakpnya baca di SINI.

Tujuan dan Usaha Organisasi NU

Menegakkan ajaran Islam menurut paham Ahlussunnah Wal Jama’ah di tengah-tengah kehidupan masyarakat, di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tujuan dan usaha organisasi NU selengkapnya, silakan membacanya di halaman ini.

Struktur Organisasi NU

  1. Strukutur organisasi di tingkat pusat disebut Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, PBNU
  2. Struktur Kepengurusan Nahdlatul Ulama di tingkat propinsi disebut Pengurus Wilayah, PWNU
  3. Di tingkat Kabupaten / Kota, disebut Pengurus Cabang NU, PCNU
  4. Ada struktur Organisasi NU yang berkedudukan di Luar Negeri, yaitu PCINU
  5. Di tingkat Kecamatan, dinamakan Majelis Wakil Cabang, MWCNU
  6. Struktur Pengurus NU di Desa / Kelurahan dinamakan Pengurus Ranting, PRNU
  7. Smentara itu, di bawah struktur PRNU, ada Pengurus Anak Ranting NU, yang berbasis Masjid dan Komunitas

Selengkapnya silakan baca Tentang Struktur Organisasi NU

Perangkat Organisasi NU

Bagaimana dengan perangkat organisasi NU, Apa saja?

Nahdlatul Ulama secara organisatoris dilengkapi dengan Perangkat Organisasi, yang terdiri dari Badan Otonom (Banom) dan Lembaga-Lembaga

Sebagai bagian dari organisasi Islam Aswja, NU Cilacap melalui situs online ini ikut serta menyemai dan menyebarkan ajaran Islam Ahlussunah wa Jamaah serta Islam yang ramah, inklusif dan damai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Back to top button