MWCNU

Upzis MWCNU Wanareja Bedah Rumah Di Tiga Desa

Upzis MWCNU Wanareja melaksanakan program bedah rumah dalam pentasyarufan KOIN NU. Baru-baru ini, Bedah Rumah telah dilaksanakan di tiga desa, tepatnya Rabu, (8/01/2001).

Demikian disampaikan Ketua MWCNU Wanareja, K. Muhtar kepada NU Cilacap Online. Kiai Muhtar menuturkan, acara peletakan batu pertama program bedah rumah Bapak Sartono di Desa Tarisi Kecamaran Wanareja dilakukan pada tanggal 8 February 2021, kemarin.

Dalam acara tersebut hadir Ketua MWCNU Wanareja, Ketua Ranting NU Desa Tarisi, Ketua Upzis MWCNU Wanareja, perangkat RT RW setempat serta dari unsur Badan otonom NU seperti Muslimat, Ansor dan Banser di PAC Wanareja.

Dalam sambutannya Ketua MWCNU Wanareja memberikan motivasi kepada Petugas Lapangan Penjemput KOIN (PLPK) dan Kordinator PLPK agar terus memperluas wilayah pendistribusian Koin NU.

“Untuk mendukung program-program pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan lingkungan, serta program sosial lainnya, seperti bedah rumah yang kita lakukan saat ini, UPZIS MWCNU Wanareja perlu memperkuat strategi pelaksanaan sekaligus pentasyarufan KOIN NU,” ungkapnya

PLPK menjadi ujung tombak kesuksesan pelaksanaan kegiatan yang dikordininir oleh UPZIS MWCNU Wanareja. Juga di UPZIS-UPZIS MWCNU lainnya. Pada mereka, keberhasilan program NU melalui NU Care LAZISNU dan UPZIS menjadi harapan semua pihak.

“Oleh sebab itu, menjadi PLPK harus memiliki mental yang kuat, tekad berhidmah yang kuat, dan selalu enjaga amanah serta kepercayaan. Baik kepercayaan dari organisasi, maupun dari warga NU yang sudah menginfakkan hartanya,” katanya.

Upzis MWCNU Wanareja Bedah Rumah dari KOIN NU
Kiai Muhtar, Ketua MWCNU Wanareja melakukan Peletakaan Batu Pertama di salah satu lokasi program Bedah Rumah Upzis MWCNU Wanareja

Sementara itu, Ketua UPZIS MWCNU Wanareja menyatakan, program bedah rumah ini dilaksanakan tidak hanya di tiga desa.

“Tidak hanya di Tarisi, tapi juga di Desa Sidamulya atas nama Mbah Sumiyem, dan Desa Purwasari atas nama Nyai Siti Sofiah Sa’adah. Semua sumber pendanaan tidak lain diperoleh dari Program Koin NU begitu,” katanya.

Dalam pelaksanaan bedah rumah, nampak masyarakat setempat cukup antusias untuk mengikuti dan membantu jalannya pekerjaan. Mereka juga memberikan kontribusi tenaga dan konsumsi. hal itu dilaksanakan secara secara bergiliran

“Ini bentuk solidaritas yang sangat baik untuk terus dipupuk. Dengan begitu, kegiatan-kegiatan organisasi NU semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat. Semoga dalam waktu yg relatif singkat pekerjaan bisa terselesaikan dengan baik.,” katanya.

Dalam doanya di rangkaian acara bedah rumah, Kyai Mukhodin selaku Ketua Tanfidziah Ranting Desa Tarisi, menyatakan, diharapkan dengan adanya program bedah rumah ini dapat meningkatkan motifasi warga NU untuk lebih semangat dan istiqomah dalam berinfaq dan menjalin hubungan persaudaraan yang lebih baik.

Kontributor MWCNU Wanareja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

3 × 1 =

Pilih Artiikel Menarik Lainnya
Close
Back to top button