Seni Budaya

Wayang Mahasantri Ki Dalang Ulin Sambut Al Ghazali Muda

Pagelaran Wayang Mahasantri oleh Juara Aksi Indosiar Ki Dalang Ulin Nuha menyambut Al Ghazali muda pada malam puncak Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap tahun 2021, Jumat (3/09).

Aksi dalang milenial ini disiarkan virtual di kanal YouTube UNUGHA dan direlay oleh Kanal Berita NU Cilacap Online. Pagelaran wayang Mahasantri ini digelar khusus sebagai ucapan selamat datang bagi mahasiswa baru UNUGHA tahun akademi 2021-2022.

Ki Dalang Ulin Nuha yang juga mahasiwa UNUGHA di jurusan Konseling, secara khusus didaulat untuk perform di malam puncak PKKMB yang telah digelar selama 4 hari.

Pada pagelaran tersebut, Ulin memainkan 4 karakter tokoh yaitu Wayang Klentheng, Lupik, Ki Abu dan Jaka Sabar. Dengan empat karakter tersebut, Ulin berhasil membawa penonton khususnya peserta PKKMB hanyut dalam sebuah wejangan tentang keutamaan menuntut ilmu.

“Merupakan kegiatan terakhir PKKMB tahun 2021, sebagai ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru. Marhaban ahlan wa sahlan bihudurikum Alghazali Muda,” ucap Wakil Rektor 3 Shoiman Nawawi saat menyampaikan sambutannya.

Shoiman mengungkapkan bahwa Al Ghazali Muda merupakan sebutan bagi mahasiswa UNUGHA, Universitas  yang membawa nama besar seorang imam besar bernama Imam Al Ghazali. Oleh karena itu dirinya meminta kepada Ki Dalang agar membekali para mahasiswa dengan wejangan agar sukses menjadi mahasiswa sekaligus mahasantri.

Pada kesempatan tersebut, Shoiman juga menyampaikan terimakasih kepada Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) yang diwakili oleh KH Nurul Huda hadir secara virtual. Shoiman menjelaskan bahwa selama ini UNUGHA telah disuport oleh LPTNU dengan beasiswa mahasiswa melalui peluang beasiswa KIP kuliah.

“Saat ini ada 400 mahasiswa yang mendapatkan KIP kuliah. Di samping itu juga suport yang lain dari sarana prasarana, pemberdayaan SDM. Semua ini sangat luar biasa sebagai kebijakan yang dikeluarkan oleh LPTNU,” ungkapnya.

Baca Juga : Memahami Falsafah Pamomong Dalam Wayang

Bangga Menjadi Mahasiswa UNUGHA

Sementara, dalam sambutannya, perwakilan LPTNU KH Nurul Huda menyampaikan rasa bangganya atas perkembangan UNUGHA sebagai bagian dari perguruan tinggi Nahdlatul Ulama di Indonesia.

“Alhamdulillah NU sekarang bisa mengelola perguruan tinggi. Sekarang sudah ada 27 Perguruan Tinggi (PT) di bawah naungan Nahdlatul Ulama. Semua ini didapatkan berkat percepatan yang luar biasa. Hal ini dibuktikan dengan perkembangan UNUGHA yang pesat dengan melahirkan kader-kader terbaiknya, contohnya Mas Dalang Ulin Nuha,” katanya.

KH Nurul Huda juga menyampaikan selamat kepada para mahasiswa baru atas diterimanya mereka di UNUGHA. Menurutnya menjadi mahasiwa UNUGHA yang merupakan perguruan tinggi di bawah Nahdlatul Ulama adalah sebuah kebanggaan.

“Kebanggaan menjadi mahasiwa Nahdlatul Ulama adalah kita menjadi bagian tidak hanya memikirkan masa depan diri sendiri. Tetapi menjadi bagian dari perjuangan Nahdlatul Ulama dan para kiai,” ungkapnya.

Menjadi Mahasiswa UNUGHA, berarti dalam menuntut ilmu untuk dirinya. Kuliah bukan hanya agar bisa kerja. Akan tetapi ada amanat yang lebih mulia, bahwa perjuangan individu juga disertai perjuangan lembaga.

Baca Juga :

“Memperjuangkan lembaganya, memperjuangkan pesantrennya, memperjuangkan Nahdlatul Ulama, dan juga memperjuangkan bangsa ini. Jadi ada 3 amanat yang dalam Nahdlatul Ulama selalu disebutkan. Amanat kelimuan di perguruan tinggi, amanat kebangsaan-keindonesiaan, dan amanat keagamaan-ke-Nuan. Ini yang kita jaga bersama,” tegasnya.

“Maka berbanggalah menjadi Mahasiswa UNUGHA, anda menjadi bagian dari perjuangan Nahdlatul Ulama, menjadi bagian dari perjuangan para kiai. Kemudian anda juga menjaga serta melestarikan keilmuan dari para kiai,” pungkasnya. (Naeli Rokhmah)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button