Badan Otonom NU

Gelar Rapat Kerja (Raker), Fatayat NU Cilacap Kuatkan Kaderisasi

Rapat Kerja (Raker) Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Cilacap masa khidmat 2020-2025 digelar pada hari Ahad (24/07/2022). Raker digelar di Gedung MTs Negeri 3 Cilacap yang berlokasi di jalan Raya Tegalsari, Panggangsurup, Kawunganten Lor Kecamatan Kawunganten Kabupaten Cilacap.

Sejumlah 323 orang Kader Fatayat NU datang dari ujung barat sampai ujung timur Kabupaten Cilacap hadir pada acara tersebut. Mereka adalah para Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting (PR) Fatayat Nahdlatul Ulama se Kabupaten Cilacap.

Baca juga Rapat Kerja 2020, Ini Agendanya

Hadir membuka acara, Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cilacap KH Maslakhudin berpesan kepada Kader Fatayat NU agar memegang teguh ajaran para ulama NU untuk membentengi diri dari gerakan radikalisme.

KH Maslahudin mengungkap canggihnya media informasi yang bagaikan dua sisi mata pisau. Di sisi lain menguntungkan namun di sisi lain justru mendatangkan marabahaya. Ini dikarenakan mudahnya mengakses informasi sehingga apabila tidak dikontrol justru akan menyesatkan. Yang lebih mengkhawatirkan adalah pengaruh radikalisme melalui media internet.

Raker Fatayat NU Cilacap

Hal senada disampaikan oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Cilacap Tun Habibah menyampaikan pesan di hadapan Kader Fatayat NU Cilacap. Ia mengungkap bahwa agenda utama Rapat Kerja Fatayat hari itu adalah penguatan kader Fatayat NU.

“Agenda utama hari ini adalah penguatan Kader Fatayat Nahdlatul Ulama. Saya berharap agar Kader Fatayat senantiasa memegang teguh ajaran akidah Ahli sunnah waljamaah. Hal ini penting mengingat ajaran tersebut mulai terkikis oleh serangan radikalisme yang dilakukan secara masif melalui berbagai media,” ujar Tun Habibah.

Kuatkan Kaderisasi Fatayat

Tun Habibah juga berpesan agar jangan pernah meninggalkan amanat organisasi dalam menjalankan tugas organisasi.

“Mudah-mudahan Fatayat NU dalam menjalankan mandat organisasi tidak keluar dari amanat organisasi, dari misi organisasi dan juga dhawuh para ulama. Para ulama yang telah mendirikan Nahdlatul Ulama di masa lalu melalui masa-masa sulit. Maka jangan sampai dalam kita berkhidmat keluar dari koridor organisasi” tegasnya.

Tun Habibah mengungkap realitas di lapangan yang harus dihadapi oleh perempuan sangat membutuhkan kehadiran Fatayat NU.

“Realita bahwa di Cilacap masih banyak terjadi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, gizi buruk dan stunting, kekerasan dalam rumah tangga, kasus – kasus yang dihadapi pekerja migran. Diskriminasi dan tingkat partisipasi perempuan dalam ruang-ruang kebijakan publik juga masih rendah serta akhlaq dan moralitas masyarakat, ekonomi, dan lain-lain, sangat membutuhkan kehadiran Fatayat NU Cilacap,” ungkap Tun Habibah di hadapan peserta Raker.

Di lain sisi, juga adanya harapan dari masyarakat bagaimana Fatayat harus menjaga budaya dan kearifan local, sebagai wadah penampung aspirasi perempuan, pemberdayaan dan pendampingan masyarakat, pengembangan ekonomi, mempengaruhi kebijakan publik, dan lain – lain, dalam memajukan perempuan di segala bidang.

“Harus ada ruang curah bagi perempuan untuk bisa mencurahkan permasalahan mereka sehingga bisa dibantu dan didampingi. Inilah yang menjadi landasan bahwa Fatayat NU Cilacap harus ada dan eksis dengan program – program yang berkualitas dan berdampak besar,” lanjut Tun Habibah.

Rapat Kerja diselenggarakan untuk pertama kalinya sejak dikukuhkannya kepengurusan PC Fatayat NU Cilacap pada akhir 2021. Bukan tanpa alasan mengapa baru kali ini dilaksanakan. Namun begitu Tun Habibah mengatakan bahwa PC Fatayat tetap menjalankan tugas amanat organisasinya.

“Beberapa bidang program telah berjalan, seperti bidang Kesehatan, bidang advokasi dan hukum, bidang ekonomi dan juga Penelitian dan Pengembangan (Litbang),” kata Tun Habibah.

Adapun agenda Rapat Kerja digelar untuk menyusun program kerja PC Fatayat NU Cilacap lima tahun ke depan. Hal ini merupakan kerangka strategis bagi perjalanan dan pengembangan Fatayat Nahdlatul Ulama lima tahun mendatang di Kabupaten Cilacap. Tun Habibah mengatakan program kerja yang telah menjadi keputusan nantinya akan menjadi pijakan dalam menjalan roda organisasi selama 5 tahun ke depan.

“Dari rencana-rencana kerja ini akan dituangkan oleh sahabat-sahabat semua. Tujuan kita semata mendapatkan ridlo Allah,” ungkap Tun Habibah.

Pada rapat kerja tersebut, sejumlah 350 orang lebih Kader Fatayat hadir. ,Mereka adalah para Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting (PR) Fatayat se Kabupaten Cilacap. Tun Habibah mengatakan hai ini sesuai dengan Anggaran Dasar Rumah Tangga (AD/ART) Fatayat hasil Kongres PP Fatayat tahun 2018 lalu. Hadir membuka acara Wakil RAIS Suriah PCNU Cilacap KH Maslakhudin, Jajaran kepengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kawunganten, dan perwakilan Badan Otonom.

 

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

5 × four =

Baca Artiikel Rekomendasi Lainnya
Close
Back to top button