MWCNU

Muharram Ceria UPZIS MWCNU Wanareja Berbagi Kebahagiaan

Unit Pengelola Zakat, Infaq dan Sodaqoh (UPZIS) MWCNU Wanareja mengadakan pentasarufan Koin NU melalui program Muharram Ceria dengan berbagi kebahagiaan bersama anak yatim dan warga yang menjalani isolasi mandiri (Isoman) di Kecamatan Wanareja, Kamis (26/08/2021).

Muharram Ceria UPZIS MWCNU Wanareja tersebar di 11 Ranting NU di wilayah Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap. Sejumlah 165 orang penerima manfaat terdiri dari 110 santunan masing-masing Rp 150rb untuk Anak Yatim dan 55 Paket Sembako serta Vitamin untuk Warga yang menjalani Isolasi Mandiri Covid-19.

Wasimin (41), Buruh Tani Warga Ranting NU Adimulya menjadi salah satu penerima program Muharram Ceria Berbagi Kebahagiaan berupa Paket Isoman mengucapkan terima kasih kepada UPZIS MWCNU Wanareja atas bantuannya.

“Dengan adanya bantuan terhadap warga yg menjalani isoman dan kegiatan sosial lain sangat meringankan beban di masa pandemi ini. Semoga UPZIS MWCNU Wanareja semakin amamah, berkah dan slalu dapat hadir membantu meringankan beban masyarakat,” ungkap Wasimin.

Sementara itu, saat dihubungi NU Cilacap Online, Ketua UPZIS, Unit Pengelola Zakat Infaq dan Shadaqah Wanareja Kiai Ahmad Sutaji mengatakan, proses pentasarufan dan pendistribusian bantuan berjalan aman dan lancar meski di masa Pandemi.

“Muharram Ceria Berbagi Kebahagiaan dilaksanakan dengan pembagian tugas kepada beberapa Pengurus UPZIS, Kordinator Desa juga Petugas Lapangan Penjemput Koin (PLPK) disetiap Ranting nu dari Pintu kepintu dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid 19,” ungkapnya.

Menanam Kebaikan

Kiai Ahmad Sutaji menambahkan, dengan selalu dan terus menanam kebaikan, di kemudian hari pasti akan memanen hasil kebaikan lain yang berlipat ganda. Hal ini sudah sesuai dengan slogan UPZIS MWCNU Wanareja yaitu Menanam Kebaikan.

Terpisah, Ketua Tanfidziyah MWCNU Wanareja Kiai Muhtar, melalui Kontributor NU Cilacap Online, menyampaikan semangat di balik program Muharram Ceria Berbagi Kebahagiaan.

Menurut Kia Muhtar, Tahun Baru Islam 1443 Hijriyah harus menumbuhkan semangat baru baik bagi Pengurus NU maupun warga NU di Wanareja, Cilacap. Kondisi pandemi tidak lantas membuat semangat menjadi surut sehingga mengakibatkan program dan kegiatan MWCNU Wanareja terhenti.

“Semangat jangan surut, pandemi ini justeru harus menjadi ladang untuk menebar kebaikan dan kebahagiaan,. untuk kemaslahatan umat. Saling brbagi kebaikan dan kebahagian harus terus tumbuh dalam kondisi apapun, kata Kia Muhtar.

Sebagai Ketua MWCNU Wanareja, Kiai Muhtar menyampaikan apresiasi terima kasih atas suskesnya pelaksanaan program ini. Dia juga mendoakan, kepada yang terlibat dalam kegiatan tersebut mendapatkan Keutamaan Bulan Muharram yang sesungguhnya.

Kontributor: Minahul Anam
Editor: Shevilla Dewi Pramudita

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button