Ranting NU

Ranting NU Sidaurip Khitan 2 Warga Kurang Mampu

Ranting NU Sidaurip bekerjasama UPZIS MWCNU Binangun Kabupaten Cilacap mengadakan khitan gratis untuk 2 warga kurang mampu. Khitan terlaksana melalui Program Pentasyarufan Koin NU, Ahad (12/12) lalu .

Yang tidak kalah pentingnya program ini tidak mungkin bisa berjalan dengan sempurna, tanpa dukungan dari seluruh warga NU, contohnya mereka pengurus Ranting NU Sidaurip dan UPZIS  harus semangat dan giat selektif dalam menjalankan Program Pentasyarufan yang tepat sasaran , sebagai wujud kepedulian sepenuhnya untuk menjalankan tugas program bantuan Sosial Koin NU.

Kedua anak yatim dari keluarga kurang mampu tersebut masing-masing adalah Faqih Munbahij Itsna Fauzi Bin Sudiro dan Afit Ridianto bin Pujiono. Meraka berasal dari Desa Sidaurip Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap. Saat ini keduanya duduk di kelas 6 Sekolah Dasar.

Wali dari Afif Ridianto, Pujiono menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Ranting NU Sidaurip yang sudah membantu melaksanakan khitan bagi keluarganya. Pujiono menceritakan, keinginan anaknya untuk dikhitan memang sudah lama.

“Bahkan memang anak saya itu selalu meminta untuk dikhitan. Sampai mau mogok sekolah karena merasa malu teman teman sebayanya sudah sunat semua,” katanya.

Al hasil, sebagai orang tua, Pujiono sengaja memohon pelaksanaan khitanan kepada pengurus UPZIS Ranting NU Sidaurip Binangun Cilacap. Kebetulan saat dilaksanakannya khitan ini bertepatan libur sekolah. Pasalnya anaknya yang saat ini baru saja selesai melaksanakan Penilaian Hasil Akhir Test di sekolahnya.

Pelayanan NU

Kordinator Lapangan (Korlap) Gerakan Koin NU Ranting Sidaurip ‘Aliman mengatakan program pemanfaatan Koin untuk Khitan ini betul-betul bermanfaat. Dengan sasarannya yang tepat, dan prioritas untuk keluarga atau warga kurang mampu.

‘Aliman mengatakan, sebelumnya pihaknya juga telah melakukan pentasarufan box ayam dengan ayamnya sebagai realisasi program ekonomi.

“Kemarin kita melaksanakan kegiatan dengan program sosial Ekonomi berupa membelikan BOk Ayam dan ayamnya. Penerima  sebanyak 35 untuk orang. Dan sasaranya keluarga  yang kurang mampu. Dengan adanya koin NU ini masyarakat akan melihat bahwa koin NU bermanfaat untuk warga masyarakat,” imbuhnya

Aliman hendak membuktikan bahwa NU tidak hanya tentang perayaan dan peringatan-peringatan saja; atau acara rutinan, ataupun acara lainnya. Akan tetapi dalam pelayanan kepada masyarakat pun, NU saat ini bisa lebih baik.

Kontributor: Fathin Amamah

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button