Nahdlatul Ulama (NU)

Nahdlatul Ulama (NU) Organisasi Kemasyarakatan dan Keagamaan Islam menganut aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) dan berasaskan Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Indonesia.

Sebagai Organisasi Keagamaan Islam, Nahdlatul Ulama (NU) berpedoman kepada Al-Qur’an, As-Sunnah, Al-Ijma’, dan Al-Qiyas, dan sebagai organisasi Islam Aswaja, Nahdlatul Ulama beraqidah Islam menurut faham Ahlusunnah wal Jamaah; dalam bidang aqidah mengikuti madzhab Imam Abu Hasan Al-Asy’ari dan Imam Abu Mansur al-Maturidi; dalam bidang fiqh mengikuti salah satu dari Madzhab Empat (Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali); dan dalam bidang tasawuf mengikuti madzhab Imam al-Junaid al-Bagdadi dan Abu Hamid al-Ghazali.

Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi kemasyarakatan, maksud arti dan pengertiannya adalah dalam hal tujuan, usaha dan ikhtiar organisasi NU; di dalamnya mengusahakan perwujudan kehidupan sosial di Indonesia melalui pelaksanaan program dan kegiatan.

Karena berada di Indonesia dan diakui sebagai Ormas berbadan hukum, disebut Badan Hukum Perkumpulan; maka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) menganut asas dan berasaskan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Nahdlatul Ulama adalah Badan Hukum Perkumpulan yang bergerak dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial; juga, memiliki hak-hak secara hukum sebagai Badan Hukum Perkumpulan termasuk di dalamnya hak atas tanah dan aset-aset lainnya.

Organisasi Nahdlatul Ulama didukung dengan struktur dari Pengurus Besar hingga Pengurus Anak Ranting. dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Cilacap menjadi bagian dari struktur organisasi yang ada di tingkat Kabupaten; memiliki basis warga Nahdliyyin yang kuat dengan ciri pengamalan keagamaan Islam sehari-hari yang kuat pula.

Melalui Media NU Cilacap Online, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Cilacap ikut menyemai Islam Ahlussunnah Wal Jamaah; yang menjunjung tinggi nilai-nilai sosial kemasyarakatan yang dicirikan dengan tradisi budaya yang kental, kearifan lokal yang setua sejarah Nusantara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika yang kokoh.

Back to top button