Lembaga NU

LTMNU Majenang Gencarkan Pasang Plang Masjid Musholla NU

LTMNU Majenang mengikuti dawuh Ketua Umum PBNU untuk segera gencarkan pasang Plang Masjid Musholla NU. Hal itu terungkap dari rapat pengurus dan konsolidasi yang dilaksanakan oleh MWCNU Majenang, guna penguatan program organisasi.

Dalam rapat tersebut disepakati mengangkat Kiai Suratman SHI sebagai Ketua LTMNU Majenang. Pasalnya, ketua yang lama, Fatah Nurdin, diangkat menjadi Wakil Ketua MWCNU Majenang yang semula dijabat oleh almarhum Ade Karjono. Sekretaris MWCNU Majenang, Ali Mansur, M.PI mengatakan pengangkatan Kiai Suratman SHI sebagai ketua baru (antar waktu) dengan proses musyawaroh para sesepuh dan pengurus MWCNU secara aklamasi.

“Kiai Suratman SHI adalah pengurus LTMNU Majenang, beliau kompeten, dinilai proaktif menjalankan program bersama ketua lama hampir 3 tahun ini.” katanya.

Atas alasan tersebut, LTMNU Majenang diberi amanat untuk lebih fokus melaksanakan program dan kegiatannya. Terutama hubungannya dengan menjalin sinergisitas antara MWCNU melalui LTMNU Majenang dengan Masjid dan Musholla yang ada di seluruh wilayah penghidmatan NU Majenang.

Disampaikan bahwa hasil rapat pengurus dan konsolidasi tersebut merumuskan beberapa program diantaranya yakni pertama, pendataan masjid dan musolla di 17 ranting/desa yang milik NU melalui pengurus ranting yang akan di perkuat dengan plang nama yang berlogo NU. Kedua; Manejemen sound sistem masjid dan musholla dengan pemasangan alat pengingat otomatis yang berisi tilawah alquran pilihan yg terjadwal, tarhim menjelang masuk waktu sholat. Ketiga; Bimbingan dan Penguatan muadzin maupun bilal.

Rapat pengurus dan konsolodasi LTM MWCNU Majenang dihadiri oleh unsur ketua MWCNU dan Pengurus LTMNU Majenang, di Sekretariat Ansor Padangjaya, jalan raya Cilopadang rt 03/08 Cigulingharjo Padangjaya.

Kiai Suratman SHI, Ketua LTMNU Majenang terpilih mengatakan bahwa kita akan meneruskan program yg sudah di amanahkan musker. disamping akan memperbaiki menjadi lebih baik dan menjalankan program yang belum berjalan dengan saran dan bimbingan dari ketua lama yang saat ini menjadi wakil tanfidz yang kebetulan membidangi LTMNU.

Plang Masjid Musholla

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj, pernah menegaskan penyematan plang NU di Masjid dan Mushala penting segera dilakukan. Pasalnya langkah ini guna identifikasi sarana dakwah yang dimiliki, disamping untuk menghindari adanya penguasaan, penyalahgunaan Masjid serta Mushala oleh kelompok Islam berfaham radikal.

Pemasangan plang NU selain identifikasi aset juga menjamin legalitas sarana dakwah Kelompok Islam Ahlussunnah wal Jamaah. Adapun langkah kecil yang diminta segera dijalankan ialah pemasangan plang (papan nama) pada organisasi NU.

“Wahabi itu lebih takut kepada plang NU daripada ke orang-orang NU,” tegasnya.

Melansir NU Online, Ketua PBNU yakin kepengurusan NU di daerah, mulai dari tingkat wilayah, cabang, hingga ranting mampu membiayai pembuatan dan pemasangan plang NU termasuk sarana dakwahnya, Pesantren, Sekolah, Masjid dan Mushala bahkan Padepokan yang menjadi assetnya.

“Kalau tidak punya anggaran, asalkan kita sungguh-sungguh, apa yang kita laksanakan bisa dipertanggungjawabkan, Insya Allah masih banyak kelompok yang bersedia membantu kita,” tegasnya

Kontributor: Imam Hamidi Antassalam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

17 − 6 =

Back to top button