Badan Otonom NU

PAC GP ANSOR Adipala Kembali Menggelar Rutinan

PAC GP Ansor Kecamatan Adipala kembali menggelar kegiatan rutinan selapanan di Mushola At-Taqwa Desa Gombolharjo pada malam Rabu pon ( 11/1/22 ). Selama masa pandemi kegiatan Ansor hanya berpusat pada rakor pengurus saja.

Ketua GP Ansor Adipala Arif Fusaheri mengatakan rutinan selapanan sudah menjadi agenda program kerja GP Ansor Adipala, tapi baru dilaksanakan tahun ini, mengingat adanya pandemi tahun kemarin.

Hadir dalam kegiatan tersebut ketua Ranting NU Gombolharjo dan imam mushola At-Taqwa; juga hadir seluruh jajaran pengurus Ansor dan Satkoryon Banser Adipala.

Sebelum kegiatan rutinan dilaksanakan diadakan ziaroh ke makam Ketua Ranting NU Gombolharjo yang pertama almarhum kiai Syamsudin. Selain itu juga silaturrahim ke Syuriyah NU Gombolharjo yang sekarang Kiai Sarwan Faozi.

Kegiatan diawali dengan pembacaan sholawat Al Banjari dari Ranting GP Ansor Gombolharjo dilanjutkan dengan pembacaan tahlil.

Artikel Terkait

Pemuda Nahdliyin

Dalam sambutannya ketua PAC GP Ansor Adipala mengatakan bahwa; Gerakan Pemuda Ansor adalah wadah bagi para pemuda Nahdliyin untuk berkhidmat kepada NU, yang di dalamnya ada beberapa bagian menyesuaikan kebutuhan masyarakat seperti BANSER, MDS Rijalul Ansor dan lain-lain.

“Kita yang sudah aktif di dalam GP Ansor harus bisa menyuguhkan kebahagiaan kita dalam berorganisasi, agar orang diluar ikut tertarik untuk aktif berkhidmah,” terang Arif Fusaheri.

Selain itu Arif juga menyampaikan agar setiap anggota dapat memanfaatkan lima perkara sebelum lima perkara :

1. Manfaatkan waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu.
2. Manfaatkan waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu.
3. Manfaatkan kayamu sebelum datang masa kefakiranmu.
4. Manfaatkan waktu luangmu sebelum datang waktu sibukmu.
5. Manfaatkan hidupmu sebelum datang kematianmu.

Rutinan GP Ansor Adipala

Arif juga menyebutkan bahwa syarat utama untuk bisa aktif di dalam GP ANSOR adalah Islam Aswaja, percaya pada barokah serta cinta dan takdzim kepada para ulama dan Kiai.

Selain itu Arif juga menambahkan, silaturrahim dan ziaroh yang dilaksanakan sebelum acara rutinan dimaksudkan. Juga ingin menggali informasi terkait perjuangan, napak tilas dan Riyadloh para ulama dan kiai.

Sementara itu Waka Satkoryon Banser Adipala Kasman Afandi dalam sambutannya menyampaikan program-program yang akan dilaksanakan untuk satu tahun kedepan diantaranya, latihan gabungan yang pelaksanaanya bergilir di tiap Korkel. Persami tiap enam bulan sekali dan kegiatan-kegiatan rutinan tiap unit agar tetap diistiqomahkan sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.

Kasman juga berharap dengan kegiatan ini dapat menghidupkan semangat dan loyalitas kader Ansor dan Banser Adipala. “Dimana Ansor dan Banser adalah garda terdepan NU,” imbuhnya.

Pemuda Harapan Masa Depan

Dalam Mau’idzoh Hasanah yang disampaikan oleh kiai Syarwan Faozi mengatakan pemuda masa kini adalah pemuda masa depan serta harapan masa depan. Pemuda adalah generasi yang menjadi harapan bangsa.

“Bangsa kita membutuhkan para pemuda yang tanggap masalah, tangguh dan sejati. Pemuda dalam konteks kenegaraan tidak lagi diukur dengan kontribusi fisik layaknya perang kemerdekaan. Sebab tantangan kebangsaan yang dihadapi saat ini sudah jauh berbeda.

“Tantangan terbesar dari perjuangan kebangsaan pemuda saat ini adalah menghapus penjajahan bangsa dan negara oleh bangsa kita sendiri seperti aliran-aliran radikalisme yang ingin menggantikan negara Pancasila dengan yang lainnya,” imbuhnya.

“Selain itu pentingnya Akhlak bagi para generasi muda agar tidak ikut arus radikalisme dan memperkuat aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah. Juga agar tidak mudah dipecah belah oleh orang-orang yang gemar memprovokasi,” pungkasnya.

Kontributor : Fathin Amamah
Editor : Shevilla Dewi Pramudita

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Artiikel Rekomendasi Lainnya
Close
Back to top button