PBNU Mohon Doa Restu ke Ploso Kediri, Pesantren Siap Jadi Tuan Rumah Munas-Konbes, 20-22 Juli

NUCOM, Kediri– Sepekan sebelum perhelatan Muktamar Kebudayaan Indonesia digelar di Tambak Beras, Jombang pada 12-15 Juni 2026. Baru-baru ini jajaran PBNU bersilaturahmi, mohon Doa Restu ke Pengasuh Ploso Kediri, dan Pesantren Siap Jadi Tuan Rumah Munas-Konbes, pada 20-22 Juli 2026 mendatang.
Forum Pemanasan
Kedatangan PBNU ke Ploso sebagai bentuk kian mematangkan persiapan teknis tempat dan agenda besarnya, Musyawarah Nasional (Musnas) Alim Ulama & Konferensi Besar (Konbes) NU di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, digelar 20-22 Juni 2026.
Forum ini jadi pemanasan penting sebelum Muktamar NU ke-35 yang akan berlangsung Agustus 2026.
Silaturahmi, Mohon Restu ke Ploso
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar bersama Wakil Rais Aam KH Anwar Iskandar dan jajaran PBNU bersilaturahmi ke Ploso. Pada Sabtu (6/6/2026) kemarin.
Tak ketinggalan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul membersamai mereka dan menyebut tujuan utamanya bukan sekadar cek teknis.
“Tadi Rais Aam menyampaikan terima kasih ke Mbah Kiai Nurul Huda Djazuli dan seluruh keluarga besar Ploso. Beliau memohon doa restu agar Munas-Konbes berjalan lancar, nantinya menghasilkan keputusan baik, dan penuh keberkahan,” ujar Gus Ipul.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, KH Nurul Huda Djazuli pun mengamini dan mendoakan agar seluruh rangkaian acara lancar serta membawa maslahat bagi jam’iyah, umat, bangsa dan negara.

Ploso Kediri Nyatakan Siap Total
PBNU bersyukur Ploso sudah siap dari sisi sarana-prasarana hingga dukungan keluarga pesantren. Gotong royong para pengasuh, para gus, pengurus, sampai santri terlihat nyata dalam persiapan ini.
“Kami sungguh bersyukur Pesantren Ploso siap total. Dukungan ini sangat berarti bagi PBNU. Ini bukti semangat khidmah dan kebersamaan yang luar biasa,” apresiasi Gus Ipul.
Baca juga: Jejak Muskernas II Lesbumi 1964, Peta Jalan Kebudayaan Islam Indonesia
Mengapa Munas-Konbes Penting?
Munas Alim Ulama akan membahas isu-isu keagamaan strategis dan fatwa untuk NU. Sementara Konbes NU merumuskan kebijakan organisasi dan rekomendasi untuk Muktamar. Keputusan di Ploso nanti akan jadi pijakan arah gerak NU 5 tahun ke depan.
“Semoga forum besar NU ini jadi jalan kebaikan bagi NU, umat, bangsa, dan negara,” harap Gus Kautsar, mewakili ahlil bait Pesantren Ploso.
Perlu diketahui, sebelum Munas-Konbes, Lesbumi PBNU juga menggelar Muktamar Kebudayaan Indonesia di Jombang 12-15 Juni 2026. Agenda tersebut menunjukkan NU bergerak dari hulu budaya hingga hulu kebijakan untuk menjawab tantangan zaman.
Semoga Tambak Beras, Jombang, Ploso, dan Lirboyo Kediri sebagai tempat forum akbar NU tersebut jadi berkah, Muktamar Kebudayaan-Munas-Konbes sukses, dan keputusan yang lahir mencerahkan umat. Aamiin. (IHA)
Baca juga : Lesbumi PBNU akan Gelar Muktamar Kebudayaan Indonesia, “Kembali ke Akar” di Jombang, 12-14 Juni





