Feature & Figur

Mantan Paranormal Ki Joko Bodo Meninggal Dunia, Innalillahi…

Mantan paranormal Ki Joko Bodo dikabarkan meninggal dunia hari ini, Selasa (22/11/2022) Jam 9.40 WIB. Pria yang bernama asli Agung Yulianto bin Raden Subroto itu berpulang di usia 57 tahun.

Belum ada kabar detail mengenai penyebab meninggalnya Ki Joko Bodo. Sang anak, Ayda Prasasti, baru memberikan konfirmasi melalui sambungan telepon secara terbatas. “Iya betul. Meninggalnya sekitar jam 09.57 WIB,” katanya sambil menangis.

Istana Wong Sintix dipasang pananda duka yakni bendera kuning dan tercantum nama Agung Yulianto yaitu nama asli Ki Joko Bodo.

Disampaikan bahwa kediaman Ki Joko Bodo sudah dipenuhi warga takjiah dan masuk ke dalam rumah tersebut. Namun sayangnya, rumah Ki Joko Bodo dikunci untuk awak media.

Sampai berita ini diunggah, pihak keluarga masih belum memberi keterangan penyebab Ki Joko Bodo tutup usia.

Seperti yang dilansir detikcom pintu gerbang sudah dikunci pihak keluarga dan tertutup bagi awak media yang ingin meliput. Mereka menegaskan hanya pihak keluarga dan kerabat dekat saja yang bisa masuk ke rumah tersebut.

Awak media juga menunggu di depan rumah yang diberi nama Istana Wong Sintink itu. Awak media banyak yang menyambangi kediaman Ki Joko Bodo tersebut di kawasan Pondok Gede, Jakarta Timur.

KH Abdullah Wong salah satu sohib almarhum almagfurlah usai menshalati janazah Ki Agung Yulianto (Ki Jogo Bodo) mengungkap bahwa di akhir hayatnya almarhum mengabdi di Lesbumi NU. Ki Joko Bodo bahkan menggelar dzikir dan shalawatan di Istana Wong Sintink yang adalah rumahnya.

Beliau bilang, pengen mati sebagai orang NU.” kenangnya.

“Sejak itu atas sepenuh kesadarannya halaman rumah Ki Joko Bodo ini kemudian disulap jadi majlis zikir. Beliau manut untuk rutin zikiran dan sholawatan.”

“Bahkan nama Majlis pun manut. Majlis Dzikir dan Sholawat Eling Lan Waspada”. tandasnya.

“Malam ini, adalah malam Rabu Pon. Rutinan sholawatan yang diambil dari Weton Ki Joko.” pungkas KH Abdullah Wong, Lesbumi PBNU.

KH Abdulloh Wong pun mengaku kehilangan. Ia bersaksi bahwa almarhum telah berkhidmat di Lesbumi. Ia memastikan bahwa almarhum meninggal dalam keadaan NU

“Aku bersaksi Ki Joko Bodo khidmah di Lesbumi, cinta lesbumi dan meninggal dengan keadaan NU mugi Husnul khotimah… Alfatihah,” kata Kiai Wong dan Ki Ardhi.

Segenap awak media NUCOM kita yang sebangsa manusia belum bertemu-ketemu. Beliau sudah pamit bertemu gusti Allah.. Kami atas nama awak Media NUCOM dan Institusi turut belasungkawa. Dan Semoga Allah menempatkan disebaik-baik tempat dan keluarga yang ditinggalkan nrima, tabah, tawakal dan kuat.

Aamiin..

إنَّا ِللهِ وإنَّا إلَيْهِ رَاجِعُوْن
البقاء لله
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَس وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجٙةً خَيْرًا مِنْ زَوْجٙتِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا وَصَغِيْرِنَا وَكَبِيْرِنَا وَذَكَرِنَا وَأُنْثاَنَا.
اللَّهُمَّ مَنْ أَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَأَحْيِهِ عَلَى اْلِإسْلاَمِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى اْلِإيْمَانِ.
اَللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرٙهُ وَلاَ تُضِلَّنَا بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
أَمِيْن يَا رَبَّ العَالَمِينَ

Imam Hamidi Antasalam

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button