Feature & Figur

Bapak Amil Zakat Indonesia Itu Gus Dur

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Baznas Award 2022 memberikan gelar Bapak Amil Zakat Indonesia kepada KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Presiden Ke empat Republik Indonesia (RI). Gelar itu diterima oleh putri Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh (Yenny Wahid) dan Alissa Qotrunnada Munawaroh (Alissa Wahid); pada momentum Hari Ulang Tahun Ke-21 Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Baznas Award 2022, pada Senin (17/1/2022).

“Atas nama keluarga besar KH Abdurrahman Wahid, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas apresiasi Baznas kepada ayahanda kami;” tutur Alissa Wahid saat menyampaikan sambutan usai mewakili Gus Dur menerima anugerah itu, dikutip dari Baznas TV, Senin sore.

Rekam Jejak Gus Dur

Menurut Alissa Gelar Bapak Amil Zakat Indonesia yang diberikan itu akan menjadi salah satu jejak Gus Dur yang akan direkam Alissa. Sebab penghargaan itu sangat berharga. Alissa berkeyakinan bahwa apresiasi Baznas tersebut merupakan kesaksian tentang khidmah seorang Abdurrahman Wahid di muka bumi yang kelak dibawa ke yaumil hisab.

Gus Dur selalu mengingatkan bahwa masyarakat yang adil dan makmur adalah tujuan dari kita ber-NKRI. Ini sesuai, selaras dengan prinsip kepemimpinan dan pemerintahan dalam Islam yaitu mewujudkan maslahat al-ammah (kemaslahatan umum),” tegas salah seorang Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu.

Menurutnya, Baznas telah hadir dalam bentuk kebijakan pemerintah untuk mewujudkan kemaslahatan umum. Baznas juga menjadi ruang bagi masyarakat Muslim Indonesia untuk ikut berkontribusi, berkhidmah, serta membangun masyarakat yang adil, makmur, dan sentosa.

“Selamat ulang tahun Baznas. Semoga semakin berkibar untuk menjadi sarana berzakat, beribadah bagi umat Muslim Indonesia,” harap Alissa.

Baca Juga

Sebagai informasi, zakat kembali dikuatkan di bawah kepemimpinan Presiden Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie. Kemudian regulasi zakat dikuatkan melalui lahirnya UU Nomor 38 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Zakat; yang merupakan langkah awal pengelolaan zakat secara nasional.

Sebagai implementasi dari UU Nomor 38 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Zakat tersebut; maka dibentuklah Baznas dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 8 Tahun 2001; di masa pemerintahan Presiden KH Abdurrahman Wahid.

Karena itulah, sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh tersebut, Baznas memberikan penghargaan dengan kategori Penerima Award Life Time Achievement Zakat Indonesia kepada BJ Habibie sebagai Presiden Peletak Zakat Indonesia. Sementara Gus Dur sebagai Bapak Amil Zakat Indonesia.

UU Nomor 38 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Zakat di era Presiden BJ Habibi antara lain melahirkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di era Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). UU Nomor 38 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Zakat dicabut dengan (dan diganti dengan) UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Penulis: Naeli Rokhmah
Editor: Munawar AM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button