Badan Otonom NU

Harlah Ke 71 Fatayat NU, Ini Pesan Ketua MWCNU Karangpucung

Peringati Harlah Fatayat NU ke 71 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Karangpucung menggelar acara puncak pada hari ini Ahad, 11 April 2021.

Puncak acara peringatan Harlah 71 Fatayat NU Karangpucung dilaksanakan dan dipusatkan di MTs Nurul Huda Karangpucung. Sri Ningrum Mahmudah, Katua PAC Fatayat NU Karangpucung berharap walaupun keadaan Pandemi, kegiatan harus tetap berjalan.

“Walaupun suasana pandemi kegiatan harus tetap berjalan tentunya harus memperhatikan protokol kesehatan. Sehingga kami di PAC harlah tahun ini banyak yang dilakukan dengan cara virtual” kata Sri Ningrum Mahmudah

Hadir dalam kegiatan tersebut Tun Habibah beserta pengurus harian PC Fatayat NU Cilacap, Ketua MWCNU Karangpucung H. Kusnandar, Pimpinan Anak Cabang dan Ranting fatayat NU se Karangpucung. H. Kusnandar menyampaikan apresiasi atas inisiatif Fatayat NU Karangpucung.

Baca Juga : Gedung Sekretariat MWCNU Karangpucung, Selesai Tahun 2021

“Kami sampaikan terima kasih kepada Panitia Harlah Fatayat NU. Keberhasilan penyelenggaraan beberapa kegiatan ini merupakan bukti semangat terus menyala para kader Fatayat. Sungguhpun kondisi pandemi, bukan menjadi penghalang untuk berkreasi,” katanya

Dalam pantauan NU Cilacap Online, Fatayat NU Karangpucung yg berhasil menyelenggarakan beberapa lomba secara virtual, yaitu Lomba Mars Fatayat NU dan MTQ Antar Ranting dengan cara Virtual. Selain itu juga dilaksanakan pambacaan Alqur’an 30 Juz dan Al Barjanji di setiap Ranting Fatayat NU.

Ketua MWCNU Karangpucung H Kusnandar
Ketua MWCNU Karangpucung, H Kusnandar, memberikan sambutan pada Puncak Acara Harlah ke 71 Fatayat NU Karangpucung

Fatayat NU Sebagai Penggerak

H. Kusnandar menyatakan lebih lanjut, bahwa Kader Fatayat NU harus menjadi contoh dalam banyak kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan di akar rumput, di wilayah ranting dan di pelosok Karangpucung, yang bersentuhan langsung dengan jamaah atau warga NU.

“Banyak kegiatan di mana Kader Fatayat NU bisa mengambil peran. Contohnya, saat ada bencana atau musibah banjir atau tanah longsor. Wilayah kita kan berpotensi mendapat ancaman kedua jenis bencana tersebut. Fatayat NU harus ambil bagian dalam giat penanganan bencana,” ungkap H Kusnandar.

Di bidang keagamaan, H Kusnandar berpesan agar Kader Fatayat NU menjadi penggerak Amaliah Aswaja, Ahlussunnah wal Jamaah. Tidak sebatas sebagai peserta, melainkan sebagai penggerak, penyelenggara kegiatan.

Sebagai sosok yang menggeluti bidang pendidikan, H Kusnandar tidak lupa berpesan agar Kader Fatayat NU terutama yang sudah memiliki anak, untuk mau menyekolahkan putra putrinya di lembaga pendidikan milik Nahdlatul Ulama.

Baca Juga : Meneguhkan Ideologi, Menguatkan Tradisi & Kemandirian Organisasi

“Kemandirian lembaga pendidikan kita, harus didukung dengan keterlibatan aktif, antara lain dengan menyekolahkan anak-anak kita di dalamnya, juga di pesantren-pesantren milik Ulama-Ulama NU,” katanya.

Sri Ningrum Mahmudah, Katua PAC Fatayat NU Karangpucung
Sri Ningrum Mahmudah, Katua PAC Fatayat NU Karangpucung, menyampaikan potongan tumpeng kepada Tun Habibah Ketua PC Fatayat NU sebagai penanda syukur Harlah Fatayat NU ke 71

Puncak Acara Peringati Harlah Ke 71 diawali dengan pembacaan ayat suci Alqur’an, Menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan Mars Fatayat, Sambutan sambutan, Pembagian Hadiah, Mauidzoh Hasanah dan Potong Tumpeng.

Untuk jenis Lomba Mars Fatayat (virtual), Juara 1 : Ranting Fatayat NU Karangpucung, Juara 2 : Ranting Tayem Timur, Juara 3 : Ranting Ciporos, Juara harapan 1 : Ranting Ciruyung dan Juara Harapan 2 : Ranting Sindangbarang. Sedangkan untuk MTQ, Juara 1. Hindun Musliah, Tayem Timur, Juara 2, Mariana – Sindangbarang
Juara 3 Sri Wahyuni Tayem Timur, Harapan 1 Rohmah, Karangpucung

Kontributor: Narto

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button