Dokumentasi
Trending

NU Cilacap Responsif Berkhidmah, Muskercab-2 Tahun 2021 Digelar

Pengurus Cabang NU Cilacap akan menggelar Muskercab-2 tahun 2021 dengan mengambil tema Responsif Berkhidmah Untuk Penguatan & Kemandirian Jamiyyah (Mengupayakan Capaian Kualitatif dan Kuantitatif Yang Berkeseimbangan).

Responsif menjadi kata kunci dalam bangunan mindset berkhidmat. Responsif mengandung maksud mengambil tanggapan, sikap dan tindakan organisatoris secara cepat, tepat dan positif serta bisa dipertanggungjawabkan. Sementara Responsifitas berarti kemampuan organisme (sistem dan organisasi) untuk menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan internal dan eksternal secara tepat baik dalam segi waktu, strategi maupun capaian.

Responsif dan Responsifitas mencerminkan interaksi antara sistem dengan kegiatan, antara Jamiyyah dengan jamaah, dan antara capaian kualitatif dengan capaian kuantitatif. Bahwa jamiyyah Nahdlatul Ulama Cilacap memerlukan mindset responsif sekaligus responsifitas dalam pengkhidmatan tidak lain untuk tujuan terciptanya organisasi yang kuat dan mandiri.  Demikian yang kita harapkan untuk Organisasi atau Jamiyyah kita, Nahdlatul Ulama Cilacap.

4 (Empat) aspek yang harus diintegrasikan dalam mindset responsif adalah Khittah (pijakan dasar ber-Jamiyyah), Fikrah (epistemologi, pemikiran), Mabadi’ Khaira Ummah (Cita-cita Keumatan yang Ideal dan luhur) dan Harokah (tindakan dan aksi nyata). Di antara ke-empatnya, mutlak ada personal building (personal, pengurus) dan capacity building (kelembagaan organisasi).

Muara dari responsif dan responsifitas dalam pengkhidmatan secara internal adalah terciptanya organisasi yang mandiri, sehat dan kuat, sedangkan secara eksternal adalah terbangunnya organisasi yang kegiatan-kegiatannya semakin mendatangkan manfaat (yang baik, yang berkah dan berkesinambungan).

Kemanfaatan hari ini, selain diukur dengan capaian kualitatif, juga harus dimunculkan dalam bentuk capaian kuantitatif. Organisasi kita sudah masuk di fase Pemanfaatan Big-Data yang berbasis teknologi informasi. Sentuhan teknologi informasi akan menjadi tradisi baru berorganisasi dan berkelanjutan.

Baca Juga: Apa Itu Muskercab?

Bersamaan dengan Harlah NU ke 98 Hijriyyah tingkat Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah, 21 Februrari 2021, PCNU Cilacap memperoleh Penghargaan Terbaik I Tingkat Jawa Tengah Kategori Pengelolaan SISNU dan SIMNU, termasuk di dalamnya terdapat variabel penilaian program Kaderisasi (PKPNU).

Penghargaan ini kita terima dengan penuh rasa syukur. Semua itu bagian dari bukti bahwa Kerja Nyata kita —Pengurus NU, Lembaga dan Badan Otonom di semua tingkatan—, sekurang-kurangnya dalam dua tahun terakhir, telah mencerminkan sinergisitas, keterencanaan dan keterukuran yang nyata, dan di dalamnya ada capaian kuantitatif. Bersamaan dengan itu, respon jamaah mulai meningkat. Tidak hanya dalam tataran pendidikan, keagamaan, tapi juga dalam kesehatan dan filantrophy (Gerakan Koin NU Cilacap, Gocap).

Muskercab II NU Cilacap tahun 2021 hendak mendorong agar capaian kualitatif dan kuantitatif program-kegiatan berjalan secara seimbang untuk kurun waktu 2021-2022. Harus ada keberanian untuk merespon perkembangan dan dinamika kebutuhan masyarakat yang didukung dengan capaian-capaian kuantitatif dengan semangat Responsif dalam Berkhidmat untuk lebih banyak lagi jenis program dan kegiatan.

Menurut rencana, Muskercab-2 tahun 2021 akan digelar tanggal 7 Maret 2021, bertempat di komplek Gedung Pusdiklat PCNU Cilacap. Semua kegiatan Muskercab-2, disiapkan dengan mengutamakan dan menerapkan protokol kesehatan. Semoga dengan mencanangkan NU Cilacap Responsif Berkhidmah, akan membuahkan hasil dan keputusan-keputusan yang bermanfaat, cita-cita menjadi organisasi yang kuat tercapai dan kemandirian jamiyyah juga terwujud. (Admin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

nineteen + seven =

Back to top button