22 DPK KNPI Dilantik, Ahmad Faozan: KNPI Siap Berkolaborasi dengan OKP

NUCOM – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Cilacap melantik 22 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI sekaligus menggelar Workshop Organisasi Kepemudaan di Gedung DPRD Kabupaten Cilacap, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi kepemudaan di Kabupaten Cilacap. Workshop mengusung tema “Peningkatan Kapasitas dan Tata Kelola Organisasi yang Profesional, Adaptif dan Berdampak bagi Masyarakat.”

Pelantikan 22 DPK KNPI menjadi bagian dari rangkaian acara pembukaan. Para pengurus DPK diharapkan dapat menjalankan amanah organisasi sekaligus memperkuat peran KNPI dalam membangun kepemudaan di tingkat kecamatan.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap, Hj. Annisa Fabriana, S.H., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPK KNPI yang dilantik. Ia berharap para pengurus dapat menjalankan amanah dan menjadikan KNPI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pengembangan organisasi kepemudaan.

“Jadikan forum ini untuk diskusi dan bertukar pikiran antar-lembaga,” ujar Annisa dalam sambutannya.

Menurutnya, dinamika organisasi membutuhkan proses. Setiap organisasi memiliki cara berpikir dan cara menyampaikan gagasan yang berbeda sehingga diperlukan semangat dan kemauan untuk terus belajar sebagai pemuda.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Cilacap, Ahmad Faozan, S.Pd.I., menegaskan komitmen KNPI untuk terus mendorong kegiatan pemberdayaan yang memberikan dampak langsung bagi organisasi kepemudaan maupun masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa sumber daya yang dimiliki KNPI diarahkan untuk mendukung berbagai kegiatan pemberdayaan. KNPI juga terus berpartisipasi dalam kegiatan kepemudaan di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“ Sumber daya ini digunakan untuk kegiatan-kegiatan pemberdayaan yang bisa berdampak langsung kepada OKP atau masyarakat,” kata Ahmad Faozan.

Menurutnya, KNPI juga terus membangun sinergi dengan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) melalui berbagai aksi nyata. Di antaranya penyediaan MCK dan sarana ibadah yang dilakukan melalui kolaborasi dengan OKP.

Baca Juga
DPD KNPI Support Keluarga Korban Perundungan di Cilacap

Ahmad Fauzan menegaskan bahwa KNPI terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai organisasi kepemudaan di Kabupaten Cilacap.

“KNPI siap berkolaborasi dengan OKP,” tegasnya.

Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Cilacap dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan kepemudaan, khususnya organisasi kepemudaan yang berada di bawah koordinasi KNPI.

Selain konsolidasi organisasi melalui pelantikan 22 DPK, Ahmad Faozan menyebut adanya peningkatan partisipasi pemuda dalam program Gada Bercahaya. Kegiatan yang sebelumnya diikuti sekitar 50 peserta tersebut kini telah mencapai 155 peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan.

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi bagi berbagai organisasi kemasyarakatan pemuda di Kabupaten Cilacap. Sejumlah organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pemuda Ansor, Fatayat NU, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), serta berbagai OKP lainnya turut menjadi bagian dari forum tersebut.

Kehadiran berbagai organisasi tersebut menunjukkan bahwa forum KNPI menjadi salah satu ruang pertemuan lintas organisasi kepemudaan untuk membangun komunikasi, bertukar gagasan, dan memperkuat kolaborasi.

Setelah prosesi pelantikan dan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Organisasi Kepemudaan dengan menghadirkan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disparpora) Kabupaten Cilacap, H. Budi Narimo, S.Sos., M.Si., sebagai pemateri.

Workshop tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas dan tata kelola organisasi agar organisasi kepemudaan di Kabupaten Cilacap semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan, serta mampu menghadirkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button