Ranting NU

Selayang Pandang NU Ranting Karangkandri Kesugihan

Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Karangkandri, Kesugihan, Cilacap. merupakan salah satu kepengurusan tingkat desa yang berada dibawah naungan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kesugihan. Ranting NU Karangkandri beserta Badan Otonomnya berkedudukan di Desa Karangkandri Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap.

Keberadaan Muslim Ahlussunah Wal Jamaah didukung dengan aktivitas keagamaan berbasis Masjid, Mushola. Selain itu juga beberapa lembaga Pendidikan seperti Madrasah Diniyah dan TPQ, mereka umumnya menjadi basis pengikut organisasi NU Karangkandri.

Desa Karangkandri

Desa Karangkandri adalah salah satu dari 16 Desa yang ada di Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap. Secara geografis, desa ini termasuk wilayah paling timur wilayah Kabupaten Cilacap yang lokasinya sangat strategis sehingga beberapa tempat penting dan sebuah perusahaan berdiri kokoh disini.

Secara geografis wilayah Karangkandri berbatasan dengan Desa Slarang dan Desa Kalisabuk (Timur), Desa Menganti (Barat), Desa Kuripan Kidul (Utara), Samudra Hindia (Selatan)

Karena menjadi lokasi yang strategis untuk dijadikan kawasan indrustri membuat Desa Karangkandri dibangun proyek besar yaitu PLTU CILACAP yang terletak di ujung perbatasan antara Desa Karangkandri dan Desa Menganti yang sampai saat ini masih beroperasi.

Oleh karena itu, banyak masyarakat yang bekerja sebagai karyawan di PLTU CILACAP namun ada juga yang mempunyai pekerjaan sebagai nelayan ataupun petani.

Sementara itu, mayoritas penduduk desa Karangkandri menganut agama islam, corak keagamaan Islam-nya kental dengan nuansa Islam berpaham Ahlussunnah Wal Jamaah, sebuah corak keagamaan dan keberagaman Islam khas Nahdlatul Ulama (NU).

Pengurus Ranting NU Karangkandri

Nahdlatul Ulama (NU) merupakan Organisasi Masyarakat (ORMAS) keagamaan yang berbasis anggota terbesar di Indonesia. Nahdlatul Ulama sendiri berdiri pada tanggal 31 Januari 1926 sebelum Indonesia merdeka.

Organisasi ini memiliki beberapa tingkatan dari yang paling atas yaitu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sebagai Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah untuk tingkatan Provinsi, Pengurus Cabang untuk tingkatan Kabupaten, Majelis Wakil Cabang (MWC) untuk tingkatan Kecamatan, dan Pengurus Ranting untuk tingkatan Desa.

Baca juga: Pengurus Ranting NU se Kabupaten Cilacap

Sejarah Ranting NU Karangkandri dibentuk sekitar tahun 1963 tokoh Nahdliyyin yang saat itu menjadi Rais Syuriyah yaitu KH Khusaen dan untuk jabatan Ketua Tanfidziyah yang pertama kali oleh Dulah Khaeri menjadi cikal bakal kepemimpinan Nahdaltul Ulama didesa Karangkandri.

Pada periode saat ini yaitu 2018-2023 untuk jabatan rois syuriah dijabat oleh Kiai Ahmad Tohirin A.Md., dan jabatan ketua Tanfidziyah oleh Kiai Nasrudin S.Ag

Beberapa Program Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Karangkandri antara lain :
a. Peringatan Hari Besar Islam dan Nasional
b. Peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama
c. Silaturahmi Pengurus dan Badan Otonom
d. Ziarah Kubur

Baca juga: Mengenal Visi Misi dan Tujuan Muslimat NU

Badan Otonom NU Karangkandri

Terkait dengan kegiatan ranting NU Karangkandri memang tidak begitu aktif justru BANOM di bawahnya yang banyak melakukan kegiatan, namun penulis berusaha menyajikan beberapa informasi kegiatan dari ranting NU Karangkandri.

Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Karangkandri di dukung dengan aktivitas saling mempengaruhi dan menguatkan dari Badan Otonom Seperti Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU IPPNU, merupakan Badan Otonom NU yang berkembang di desa Karangkandri.

Muslimat NU Karangkandri

Pimpinan Ranting Muslimat NU Karangkandri sebagai sebuah organisasi keagamaan yang mengelola manajemen kelembagaan ditingkat desa dibentuk sekitar tahun 1984 bertempat di Masjid Baitul Karomah lingkungan jalan Jambu Karangkandri dan terpilihlah  Hj Mu’anah Sebagai ketua muslimat karangkandri yang pertama. Kedua Hj Siti ‘Aisyah (Jalan H]Jambu), ketiga Hj Aisyah Jl karangsingkil. Keempat Siti Maemunah.

Adapun pada periode saat ini tahun 2020-2025 pimpinan ranting muslimat dinahkodai oleh Sofiyah. Beberapa Program Muslimat NU Karangkandri antara lain :
a. Pengajian Rutin Ahad Manis
b. Tahlil Yasin di Kelompok-kelompok yasinan
c. Peringatan Haul Masal
d. Pembacaan Maulid Al-Barzanji

Gerakan Pemuda Ansor NU Karangkandri

GP Ansor Karangkandri berdiri dan berkembang mulai tahun 1963 dan dinahkodai pertama kali oleh Sahabat Sidun Hadi Mustofa sebagai ketua Ansor dan Sahabat Abu Sujangi sebagai Satkorkel Banser Karangkandri pada waktu itu.

Pada periode berikutnya secara bergantian pucuk Pimpinan Ranting GP Ansor Karangkandri beralih pada Munfasil (1980-1990), Saliman (1990-1995), Solehan 1995-2000, Hamim Maksud (2000-2010). Mauludin (2010-2015), Mauludin kemudian terpilih kembali (2015-2020), Nur Huda (2020-2022).

Pada periode saat ini GP Ansor Karangkandri 2022-2024 dipimpin oleh Khadik Trimidun, yang terpilih secara musyawarah pada Jum’at 30 September 2022 di Pondok Pesantren Salafiyah Al-Falah Karangkandri. Dengan demikian dirinya akan menjabat sebagai ketua pada masa khidmat 2022 hingga 2025 mendatang.

Beberapa Program Gerakan Pemuda Ansor Karangkandri antara lain :
a. Pembacaan Yasin Tahlil
b. PKD (Pelatihan Kepemimpinan Dasar)
c. Pembacaan Maulid Simtudduror & Maulid Al-Barzanji
d. Ziarah Kubur

Baca juga: Pelantikan Raya Fatayat NU Kesugihan Diikuti 9 Ranting

Fatayat NU Karangkandri

Di desa Karangkandri sendiri telah lama berdiri kepengurusan ranting Fatayat. Tepatnya sekitar tahun 1987 bertempat di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Karangkandri. Saat itu Siti Mundairoh  terpilih sebagai ketua Fatayat pertama. Pada masa khidmatnya, ia  melakukan program rutian yaitu pembacaan maulid al-barzanji.

Tidak ada data pasti berapa lama dirinya menjabat sebagai ketua. Tapi dari data yang dihimpun oleh NU Cilacap Online, ia digantikan oleh Suwarni hingga tahun 2016. Setelah Suwarni terpilih sebagai ketua Ulfatul Hasanah (2016-2021).

Adapun pada periode saat ini pimpinan ranting Fatayat NU Karangkandri dipimpin oleh sahabat Siti Mawardah. Memimpin di era baru tentu perlu juga membuat agenda maupun inovasi kegiatan menyesuaikan kondisi saat ini. Beberapa Program Fatayat NU Karangkandri antara lain :
a. Pembacaan Yasin Tahlil
b. Pembacaan Maulid Al-Barzanji
c. Simakan AL-Qur’an
d. Ngaji Mabadi Fiqih.

IPNU IPPNU Karangkandri

Data yang dihimpun NU Cilacap Online IPNU di Karangkandri pertama terbentuk pada tahun 1976 dengan ketua Usman Jaeni. Baru kemudian pada tahun 1978 IPPNU terbentuk dengan ketua Sulyati sekaligus ketua IPNU digantikan oleh Ashari. Namun sayangnya selepas periode Ashari-Sulyati IPNU IPPNU di Karangkandri kembali vakum.

Baru kemudian pada tahun 2018 kepengurusan terbentuk kembali dengan ketua Nur Huda-Khozinatul Asroriah (2018-2020), Ibnu Hidayat-Vinda Ervina (2020-2022)

Kepengurusan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU IPPNU) Ranting Karangkandri saat ini dipegang oleh Farikhin dan Devi Winarsih. Adapun programnya cukup bervariasi, dari sekolah binaan, santunan Yatim-Dhuafa, bakti sosial, dan peringatan Hari Besar Islam.

Baca juga: MWCNU Kesugihan Gelar Pengobatan Gratis, Ini Sasarannya

Kontributor: Ibnu Hidayat
Editor: Naeli Rokhmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button