Badan Otonom NU

Rapat Kerja PC Fatayat NU Cilacap Tetapkan 7 Agenda

Rapat Kerja (Raker)  Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PCFNU) Cilacap masa khidmat 2020-2025 digelar pada hari Ahad (24/07/2022) lalu telah menghasilkan beberapa agenda program kerja. Agenda kerja ini nantinya akan menjadi acuan bagi PC Fatayat NU dalam menjalankan roda organisasi selama lima tahun kedepan.

Rapat Kerja diselenggarakan untuk pertama kalinya sejak dikukuhkannya kepengurusan PC Fatayat NU Cilacap pada akhir 2021. Bukan tanpa alasan mengapa baru kali ini dilaksanakan. Namun begitu Tun Habibah mengatakan bahwa PC Fatayat tetap menjalankan tugas amanat organisasinya.

“Beberapa bidang program telah berjalan, seperti bidang Kesehatan, bidang advokasi dan hukum, bidang ekonomi dan juga Penelitian dan Pengembangan (Litbang),” kata Tun Habibah.

Adapun agenda Rapat Kerja digelar untuk menyusun program kerja PC Fatayat NU Cilacap lima tahun ke depan. Hal ini merupakan kerangka strategis bagi perjalanan dan pengembangan Fatayat Nahdlatul Ulama lima tahun mendatang di Kabupaten Cilacap. Tun Habibah mengatakan  program kerja yang telah menjadi keputusan nantinyaakan menjadi pijakan dalam menjalan roda organisasi selama 5 tahun ke depan.

“Dari rencana-renca kerja ini akan dituangkan oleh sahabat-sahabat semua. Tujuan  kita semata mendapatkan ridlo Allah,” ungkap Tun Habibah.

7 Agenda Program Kerja

Ada 7 agenda  program kerja yang yang menjadi garis besar Rapat Kerja hari itu. Pertama penguatan organisasi, peningkatan kapasitas lembaga dan SDM. Program ini diimplementasikan pada pelatihan-pelatihan kader dasar, serta pendampingan protokoler.

Program kedua Hukum, Politik, dan Advokasi, Mendorong Kebijakan yang Pro Perempuan dan Anak. Program ini berkosentrasi pada isu perempuan dan anak. Seperti pendampingan kasus KDRT, sosialisasi UU Perlindungan perempuan anak, dan lain-lain.

Program ketiga Kesehatan dan lingkungan hidup. Implemantasinya adalah sosialisasi pencegahan stunting, pembentukan Posbindu, sosialisasi Kesehatan reproduksi perempuan.

Program keempat bidang dakwah dan kebudayaan. Dimplementasikan dengan kajian fiqih perempuan, semaan Alqur’an, pelatihan dan pendataan daiyah, peringatan PHBI, dan ziarah.

Kelima Teknologi Informasi dan Media Sosial. Program ini diimplementasikan pada literasi digital dan pemanfaatn internets secara sehat. Di sini juga menyoroti pemanfaat akses internet untuk pemberdayaan ekonomi dengan wacana membuat market place untuk memfasilitasi pemasaran produk dari Kader-Kader Fatayat di Kabupaten Cilacap.

Program kerja keenam pendanaan Organisasi dan Pemberdayaan Ekonomi. Proker ini dimplementasikan dengan pendampingan ekonomi produktif dengan memfasilitasi perijinan kelompok usaha Fatayat NU. Fatayat juga akan mengorganisir pelaku ekonomi Fatayat.

Terakhir Pengembangan Jaringan dan Akses Program Pemerintah dan Lembaga Donor. Ini dilakukan dengan membangun Silaturahmi ke stakeholder, akses program ke pemerintah dan Lembaga donor serta mengikuti kegiatan organisasi lain .

Pada Rapat Kerja tersebut, sejumlah 350 orang lebih Kader Fatayat hadir. Mereka adalah para Pimpinan Anak Cabang (PAC0 dan Pimpinan Ranting (PR) Fatayat se Kabupaten Cilacap. Tun Habibah mengatakan hai ini sesuai dengan Anggaran Dasar Rumah Tangga (AD/ART) Fatayat hasil Kongres PP Fatayat tahun 2018 lalu. Hadir membuka acara Wakil Rais Syuriah PCNU Cilacap KH Maslakhudin, jajaran kepengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kawunganten, dan perwakilan Badan Otonom. (Naeli Rokhmah)

 

 

 

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

seventeen + seventeen =

Baca Artiikel Rekomendasi Lainnya
Close
Back to top button