Ranting NU

Ranting NU – UPZIS Kedungreja Belanja Bareng Yatim – Dhu’afa

Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kedungreja dan UPZIS (Unit Pengelola Zakat Infaq dan Shadaqah) menggelar acara belanja bareng anak yatim dan dhu’afa; menariknya, kegiatan pentasyarufan KOIN NU ini dibelanjakan langsung ke pasar untuk memenuhi kebutuhan yang ditetapkan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Habib Ma’sum Wakil Sekretaris MWCNU Kedungreja; juga keluarga besar Ranting NU Kedungreja dari Badan Otonom dan Lembaga yang ada. Tidak kurang 50 orang hadir langsung dalam kegiatan ini.

Ketua Pengurus Ranting NU Kedungreja, Kiai Martam Dimyati mengatakan bahwa kegiatan belanja bareng anak yatim dan dhu’afa oleh Ranting NU – UPZIS Kedungreja merupakan giat pentasarufan yang berbeda dengan yang biasannya.

“Karena pentasyarufan ini langsung diberikan kepada penerima yaitu anak yatim dan dhu’afa dan oleh mereka langsung dibelanjakan di pasar tradisional,” katanya.

Pengurus Ranting NU UPZIS Kedungreja mengambil langkah pentasyarufan dengan acara seperti ini; yang tidak biasa pada acara acara pentasyarufan lainnya, tentu bukan tanpa alasan. Kiai Martam Dimyati menegaskan pentasyarufan ini memang baru pertama kali dilaksanakan di wilayah MWCNU Kedungreja

Artikel Terkait

“Semoga bisa dicontoh oleh Ranting Ranting NU lainnya karena dengan pentasarufan semacam ini Publik dan khususnya para Munfiq bisa mengetahui uang yang mereka shadaqahkan melalui KOIN NU bisa diketahui untuk apa dan kepada siapa pemberiannya. Ini juga sekaligus mensyiarkan KOIN NU,” tegas Ketua Ranting NU Kedungreja.

Baca juga : UPZIS MWCNU Wanareja Belanja dan Bukber Dengan Anak Yatim

Sementara itu, Wakil Sekretaris MWCNU Kedungreja Habib Ma’sum menyambut baik ide pentasyarufan Koin NU oleh Ranting NU – UPZIS Kedungreja.

UPZIS Kedungreja Belanja Bareng Yatim - Dhu'afa
UPZIS Kedungreja dengan Program Belanja Bareng Yatim – Dhu’afa langsung melaksanakan pembelanjaan barang kebutuhan di pasar

“Sekarang ini Bulan Suci Ramadhan, pentasyarufan ini semoga bisa meringankan beban atas kebutuhan mereka. Dengan langsung dibelanjakan di pasar, para penerima dari Yatim dan Dhu’afa membelanjakan sesuai kebutuhan mereka masing masing,” katanya.

Pentasyarufan ini di berikan kepada Yatim dan Dhu’afa sejumlah 20 Orang yang berada di Wilayah Kedungreja dan nominalnya dalam pentasarufan ini sejumlah seluruhnya tiga juta rupiah.

Dalam membelanjakan kebutuhan anak anak di dampingi oleh Ansor, Banser dan Fatayat. Sementara itu yang banyak di beli oleh anak anak adalah seragam sekolah serta peralatannya dan baju muslim untuk lebaran.

“Saya berterima kasih dan bersyukur dengan adanya bantuan ini semoga program ini dapat semakin maju dan dapat trus memberi kebaikan dan bermanfaat bagi masyarakat bagi masyarakat,” ungkap salah satu penerima.

Kegiatan Pentasyarufan ini dilakukan setiap satu bulan sekali sekali di awal bulan, Pentasyarufan KOIN NU di Kedungreja dilakukan dengan pemberian dana langsuang tunai kepada penerima infak melalui berbagai kriteria sesuai dengan ketentuan masing masing yang penting tidak keluar dari empat pilar program ini seperti diberikan kepada Dhu’afa, Yatim Piatu dan Warga Terdampak Bencana.

Baca Juga >> GOCAP, Gerakan Koin NU Cilacap [Menolak Lupa]

Kontributor: Anas Mubarok
Editor: Munawar AM

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

6 − five =

Baca Artiikel Rekomendasi Lainnya
Close
Back to top button