Turba PCNU Cilacap di Karangpucung Tekankan 3 Program Prioritas

NU CILACAP ONLINE – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cilacap sukses menggelar kegiatan Turun ke Bawah (Turba) putaran ke-15 di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Karangpucung. Kegiatan yang dilaksanakan serentak dengan Turba di MWCNU Cimanggu ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi organisatoris antara pengurus cabang dan tingkat kecamatan.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Cilacap, H. Yusro, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas kedisiplinan serta antusiasme luar biasa dari warga Nahdliyin di Kecamatan Karangpucung yang memadati lokasi acara sejak awal.

“Kehadiran ini menjadi bukti bahwa warga NU di Kecamatan Karangpucung memiliki semangat kebersamaan, loyalitas organisasi, serta komitmen yang kuat dalam berkhidmah untuk Nahdlatul Ulama dan masyarakat,” ujar H Yusro.

Menitipkan Diri pada Organisasi

Mengutip pesan (dawuh) dari Rais Syuriyah PCNU Cilacap, KH Su’ada Adzkiya, H. Yusro mengingatkan seluruh kader agar menata niat dalam berorganisasi. Menurutnya, sebagai warga NU, tidak perlu ada anggapan untuk “memperbaiki” NU, karena organisasi ini telah didirikan oleh para ulama dengan fondasi keilmuan dan nilai Ahlussunnah wal Jamaah yang sangat kokoh.

“NU itu tidak membutuhkan kita sebagai individu. Justru kitalah yang membutuhkan NU sebagai wadah untuk belajar agama, menjaga tradisi keislaman, memperkuat persaudaraan, serta memperoleh keberkahan dari perjuangan para ulama,” tegasnya seraya mengajak jemaah untuk meneladani akhlak dan spirit perjuangan KH Hasyim Asy’ari.

Selain konsolidasi ideologis, Turba kali ini juga menjadi ajang apresiasi capaian organisatoris. PCNU Cilacap menetapkan MWCNU Karangpucung masuk ke dalam kategori Grade A. Predikat ini diraih berkat tata kelola organisasi yang sehat, kekompakan pengurus, serta tertib administrasi yang dibuktikan dengan penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) secara rapi dan tanpa temuan di tingkat lembaga hingga seluruh Ranting NU se-Kecamatan Karangpucung.

Berkat prestasi tersebut, H Yusro menyebutkan adanya peluang bagi MWCNU Karangpucung untuk kembali mendapatkan dana hibah dari PCNU pada tahun 2027, dengan syarat pengurus dari tingkat MWC, lembaga, ranting, hingga Badan Otonom (Banom) mampu menyusun konsep perencanaan program yang matang dan jelas. Baca juga Lakukan Turba, NU Cilacap Kuatkan Program Koin NU

Akselerasi Tiga Program Prioritas PCNU Cilacap

Dalam kesempatan yang sama, PCNU Cilacap secara masif mensosialisasikan tiga program prioritas yang tengah digenjot demi kemaslahatan umat:

  1. Bidang Pendidikan (LP Ma’arif): Mengejar ketertinggalan dari wilayah lain dengan mendirikan lembaga pendidikan unggulan berwajah seragam di berbagai tingkatan (RA/TK, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, hingga universitas). Salah satu proyek percontohan yang hampir rampung adalah SMP Ma’arif Terpadu di MWCNU Jeruklegi.
  2. Bidang Kesehatan; Menargetkan minimal lima MWCNU memiliki klinik mandiri. Saat ini, NU telah mengoperasikan Klinik Amanu Majenang, Klinik Az-Zahra Husada Kesugihan, Klinik NU Maos, serta Klinik Masyithoh Kroya yang baru saja diresmikan oleh KH Sa’id Aqil Siradj.
  3. Bidang Ekonomi (BUMNU); Memperkuat Badan Usaha Milik Nahdlatul Ulama (BUMNU) sebagai motor kemandirian ekonomi jam’iyah. Ikhtiar ini ditujukan agar operasional organisasi ke depan tidak lagi bergantung pada skema pengajuan proposal, melainkan berbasis anggaran mandiri yang berkelanjutan. Baca PCNU Cilacap Melaksanakan Proker Turba Ke MWCNU Nusawungu

Sebagai langkah konkret penguatan ekonomi berbasis keumatan, BUMNU kini telah mengintegrasikan programnya dengan Bidang Keagamaan melalui agenda Lailatul Ijtima’ berbasis Ziarah Muasis NU.

Program wajib yang bersifat instruktif ini difasilitasi oleh armada Bus NUTrans milik PCNU Cilacap, di mana rencananya akan ditambahkan tiga unit bus baru pada tahun 2027 guna memaksimalkan layanan operasional.

Melalui momentum Turba ini, PCNU Cilacap berharap seluruh struktur organisasi di tingkat kecamatan dan desa dapat bergerak selaras demi mewujudkan kemandirian warga NU di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button