Feature & Figur

Harlah NUCOM Ke-2: Modal Sosial NU Di Jagat Media

Artikel ini ditulis menyambut Harlah NU Cilacap Official Media (NUCOM) ke-2, 27 Januari 2022; di mana salah satu lini medianya adalah NU Cilacap Online yang berbasis website ini; sebagai representasi peningkatan modal sosial NU di jagat maya.

Sebagai salah satu kontributor NU Cilacap Online yang belum lama ini bergabung di tahun 2021 lalu; tentu saya turut bangga serta sangat termotivasi untuk dapat berkontribusi secara lebih dalam menyajian berita; juga opini-opini wawasan saya terkait dengan ke- NU-an maupun yang tidak secara langsung terkait dengan NU.

NU atau Nahdlatul Ulama bagi saya merupakan tempat; di mana kita sebagai warga NU dapat mengekspresikan ideology “Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah” sebagai paham beragama.

“Nahdlatul Ulama” atau yang secara harfiah juga berarti Kebangkitan Ulama. Saat ini “abad 21” di tantang bukan saja hanya berdakwah secara pemahaman keislamannya saja; tetapi juga harus mengambil peran-peran sosial kemasayarkatan yang lebih luas.

Modal Sosial NU

Saya teringat bagaimana kata mendiang Gus Dur atau Abdurrahman Wahid; yang juga merupakan presiden Indoneisa ke-4 pernah menjabat sebagai ketua umum PBNU saat itu.

“NU atau umat Islam secara keseluruhan sebagai komunitas yang besar seharusnya menjadi social capital (modal sosial) yang berpengaruh; baik di sisi ekonomi, pendidikan, kesehatan dan tekonologi itu tidak dapat ditawar” kata Gus Dur.

Saya berpendapat, Gus Dur mengatakan hal tersebut; “Islam sebagai social capital” tentu dengan pertimbangan yang sangat logis. Bagaiamana Islam di Indonesia yang merupakan mayoritas, sehingga jika umat bersatu dalam menyongsong visi kehidupan bersama; akan mudah dalam menghadapi tantangan-tantangan global sebagai kekuatan yang pasti; dan menjajikan dapat berkontribusi untuk Indonesia dapat bersaing dengan Negara lainnya.

Maka, NU sebagai organisasi kemasyarakatan juga mengambil peran-peran tersebut. Di mana NU kini bukan hanya mengurusi tentang dakwah secara paham keisalamanya tetapi turut serta membangun kebudayaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan NU harus concern pada pengembangan tekonologi terkini.

Kita tahu, sudah ada berapa lembaga pendidikan yang dibangun oleh NU? Rumah sakit serta serikat-serikat yang dilembagakan NU berbasis ekonomi untuk juga membangun bersama Indonesia?

Saya kira eksisnya lembaga pendidikan Ma’arif NU, Rumah Sakit NU, serta serikat atau lembaga-lembaga ekonomi yang NU bangun melalui Serikat Buruh Muslimin Indoneisa, Serikat Nelayan NU, Lembaga Pengembangan Pertanian NU, Lembaga Perekonomian NU; juga banyak lainya merupakan ikhtiar NU berontribusi secara lebih membangun bangsa dan Negara.

Sedangkan dalam ranah kebudayaan, NU juga membangun Lesbumi (Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia) yang merupakan organisasi kebudayaan Nahdlatul Ulama. Lesbumi sendiri menghimpun berbagai macam artis: pelukis, bintang film, pemain pentas, dan sastrawan

Untuk itu dengan berbagai aspek kontribusi NU pada sosial kemasyarakatan yang besar dan juga merupakan modal sosial untuk kemajuan indonesia mencapai kehidupan yang lebih baik.

Bukankah semua itu adalah pekerjaan rumah bersama? Bagaimana segala sesuatu yang telah NU lakukan dapat terularkan pada ormas-ormas lain; untuk dapat terinspirasi dalam turut serta membangun Indonesia dengan cara dan inovasi masing-masing?

NU Cilacap Online Representasi Warga NU

Dengan berbagi dinamika organisasi apa lagi untuk organisasi sebesar NU, di era digital seperti saat ini; tekonolgi mengakomodasi informasi yang sangat terbuka dengan majunya perkembangan teknologi digital.

NU sebagai ormas islam yang besar dengan segala kontribusinya pada social-masyarakat juga harus membangun medianya sendiri untuk menyebarluaskan infomasi kegiatan baik dakwah maupun kegiatan social lain.

Membangun media bagi NU, menurut saya itu harga mati bila NU tidak ingin hilang dari peradaban digital. Di jagat maya, media NU berkepentingan menyebarluaskan informasi juga ada kepentingan komunikasi dengan warga NU itu sendiri.

Hadirnya NU Cilacap Online sebagai representasi untuk kegiatan pengurus NU dan juga warga NU; menjadi oase di tengah hiruk pikuk teknologi informasi digital sudah seharusnya menjadi tanggung jawab bersama warga NU. Inilah yang menjadi pemacu pengembangan modal sosial NU di jagat media; tidak terkecuali bagi NU Cilacap dengan NUCOM dan perangkatnya di harlah yang ke-2 ini.

Media saat ini tak ubahnya merupakan panggung besar bagi siapa pun yang ingin menularkan citra dan inspirasi bersama menuju kehidupan yang lebih baik; yang secara gamblang media juga sarana untuk menebarkan energi positif bagi kehidupan masyarakat.

Langkah NU Cilacap Online dalam membangun media bagi warga NU khusunya di Cilacap sangat patut di- apresiasi. Menyelenggarakan kelas-kelas kepenulisan artikel untuk media digital dan lain sebagainya; merupakan upaya serius dari NU Cilacap Online; di mana saat ini setiap MWCNU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) terdapat kontributor guna menginformasikan kegiatan warga NU di daerahnya.

Harlah NUCOM ke-2

NU Cilacap Official Media (NUCOM) yang didirikan pada 27 Januari 2020 pasca rebranding dari nama sebelumnya MNC (Media Nahdylin Cilacap); di tahun yang ke-2 juga akan merambah pada informasi digital melalui media-media visual; terbukti dengan pembangunan Ruang Media (Studio) di kantor PCNU Cilacap; khusus media untuk mengekspresikan kreativitas dan inovasi informasi yang bisa di- bagikan untuk warga NU di Cilacap dan sekitarnya.

Tentu harapan saya pada NU Cilacap Official Media (NUCOM) di tahun ke- 2 dapat menjadi industry media yang profesional, kreatif, dan inovatif dalam menyajikan berita untuk warga NU tidak hanya Indonesia tetapi juga dunia.

Sekali lagi, selamat pada NU Cilacap Official Media (NUCOM) yang telah sampai pada tahun ke-2. Semoga menjadi media yang professional, bukan saja menjadi panggung untuk warga NU tetapi juga mengakomodasi segala dakwah, kreativitas, dan kegiatan yang inspiratif bagi masyarakat secara luas dari dan bagi warga NU di seluruh dunia.

Penulis: Toto Priyono, Kontributor NU Cilacap Online, Aktivis GP Ansor PAC Maos.
Editor: Munawar A.M.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button