Badan Otonom NU

LATFAS IPNU IPPNU Kroya Bentuk Fasilitator Cerdas dan Terampil

Latihan Fasilitator (Latfas) menjadi prioritas IPNU IPPNU Kroya dalam kegiatan kaderisasi untuk membentuk kader Fasilitator yang cerdas dan terampil. Latihan Fasilitator (LATFAS) tahun 2021, merupakan program kerja di bidang kaderisasi dan digelar di Gedung MWCNU Kroya pada Jumat-Ahad, 25-27 Juni 2021.

Kaderisasi adalah ruh dari sebuah organisasi. Meski di tengah pandemi, Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Kroya masih produktif melaksanakan program kerjanya. Dengan tema “Menciptakan fasilitator yang cerdas, tangkas dan terampil”, besar harapan LATFAS IPNU IPPNU Kroya dapat memunculkan kader-kader fasilitator yang cerdas, terampil berkualitas sebagai pengawal kaderisasi di ranting maupun komisariat untuk jangka panjang.

Sebelumnya calon peserta Latihan Fasilitator telah melalui Sekolah Calon Fasilitator serta screening guna menyaring peserta yang benar-benar memiliki komitmen. Sebanyak 46 calon peserta mendaftarkan diri dalam Latfas 2021 yang kemudian panitia hanya meloloskan 35 peserta.

Peserta Latfas IPNU IPPNU Kroya

“Peserta Latfas berasal dari berbagai ranting dan komisariat yang telah di screening dengan ketat,” ungkap Farhan Saputro selaku Ketua PAC IPNU Kroya.

Acara tersebut juga tetap mematuhi protokol kesehatan dengan membatasi jumlah peserta dan memakai masker, sesuai instruksi dari Pemerintah.

Wakil Rois Syuriah MWCNU Kroya, Kiai Sholihuddin dalam sambutannya menyampaikan harapan untuk acara ini agar berjalan dengan lancar dan sukses.

“Semoga kegiatan ini benar-benar mendapatkan ridho, barokah serta rahmat dari Allah dan membawa kemaslahatan bagi NU. Serta bisa berjalan dengan lancar dan sukses tanpa ada halangan yang berarti, sehingga tujuannya bisa terwujud dan terbukti,” tutur beliau.

Dalam Latfas 2021 ini terdapat sembilan materi yang disampaikan oleh pemateri yang memiliki kapasitas di bidangnya. Sembilan materi tersebut diantaranya; Komunikasi dan Kerjasama Tim oleh Demisioner Ketua PC IPPNU Cilacap, Nurul Khoeriyah, S. Sos. I. Diskusi dalam Pelatihan oleh Pembina PAC IPPNU Kroya, Laelinatul Choeriyah, S. Pd.

Kemudian Falsafah dan Pendekatan Pelatihan, Analisa Diri serta Manajemen dan Desain Pelatihan oleh Pengurus PW IPNU Jawa Tengah, Rifki Arwanto. Metode dan Media Pelatihan, Ke-Fasilitatoran dan Metodologi Evaluasi Pelatihan oleh Pengurus PW IPNU Jawa Tengah, Irfan Khamid, S. Pd.. Serta Strategi Kaderisasi oleh Demisioner Ketua PW IPNU Jawa Tengah, Amir Mustofa Zuhdi.

“Fasilitator harus dapat melaksanakan kaderisasi, mulai dari perekrutan sampai distribusi kader,” tuturnya.

Di hari ketiga, setelah melalui berbagai materi dari pagi hingga dini hari, fun outbond menjadi penutup kegiatan. Output Latfas kali ini, peserta akan menjadi Tim Kaderisasi Kroya yang nantinya akan membentuk dan mengawal 17 ranting dan 8 komisariat yang ada di bawah naungan PAC IPNU IPPNU Kroya.

Kontributor: Meylina Adilla

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

10 + four =

Back to top button