Feature & Figur

Kaderisasi Ansor Menembus Batas, Merajut Asa Dari Tapal Batas

Kaderisasi Ansor menembus batas, tidak ada harapan lain kecuali berikhtiar melahirkan kader baru dengan merajut asa dari tapal batas. Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Cilacap Sahabat ‘Aliman, S.Pd menyebut kaderisasi Ansor selama bulan Maret 2021 ini sebagai Tuoring Kaderisasi Tapal Batas, dari PKD hingga Diklatsar, dari ujung Timur Cilacap di Nusawungu hingga ujung barat di Dayeuhluhur.

Pimpinan Cabang GP Ansor Cilacap kembali melaksanakan amanah organisasai dengan mengadakan rangkain Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD ) dan Pendidikan dan Latihan Dasar Banser (Diklatsar).

Kaderisasi Ansor Diklatsar Banser Dayeuhluhur
Peserta Diklatsar Banser di Dayeuhluhur, Ujung Barat Kabupaten Cilacap

Pada bulan Maret ini merupakan rangkaian kaderisasai terpadat setelah adanya pembatasan kegiatan Masyarakat,  kegiatan ini juga terselenggara dengan menggunakan protokoler kesehatan yang ketat, dengan pembatasan jumlah peserta, tempat serta tetap memperhatikan aturan pengumpulan massa.

116 Banser Diklatsar Dayeuhluhur

Pada Jumat 26-28 Maret 2021, Diklatsar  diselenggarakan di PAC Dayeuhluhur dengan jumlah peserta 116 orang. Dayeuhluhur merupakan  PAC yang berbatasan langsung dengan Provinsi  Jawa Barat.

Kaderisasi Ansor Melalui PKD
Tidak kurang dari 86 Peserta mengikuti PKD Ansor yang dilaksanakan di Nusawungu, ujung timur Kabupaten Cilacap

Sementara Pelatihan Kepimpimpinan Dasar (PKD ) diselenggarakan di PAC Nusawungu  yang merupakan salah satu PAC yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kebumen dengan jumlah peserta 86 Orang.

Baca Juga : Kader dan Kaderisasi Organisasi Nahdlatul Ulama (NU)

Kegiatan ini diawali dengan proses Screening  pada tanggal 21-25 Maret 2021 bagi calon peserta PKD dan Diklatsar oleh Tim Instruktur PC GP Ansor Cilacap  di tunjuk sebagai Koordinator screening PKD Nusawungu Sahabat Mashuri, S.Pd dan Screening Diklatsar ditunjuk sebagai Koordinator Sahabat Arif Bahaudin, S.Pd.I. Screening bertujuan untuk memetakan ideologi, kemampuan intelektual, pengamalan ibadah, kapasitas life skill serta motivasi peserta mengikuti  PKD dan Diklatsar.

Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Cilacap Sahabat ‘Aliman, S.Pd menyebut kaderisasi ini sebagai Tuoring Kaderisasi Tapal Batas. Hal didasarkan dengan letak geografis Dayeuhluhur yang merupakan daerah pegunungan dan perbatasan (diujung Barat laut) dan Nusawungu yang merupakan daerah pantai (di ujung Timur).

“Secara antropo-sosiologis kader pasti mempunyai perbedaan dan karakter yang beragam. Maka hal ini perlu disikapi oleh pimpinan GP Pemuda Ansor disemua tingkatan yang harus  memperhatikan karakteristik geografis, sosiologis, psikologis serta tingkat pendidikan kader dalam menentukan kebijakan organisasi” tegas Sahabat ‘Aliman.

PKD Pelatihan Kepemimpinan Dasar
Ketua PC GP Ansor Kab Cilacap, Aliman S.Pd., (berdiri) beserta jajarannya menghadiri Pembukaan PKD Ansor, tampak hadir pula Ketua MWCNU Nusawungu, Tasno S.Ag. (batik NU).

Sahabat ‘Aliman, S.Pd  juga mengungkapkan bahwa PKD merupakan gerbang awal masuk  GP Ansor dan Diklatsar adalah Pendidikan Dasar Kader Inti Gerakan Pemuda Ansor (Banser) Dalam kesempatan pembukaan PKD dan Diklatsar.

Baca Juga : Mempertajam Misi Kaderisasi Gerakan Pemuda Ansor

Aliman juga menegaskan kembali bahwa “GP Ansor khususunya  Jawa Tengah merupakan bagian dari  Pimpinan Wilayah dengan kluster satu di Indonesia, yang artinya harus menaati segala hal tentang sistematika proses kaderisasi, dalam hal itu juga disampaikan bahwa kualitas bagi Gerakan Pemuda Ansor adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan disamping kuantitas yang terus dilakukan dalam proses Kaderisasi.

Kurikulum Kaderisasi PKD & Diklatsar

PKD dan Diklatsar merupakan salah satu bagian dari ikhtiar untuk tujuan penanaman jiwa nasionalisme, religius bagi generasi muda  Indonesia yang tangguh, memiliki keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah, serta kepribadian yang luhur , berakhalak mulia, sehat terampil, patriotik dan beramal salih.

PKD dan Diklatsar juga dalam rangka pendidikan generasi muda yang berwawasan luas dan berintelektual dan berjiwa nasionalisme  dan mampu mengisi setiap sendi – sendi kehidupan berbangsa dengan ketrampilan atau life skill yang dimiliki menuju masyarakat makmur dan sejahtera dan ikut serta dalam pembangunana nasional yang berkesinambungan. Semua itu kemudian diejawantahkan dalam slogan Ngaji, Ngader dan Makaryo (Belajar, Kaderisasi, Bekerja).

Kurikulum dalam PKD dan Diklatsar juga berorientasi integrasi antara Islam dan Keindonesiaan yang meliputi ideologis, Nasionalisme dan Profesionalisme, keorganisasian  sebagai langkah pembenahan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Gerakan Pemuda Ansor.

Kurikulum  tersebut dikemas dengan sistematis dan  disampaikan oleh Tim instruktur yang berkompeten . bertindak sebagai Koordinator Instruktur PKD dan Diklatsar sekaligus wakil Ketua Bidang Kaderisasi, M. Basit Nuha, S.Pd.

Basit menjelaskan, Kurikulum PKD dan Diklatsar tidak cukup hanya pada ranah teoritik namun harus diaplikasikan dalam bentuk kerja nyata melalui proses kaderisasi pasca lulus PKD dan Diklatsar yaitu dengan program kerja di masing – masing Pimpinan Anak Cabang dan Pimpinan Ranting. Dan hal ini merupakan tugas bersama dalam proses pengejawantahan Kurikulum aplikatif.

Baca Juga : Pentingnya Menyiapkan Kader NU Berkelanjutan

Senada dengan hal terserbut seperti yang diungkapkan oleh Kasatkorcab Banser Cilacap, Hadi Mustofa. Dia menyatakan urgensi kader yang mandiri, merubah paradigma Banser dari sistem militer menuju civil society orientied (orientasi kerja sosial). Hal  ini sudah diwujudkan oleh Jajaran Satkorcab Banser Cilacap dengan membentuk unit-unit Banser  yang siap bekerja dilapangan dengan berbagai kesatuan seperti; Banser Tanggap Bencana (Bagana), Banser Husada (Kesehatan), Banser Lalu Lintas (Balantas), Banser Protokoler dan Juga Banser Maritim (Baritim).

300 Kader Ansor

Dalam Catatan Sekretaris PC GP Ansor Cilacap, Sahabat Ahmad Fajri Nida, S.T. disebutkan dalam periode Januari – Maret 2021 GP Ansor Cilacap mempunyai Kader baru berjumlah 300 Kader yang telah menyelesaikan atau lulus PKD dan Diklatsar. Sebuah capaian kaderisasi Ansor yang benar-benar menembus batas.

Kaderisasi Ansor Melalui Konferensi Anak Cabang
Pelaksanaan Konferensi Anak Cabang sebagai Forum Permusyawaratan Tertinggi GP Ansor tingkat Anak Cabang sekaligus sebagai proses Kaderisasi

Selain itu Sahabat Ahmad Fajri Nida menyatakan ditengah – tengah kesibukan kaderisasi  pada minggu keempat bulan Maret pada tanggal 27 Maret 2021 PAC Jeruklegi juga telah sukses mengadakan konferensi Anak Cabang, dengan terpilih kembali Sahabat Ja’far Sodiq  sebagai mandataris organisasi untuk menakhodai PAC Jeruklegi di periode 2021-2023.

Baca Juga : Kebangkitan Nasional: Kader Ansor Harus Introspeksi

Harapan besar PC GP Ansor Cilacap, kaderisasi Ansor adalah bagian usaha kongkrit dalam rangka ikut mewujudkan pembangunana generasi muda Indonesia yang berlandaskan Islam Ahlussunah Wal Jamaah mengembangkan jiwa nasionalisme  dan patriotisme serta berperan dalam mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera sebagai langkah dari pengembangan Islam Nusantara yang Rahmatal lil ‘alamin.

Penulis : Mafoel Pratama, Wakil Ketua PC GP Ansor Cilacap.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

five × 2 =

Back to top button