Feature & Figur

Usmar Ismail; Pendiri Lesbumi NU, Pahlawan Nasional

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) untuk menganugerahi gelar pahlawan nasional tahun ini pada Usmar Ismail, Bapak Perfilman Indoneaia yang juga Bapak Pendiri Lembaga Seniman Budayawan Muslim Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama (NU).

Disampaikan, Selain Usmar Ismail, ada tiga tokoh lainnya akan dianugerahi gelar pahlawan.

“Bapak Presiden telah mengeluarkan keputusan untuk memberi gelar pahlawan kepada empat pejuang yang menginspirasi, membangun Indonesia yang merdeka dan berdaulat, dan atau ikut berjuang untuk memajukan Indonesia sehingga kemerdekaan itu menjadi lebih bermakna bagi bangsa dan negara,” kata Mahfud di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (28/10/2021).

“Sehingga untuk tahun ini ditetapkan 4 orang yang diberi atau dianugerahi gelar pahlawan,” sambungnya.

Mahfud menuturkan empat tokoh dipilih untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Dengan mengutamakan pemerataan daerah sebagai syarat yang paling menonjol.

“Berdasar keputusan Presiden dengan kriteria banyak. terutama dalam berjuang melahirkan apa-apa yang bermanfaat bagi masyarakat, bagi kemajuan banyak.” tuturnya.

Baca Juga: Anugerah Saptawikrama Lesbumi NU, Apa Itu ?

Mahfud, yang juga menjabat Dewan Gelar dan Tanda Kehormatan (DGTK), mengungkapkan keempat tokoh yang dianugerahi gelar pahlawan itu berasal dari empat daerah. Daerah tersebut adalah Sulawesi Tengah, Kalimantan Tengah, DKI Jakarta, dan Banten.

“Sampai saat ini Sulawesi Tengah belum mempunyai pahlawan nasional, kemudian Kalimantan Timur juga belum mempunyai pahlawan nasional, Kalimantan Utara kita kesampingkan dulu karena baru merdeka sehingga pahlawannya belum bisa diidentifikasi. Tapi yang Sulawesi Tengah dan Kalimantan Timur ini adalah provinsi yang ada sejak awal Indonesia merdeka meskipun itu melalui pemekaran provinsi, tapi dari daerah itu ada pahlawan, kemudian dari Jakarta ada tokoh perfilman dan satu dari Banten pahlawan nasional tahun ini,” ucapnya.

Dia menuturkan empat tokoh dipilih untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional berdasarkan kriteria yang telah ditentukan yakni kiprah laku lampah, dedikasi perjuangan.

Dijelaskan penganugerahan gelar pahlawan tertuang dalam Keppres nomor 109 TK/2021 tentang penganugerahan gelar pahlawan nasional.

“Nantinya pemberian gelar pahlawan akan dilakukan di Istana Bogor pada 10 November 2021, bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Usmar Ismail Pahlawan Nasional

4 Tokoh Bergelar Pahlawan

Berikut empat nama tokoh yang akan mendapat gelar pahlawan:

1. Almarhum Usmar Ismail (DKI Jakarta)
2. Almarhum Sultan Aji Muhammad Idris (Kalimatan Tengah)
3. Almarhum Tombo Lututu (Sulawesi Tengah)
4. Almarhum Raden Aria Wangsakara ( Banten)

“Berdasar keputusan Presiden dengan banyak kriteria dan ketentuan. Titik pentingnya ialah mereka yang jasa juangnya menginspirasi dan melahirkan apa-apa yang bermanfaat bagi masyarakat, bagi kemajuan banyak hal.

Baca Juga :

Dijelaskan kali ini pemerintah mengutamakan selain sosok ketokohan, juga mengutamakan sisi kepahlawanan berdasarkan kedaerahan.” tuturnya.

Mahfud MD yang juga menjabat Dewan Gelar dan Tanda Kehormatan (DGTK), mengungkapkan empat daerah asal tokoh yang dianugerahi gelar pahlawan. Daerah tersebut adalah Sulawesi Tengah, Kalimantan Tengah, DKI Jakarta, dan Banten.

“Sampai saat ini Sulawesi Tengah belum mempunyai pahlawan nasional, kemudian Kalimantan Timur juga belum mempunyai pahlawan nasional, Kalimantan Utara kita kesampingkan dulu karena baru merdeka sehingga pahlawannya belum bisa diidentifikasi. Tapi yang Sulawesi Tengah dan Kalimantan Timur ini adalah provinsi yang ada sejak awal Indonesia merdeka meskipun itu melalui pemekaran provinsi, tapi dari daerah itu ada pahlawan, dari Jakarta tokoh perfilman Indonesia (Pendiri Lesbumi NU-red) dan satu dari Banten pahlawan nasional tahun ini,” ucapnya.

Lebih lanjut Mahfud mengatakan pengumuman penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Usmar Ismail Pendiri Lesbumi NU itu disampaikan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, kemarin. 28/10.

“Hari Sumpah Pemuda, merupakan satu tonggak sejarah di mana bangsa Indonesia bersatu untuk meraih kemerdekaan dengan mengusir penjajah, waktu itu. Semangat terpancarkan melalui sumpah pemuda dan pemudi Indonesia untuk berbangsa satu bertanah air satu dan berbahasa persatuan satu yaitu Indonesia. Tidak lama sesudah itu, 17 tahun sesudah sumpah pemuda itu lagirlah peristiwa proklamasi kemerdekaan,” ujarnya.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button