PWNU Jateng Akselerasikan Digitalisasi Administrasi NU

NU CILACAP ONLINEKetua PWNU Jateng HM Muhamad Muzamil meminta kepada jajaran seluruh PCNU, MWCNU, dan Ranting NU se-Jateng agar merespon akselerasi digitalisasi administrasi perkumpulan NU.

“Untuk kemajuan dan kedigdayaan perkumpulan NU program ini harus terlaksana dengan baik. Alhamdulillah dengan sinergi dan keikhlasan para pegiat muda NU, program digitalisasi ini akan berjalan sesuai rencana,” ucapnya via smartphone kepada NUCOM. Senin, 13/3/2023.

Muhammad Muzamil mengupayakan secara maksimal guna suksesnya program digitasisasi administrasi perkumpulan NU oleh PWNU Jawa Tengah melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan administrasi melalui aplikasi Sistem Insformasi Pengelolaan NU (SIPNU).

Dijelaskan, sebelum pelaksanaan digitalisasi secara serentak di seluruh ranting dan MWCNU se-Jateng, pihaknya terlebih dahulu melakukan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) kepada calon admin di seluruh PCNU se-Jateng.

“Hari pertama Pati 72 peserta, Blora 38 peserta, Sragen 54 peserta. Hari kedua Kota Pekalongan 58 peserta, dan di hari ini di Cilacap kurang lebih 50 peserta,” ungkapnya.

Lebih lanjut Muhammad Muzamil mengatakan bahwa program digitalisasi administrasi merupakan kebutuhan organisasi. Oleh karenanya seluruh jajaran pengurus NU di semua tingkatan wajib mengikuti.

“Satu ranting saja tidak mengikuti program ini, maka akan tertinggal. Saya meminta ranting-ranting NU yang belum mengikuti Bimtek. MWCNU wajib melatihnya, sehingga rencana digitalisasi mulai April mendatang bisa berjalan dengan baik,” Imbuhnya.

Digitalisasi administrasi perkumpulan NU bertujuan untuk mmempercepat komunikasi perkumpulan agar dapat berlangsung secara timbal balik dan relatif cepat dan akurat dengan memanfaatkan teknologi berbasis aplikasi.

Digitalisasi NU di Abad Kedua

Sebagai perkumpulan keagamaan dan kemasyarakatan, NU memasuki usia abad kedua, mau tidak mau harus menggunakan jasa telekomunikasi digital tersebut. Karena itu PBNU telah menjadikan digitalisasi sebagai salah satu program strategis yang hendak dilaksanakan.

Perlu diketahui Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng masa khidmah 2018-2023 telah merintis penggunaan dunia digital dengan program Sistem Informasi Strategis Nahdlatul Ulama (SISNU) dan Sistem Informasi Manajemen pendidikan Nahdlatul Ulama (SIMNU).

“Berkat doa restu para kiai dan dukungan PCNU, MWCNU dan Ranting NU se-Jawa Tengah. Kedua program tersebut dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris MWCNU Majenang Ali Mansur, salah satu peserta bimtek menyatakan akan melakukan koordinasi kelembagaan bersama pengurus harian MWCNU Majenang. Tujuannya untuk musyawarah menentukan hari dan kapan pelaksanaan tindak lanjut program digitalisasi administrasi sampai ketingkat ranting, bahkan anak ranting.

“Untuk tingkat ranting Insyaa Allah segera akan ada tindak lanjut,” akunya usai Bimtek di Aula Gedung Pusdiklat PCNU Cilacap, Senin, (13/3/2023).

Ali Mansur mengatakan telah mengikuti bimbingan Teknis Digitalisasi Administrasi bersama PWNU Jawa Tengah dan PCNU Cilacap bersama dengan peserta lain. Mereka meliputi sekretaris MWCNU dan perwakilan pengurus Ranting NU sedi Kabupaten Cilacap.

Perkembangan peradaban dunia begitu pesat bukan hanya pada sektor ekonomi. Melainkan juga merambah kepada sektor lainnya seperti pendidikan, sosial, budaya, politik dan bahkan juga keagamaan.

Tentunya semua sektor itu memiliki perangkat pendukung yakni memanfaatkan teknologi digital. Dalam menyambut abad ke 2 dan menuju kebangkitan baru, NU maksimalkan teknologi digital. IniĀ  sebagai langkah mendigdayakan perkumpulan NU melalui sistem digitalisasi administrasi. (Imam Hamidi Antassalam)

Baca juga Program Transformasi Digital NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button