MWCNU

Penguatan Kordes PLPK Nusawungu Tingkatkan Koin NU

Penguatan Kordinator Desa (Kordes) dan Petugas Lapangan Penjemput Koin (PLPK) Unit Pengelola Zakat Infaq dan Shadaqah (UPZIS) MWCNU Nusawungu dalam rangka peningkatan perolehan Kotak Infaq Nahdlatul Ulama (KOIN NU) dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) Desa Kedung Benda, Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap. (Sabtu, 6/11).

Direktur Program NU Care LAZISNU Cilacap Ahmad Fauzi hadir dalam kesempatan Penguatan Kordinator Desa (Kordes) dan PLPK UPZIS MWCNU Nuswungu. Ahmad Fauzi mengatakan bahwa PLPK merupakan komponen terpenting NU Care LAZISNU, itu sebabnya perlu penguatan; juga untuk Kordes

“Tugas PLPK di lapangan adalah menjemput infaq langsung pada masyarakat (munfiq) dan monitoring mencari orang-orang yang sangat layak dibantu,” katanya.

Ahmad Fauzi juga mengatakan bahwa prinsip penjemput KOIN harus jujur dan amanah. Rumus Koin NU yaitu, jika ingin memperoleh pendapatan yang lebih banyak maka harus mengeluarkan banyak juga. Hal itu untuk menarik  kepercayaan masyarakat bahwa uang yang mereka sadakahkan benar-benar tepat sasaran.

Secara struktural, lanjut Fauzi, PLPK sebagai penjemput Koin NU mempunyai andil besar dalam kemaslahatan umat.

Artikel Terkait

“PLPK merupakan yang dipercaya dapat mengurusi umat Nabi Muhamma SAW dalam bentuk sosial, kemaslahatan pendidikan dan masih banyak lagi yang lainnya. Oleh karena itu, dibutuhkan kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi dan mengurusi masyarakat tersebut,” tegas fauzi

PLPK harus bisa meyakinkan masyarakat dan menarik minat masyarakat agar lebih banyak yang mengeluarkan shadaqah; maka banyak juga penerima manfaat dari sadakah tersebut.

2500 Kaleng Koin NU

Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Nusawungu Kiai Tasno S.Ag mengatakan bahwa di Kecamatan Nusawungu masih belum maksimal perolehan Koin NUnya.

Di Kecamatan Nusawungu kaleng Koin NU yang terdistribusi baru 2500-an kaleng. Sementara jumlah penduduk di Kecamatan Nusawungu mayoritas adalah warga NU.

“Jumlah penduduknya sekitar enam belas ribu jiwa; jika delapan puluh persennya penduduk NU, maka jumlah warga NU Nusawungu sekitas dua belas ribu lima ratus. Ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi Kordes dan PLPK juga UPZIS MWCNU Nusawungu,” katanya

Kiai Tasno berharap, paling tidak kaleng Koin NU yang terbagi bisa mencapai lima puluh persen. Maka dari itu, lanjutnya, peran PLPK dan KORDES sangat penting untuk mensosialisasikan pada masyarakat tentang manfaat dari KOIN NU tersebut.

Penguatan Kordes PLPK Nusawungu menjadi penting mengingat peningkatan Koin NU yang berarti peningkatan Munfiq (pemberi infaq)

Sementara itu, Ketua UPZIS MWCNU Nusawungu Kiai Turimin S.Ag menambahkan, PLPK merupakan ujung tombak dari keberhasilan perolehan kaleng Koin NU.

“Dengan kegiatan Penguatan Kordes dan PLPK UPZIS MWCNU Nuswungu, diharapkan bisa menjadi penyemangat dalam menjemput koin NU,” katanya.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

eight − 8 =

Baca Artiikel Rekomendasi Lainnya
Close
Back to top button