MWCNU

KH Habib Mushofa-Taufikurohman, Rais-Ketua MWCNU Bantarsari

KH Habib Mushofa dan K Taufikurohman, terpilih sebagai Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah MWCNU Bantarsari Masa Khidmat 2021-2026 pada Konferensi ke 7 yang digelar 13 Februari 2021 di Gedung MA Salafiyah Bantarsari.

KH Habib Mushofa terpilih sebagai Rais Syuriyah melalui forum Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). Apa itu Ahlul Halli Wal Aqdi? Baca artikel AHWA ini..

Ke 5 Anggota Ahwa, masing-masing KH Habib Mushofa, K Hidayaturrohman, K Diayul Manan, K M Ngaqib Hafid dan K Abdul Wahid, bersepakat dalam sidangnya menetapkan dan memilih KH Habib Mushofa, yang juga Rais Syuriyah MWCNU Bantarsari masa khidmat 2016-2021.

Sementara itu, K Taufikurrohman ditetapkan sebagai Ketua Tanfidziyah MWCNU Bantarsari Masa Khidmat 2021-2026. Dalam tahap pencalonan, Taufikurohman mendapatkan suara 50 persen plus 1 suara. Sesuai tata tertib pemilihan, yang bersangkutan langsung ditetapkan sebagai Ketua Tanfidziyah terpilih.

Sidang pemilihan dan penetapan Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah MWCNU Bantarsari dipimpin oleh utusan dari PCNU Cilacap. Hadir dalam pembukaan Konferensi, H. Imam Tobroni selaku wakil ketua PCNU Cilacap.

Dalam pantauan NU Cilacap Online, pelaksanaan Konferensi ke 7 MWCNU Bantarsari berjalan hidmat dan lancar. Konferensi dihadiri oleh utusan dari pengurus MWCNU, dari 8 pengurus ranting NU’ Lembaga dan Badan Otonom NU.

Peserta Konferensi MWCNU BantarsariKetua Panitia Konferensi MWCNU Bantarsari, Ngadino S.Pd., mengatakan, meskipun dalam suasana pandemi, Konferensi MWCNU tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Materi dan persidangan Konferensi juga diusahakan memenuhi standar Konferensi.

“Persiapan dalam waktu singkat tetap diusahakan untuk menjaga agar Konferensi MWCNU berjalan tepat waktu dan memenuhi aturan organisasi NU yang ada. Pandemi bukan penghalang untuk menjalankan roda organisasi,” katanya.

Dengan terpilihnya KH Habib Mushofa dan Taufikurohman sebagi Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah MWCNU Bantarsari, Ngadino berharap, MWCNU Bantarsari bisa lebih maju dan memberikan manfaat bagi jamiyyah dan jamaah.

“Kami dan seluruh peserta konferensi menitipkan amanat konferensi berupa program kerja yang harus dilaksanakan dalam masa khidmat 2021-2026,” ungkap Ngadino.

Konferensi MWCNU Bantarsari mengamanatkan setidaknya 11 (sebelas) bidang program dan kegiatan, meliputi; bidang kesekretariatan, dakwah, keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, ekonomi, generasi muda, kader dan kaderisasi, pemberdayaan perempuan, pembinaan dan pengembangan SDM, kerjasama organisasi dan pembiayaan.

Seperti pernah diberitakan NU Cilacap Media, MWCNU Bantarsari masa Khidmat 2016-2021 sudah siap bangun Kantor Sekretariat Bersama. Ini merupakan capaian yang strategis yang harus diwujudkan oleh KH Habib Mushofa dan K Taufikurohman sebagai nahkoda baru MWCNU Bantarsari Masa Khidmat 2021-2026.

Kontributor MWCNU Bantarsari

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

sixteen + 6 =

Back to top button