Lembaga NU

Klinik AMANU Menggelar Khitanan Massal Sambut Harlah NU Ke-95

Masih dalam rangkaian Harlah NU ke 95, Klinik AMANU Majenang berencana akan melaksanakan Khitanan Massal pada ahad pagi, 21 Februari 2021 mendatang, bertempat di Klinik Pratama Amanu Majenang.

Kepada NU Cilacap Online, Direktur Klinik AMANU, H. Khamid Alwi, menjelaskan, khitanan massal yang direncanakan adalah langkah awal bakti Amanu, sebagai upaya berkhidmah pada kesehatan masyarakat dan kesalehan sosial.

“Peserta khitanan massal awal tahun kali ini diberikan untuk 20 kuota peserta saja, hal ini memenuhi himbauan pemerintah tentang standar protokol kesehatan Covid 19,” katanya.

Sementara itu, Ketua NU Care-Lazisnu Cilacap, H. Wasbah Samudra Fawaid, mengatakan kegiatan Khitanan Massal di Klinik Amanu merupakan kerjasama antar Lembaga NU ini didasari oleh komitmen bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. PCNU Cilacap melalui NU Care-Lazisnu, LKNU dan Klinik Pratama AMANU akan menjadikan kegiatan khitanan massal menjadi program prioritas setiap tahunnya.

“Insya Allah, program khitanan massal ini akan menjadi program prioritas kami yang akan diadakan setiap tahun. Lembaga Kesehatan NU sendiri menyediakan tenaga medis yang akan diterjunkan dalam kegiatan khitanan massal tersebut terdiri dari dokter dan perawat. Mereka sudah terbiasa denan praktik khitanan,” ungkap Wasbah.
Yuks Sunat, Khitanan Masal Klinik AMANU

Ditegaskan oleh Wasbah, NU Care-Lazisnu mempunyai program YUKS SUNAT, ini merupakan program pilar sosial sekaligus pilar kesehatan. Yuk Sunat merupakan konsep sunatan untuk putra dhuafa dan yatim piatu yang sudah ingin dan waktunya sunat.

“Selain disunat anak tersebut juga mendapat bingkisan sembako dan uang saku.” terangnya.

Sekretaris PCNU Cilacap, Khazam Bisri, mengatakan kegiatan harlah NU di Cilacap tahun ini ada beberapa agenda diprogramkan yang meliputi haul akbar untuk muassis, masyayikh, dan warga NU.

“Namun, mengingat masa pandemi covid19 maka dalam pelaksanaan kegiatan via webinar, virtual atau daring, Peringatan Istighotsah Kubro dan Al Asmaul Husna di Hari Lahir NU pada Sabtu malam, 30 Januari 2021 lalu, merupakan Harlah ke 95 berdasarkan tahun masehi.” ujarnya.

Dia menambahkan, selain itu juga disiapkan beberapa kegiatan pendukung yang saat ini secara teknis dalam pembahasan di tingkat PCNU, di antaranya khitan massal.

Mengutip amanah Ketua PBNU, KH Said Aqil Siroj, Khazam Bisri mengatakan, MWCNU, Ranting NU, Anak Ranting, dan Banom-banom sera warga Nahdliyin, kami instruksikan untuk memanfaatkan momentum harlah NU tahun ini dengan menggelar kegiatan yang mengandung nilai-nilai inspiratif untuk kemajuan NU ke depan,” pungkasnya.

Seperti dilansir NU Online, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan melaksanakan puncak Harlah NU pada tanggal 16 Rajab 1442 H.

Penulis: Imam Hamidi Antassalam

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

19 + nine =

Back to top button