Badan Otonom NU

PK PMII Sufyan Tsauri Majenang Gelar Pelatihan Fasilitator

Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Sufyan Tsauri mengadakan pelatihan Training Of Fasilitator (TOF) bertajuk “Membentuk Fasilitator dalam Gerakan yang Dinamis, Strategis, dan Taktis” pada Sabtu-Minggu, 27-28/3 di Gedung MI Ma’arif 02 Salebu Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap.

Ketua PK PMII Sufyan Tsauri Majenang Ahmad Hibrizi mengatakan bahwa urgensi dari kegiatan ini ialah dalam rangka mencetak fasilitator-fasilitator PMII dengan membekalinya dengan pengetahuan dan ketrampilan guna meningkatkan kapasitas intelektual serta mengasah kepekaan sosial sehingga mampu memotret dinamika sosial, politik, ekonomi dan budaya yang berkembang di masyarakat.

Acara Training Of Fasilitator PMII ini digelar dengan maksud mempersiapkan fasilitator-fasilitator PMII agar mampu mengetahui dengan baik apa itu PMII. Peserta Training Of Fasilitator PMII terdiri dari mahasiswa Kampus STAIS Majenang, STKIP Majenang, STMIK Majenang, STKIP Darussalam karang Pucung dengan jumlah 20 peserta

Baca Juga : Wujudkan Sinergitas Pemuda, PC PMII Cilacap Lantik Kader Baru

“Dalam konteks kemasyarakatan, diharapkan juga nantinya para aktifis-aktifis yang mengikuti kegiatan Training Of Fasilitator PMII ini mampu memotret perkembangan sosial, politik, ekonomi dan budaya yang merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat itu sendiri,” ucapnya.

Peserta Pelatihan Fasilitator PMII Komisariat Sufyan Tsauri Majenang

Ketua Panitia TOF, Ahmad Maulana Ma’ruf dalam laporannya mengatakan sejatinya kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan wawasan yang mendalam bagi para junior-junior atau anggota yang baru bergabung, mengenal Organisasi PMII, agar nantinya siap menjadi fasilitator-fasilator yang tangguh dan cerdas sesuai dengan tema kegiatan

“Maksud kegiatan ini ialah mempersiapkan fasilitator-fasilitator yang handal, yang mampu melangkah dalam gerakan yang Dinamis, Strategis dan taktis ”. terangnya

Baca Juga : PMII Komisariat Al-Ghozali Gelar MAPABA, Cetak Kader Berintelektualitas

Kepala MI Ma’arif 02 Salebu, Tarsum, S.Pd.I, selaku tuan rumah mengatakan bahwa dirinya merasa sangat senang MI Ma’arif 02 Salebu dijadikan sebagai tempat kegiatan TOF PMII tersebut. Iapun mengharap bahwa PMII sebagai organisasi gerakan Mahasiswa Nahdlatul Ulama dalam konteks saat ini seyogyanya dapat ikut serta berkiprah dalam membendung faham-faham intoleran yang dapat membelah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Saya senang sekali MI Ma’arif 02 Salebu menjadi tempat dalam kegiatan TOF tersebut. Seperti kita ketahui bahwa PMII ini merupakan Organisasi Pergerakan Mahasiswa NU. Semoga melalui kegiatan ini kita mengharap bahwa kader-kader PMII harus ikut serta membendung faham-faham intoleran yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan”. pungkasnya

Baca Juga : Syekh Sufyan Tsauri Cigaru Majenang, Biografi Singkat

Ketua Majlis Pembina Komisariat (Mabinkom) Sufyan Tsauri, Ali Sodiqin, S.Ag, M.Pd.I, didapuk membuka acara, mengatakan keberadaan PMII di kampus eksistensinya harus benar-benar dirasakan oleh warga kampus sendiri. Sebab, banyak juga kehadiran sebuah organisasi hanya sebatas formalitas belaka, sementara dari sisi kegiatannya nihil. Menjadi penting kegiatan TOF guna melahirkan fasilitator-fasilitator yang nantinya akan melanjutkan kegiatan-kegiatan PMII di masa yang akan datang.

“Kegiatan Pelatihan Fasilitator PMII  atau TOF bertujuan memberikan pendampingan, memberikan dasar-dasar, sekaligus mengarahkan agar para yunior memahami betul-betul apa itu PMII dan nilai-nilai dasar pergerakannya,” ucapnya.

Ia menambahkan, sebagai aktifis tentunya tidak boleh pasif dari kegiatan. Kalau kita pasif maka secara otomatis kita bukan aktifis lagi, tetapi lebih tepat kita disebut pasifis.

Dalam kegiatan tersebut, hadir pula duta PMII Komisariat Walisongo Purwokerto, Komisariat Al Ghazali Cilacap.

Kontributor : Khazim Mahrur Bin Tahmidi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

12 − eight =

Back to top button