Badan Otonom NU

Ansor Bantarsari Jalin Sinergi, Bedah Rumah Ibu Tusinah

Ansor Bantarsari jalin sinergi dengan beberapa organisasi di bawah naungan NU dengan melakukan kegiatan bedah rumah milik ibu Tusinah, di Dusun Kebogoran RT 1 RW 9 Desa Kamulyan Kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap, Sabtu, (6/3).

Kegiatan sinergi ini terlaksana bersama NU Care  LAZISNU Cilacap melalui penghimpunan koin NU yang dikelola oleh Unit Pengumpul Zakat Infaq dan Sodaqoh (UPZIS) Bantarsari. Juga didukung oleh Muslimat NU, Fatayat NU, dan IPNU IPPNU serta warga NU Dusun Kebogoran.

Ketua PAC GP Ansor Bantarsari, Ahmad Syuhada Alwi menyampaikan kepada NU Cilacap Online, bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari program kepengurusan PAC GP Ansor Bantarsari sebelumnya.

“Kegiatan bedah rumah ini merupakan salah satu program lanjutan dari kepengurusan PAC GP ANSOR Bantarsari terdahulu, kemudian dilanjutkan oleh kepengurusan baru. Adapun tujuan inti dari program bedah rumah adalah membantu sesama anggota dan nahdliyin”, kata Syuhada Alwi.

Bedah Rumah Ibu Tusinah, Kegiatan NU Bantarsari
Bedah Rumah Milik Ibu Tusinah, wujud sinergitas Ansor Bantarsari dengan LAZISNU Banom NU, termasuk Muslimat NU

Lebih lanjut  Syuhada Alwi mengatakan, kegiatan bedah rumah ini juga menjadi wujud sinergitas antar  organisasi di Bantarsari. Dimana dalam kegiatan ini melibatkan semua Banom NU. Harapannya  adalah agar mampu meringankan beban sesama. Dengan  adanya kegiatan ini bisa mengurangi jumah rumah warga kurang layak huni.

Baca Juga:  UPZIS MWCNU Wanareja Bedah 3 Rumah

Kegiatan bedah rumah dihadiri oleh Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kamulyan, tokoh agama, perangkat desa, dan pimpinan Banom NU se Kecamatan Bantarsari dan masyarakat sekitar. Sementara tim  pelaksana  bedah rumah adalah kader-kader Ansor dan Banser Bantarsari.

Dalam Sambutannya, Ketua Ranting NU Kamulyan Kyai Maghfuri menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Ini adalah wujud solidaritas terhadap sesama. Dengan kegiatan ini sangat membantu dalam program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (PRTLH) menjadi Rumah Layak Huni (RLH). Harapannya agar dengan program ini akan membantu warga dan juga mendapatkan ridlo dari Alloh SWT”, katanya.

Ketua UPZIS MWCNU Bantarsari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pentasyarufan Koin NU. Menurutnya dengan kegiatan ini juga sekaligus menjadi upaya untuk meningkatkan kepercayaan terhadap warga Nahdliyin yang telah berinfaq melalui koin NU.

Kontributor : Mungalim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

five × one =

Back to top button