PMII Komisariat Al-Ghazali Kembali Menggelar PKD 2021

NU CILACAP ONLINE – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Al-Ghazali Cabang Cilacap menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD), bertempat di Desa Dondong Kecamatan Kesugihan, kegiatan ini terlaksana sejak Jumat hingga Minggu (06-08/08/2021).

Ketua pelaksana, Rifqi Sholahudin menyampaikan bahwa sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan PKD PMII Al-Ghazali 2021 ini.

“Peserta dari delegasi komisariat PMII di Cilacap, Universitas Pekalongan (UNIKAL), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan, Institut Teknologi Dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pekalongan, Universitas Islam Negeri (UIN) Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto, Universitas Tidar Politeknik (UNTIDAR) Magelang, Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama UMNU (Kebumen),” ujar Rifki.

“Dengan mengusung tema “Ijhad Wala Taksal  Wala Taku Ghofilan Fanadamatu Al-’Uqba Liman Yatakassal”. Besar harapan agar kader yang mengikuti PKD dapat bersungguh-sungguh dan jangan bermalas-malasan,” tambah Rifqi.

Komisariat Al-Ghazali adalah organisasi PMII di Universitas Nahdlatul Ulama Al-Ghazali (UNUGHA) Cilacap. Sementara itu, Ketua PMII Komisariat Al-Ghazali Cilacap dalam sambutanya menyampaikan harapannya agar peserta bisa terus berinovasi.

“Peserta yang mengikuti PKD hari ini harapannya dapat terus aktif dan terus berinovasi walaupun di masa pandemi seperti ini,” ucapnya.

Peserta PKD PMII Al-Ghazali 2021 sangat antusias mengikuti jalannya acara walaupun di masa pandemi seperti ini. Mereka juga tetap menerapkan protokol kesehatan. Dengan melihat itu semua Ketua PC PMII Cilacap juga menaruh harapan lebih, agar peserta yang ikut PKD dapat terus meneruskan jenjang kaderisasi.

“Saya berharap teman-teman yang ikut PKD hari ini nantinya bisa meneruskan jenjang kaderisasi. Saya juga berharap agar sahabat-sahabat harus lebih peka terhadap isu-isu nasional,” pungkas Rifki.

Tentang PKD PMII

Apa itu PKD PMII? Pelatihan Kader Dasar (PKD) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) merupakan pengkaderan formal tingkat kedua setelah Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) dalam organisasi PMII.

Secara definisi, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pelatihan adalah proses, cara, perbuatan melatih, kegiatan atau pekerjaan melatih, dan tempat melatih. Sedangkan kader adalah orang yang diharapkan akan memegang peran penting dalam sebuah organisasi. Sementara dasar adalah pokok atau pangkal suatu aturan atau ajaran.

Jadi, pengertian PKD adalah “…sebuah proses atau cara melatih seorang anggota untuk menjadi kader yang diharapkan akan memegang peranan penting dalam sebuah organisasi dengan pokok pangkal suatu aturan atau ajaran organisasinya…”

Harapan sebagai pemegang peranan penting kelak dalam sebuah organisasi, menjadikan PKD sangat vital keberadaannya. Target pelatihan ini adalah terwujudnya kader militan yang mempunyai komitmen dan moralitas. Ini sebagai dasar kemampuan kader secara praksis untuk terpanggil agar melakukan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar. (A. Effendy Choiri dan Choirul Anam, Pemikiran PMII dalam berbagai Visi dan Persepsi, Surabaya 1991).

Output PKD melahirkan seorang kader pergerakan yang siap terjun dan berada di tengah-tengah masyarakat. Sehingga out come dari pelaksanaan PKD ini yakni kader mampu memberikan pembekalan untuk meniupkan ruhul jihad agar PMII menjadi organisasi kader yang baik dan berwibawa di mata organisasi lain dan di masyarakat (Hasanuddin Wahid, Multi Level Strategi, PB PMII 2006).

Kontributor : Moh Faizurohman
Penyunting : Naeli Rokhmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button