Feature & Figur

Negara Mana Saja Yang Tidak Mengakui Kemerdekaan Palestina?

Negara Mana Saja Yang Tidak Mengakui Kemerdekaan Palestina? Hingga tahun 2021 ini, ada sejumlah alasan mengakui dan atau tidak mengakui Palestina, dan ternyata masih banyak negara di beberapa benua di belahan dunia yang tidak atau belum mengakui kemerdekaan Palestina dan tidak mengakui keberadaan Negara Palestina.

Lalu, negara-negara mana saja yang tidak mengakui kemerdekaan Palestina? Setidaknya tercatat 55 negara yang belum mengakui Palestina sebagai negara. Negara-negara tersebut, yang masuk kategori negara besar dan berpengaruh di dunia, antara lain Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jepang, Jerman, dan Kanada.

Mengapa Amerika Serikat, Jerman, Inggris, Prancis, Jepang, dan Kanada tidak atau belum mengakui kemerdekaan Palestina? Alasan nya, mereka mendukung penyelesaian konflik Palestina dan Israel berdasarkan negosiasi kedua belah pihak.

Sementara itu, beberapa negara di Uni Eropa seperti Belgia dan Denmark memilih untuk menunggu keputusan resmi Uni Eropa (UE) terkait kemerdekaan Palestina. Dan negara yang terang terangan tidak mendukung kemerdekaan Palestina adalah Eritrea dan Finlandia; mereka secara terbuka menyatakan bahwa mereka bahkan tidak mendukung negara Palestina.

Negara mana saja yang tidak mengakui kemerdekaan Palestina dari Benua Eropa? Mereka adalah negara Andorra, Austria, Belgia, Kroasia, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Irlandia, Italia, Latvia, Lithuania, Liechtenstein, Luksemburg, Moldova, Belanda, Makedonia Utara, Norwegia, Slovenia, Spanyol, Swiss, Inggris, Monako, San Marino, Portugal

Dari benua Amerika, ada juga beberapa negara yang tidak mengakui kemerdekaan Palestina, yaitu negara Bahama, Kanada, Meksiko, Panama, Amerika Serikat, Trinidad dan Tobago, Barbados, Jamaika

Sementara itu, dari benua Asia negara-negara seperti Jepang, Myanmar, Singapura, Korea Selatan, Armenia,
juga belum mengakui kemerdekaan Palestina, apalagi negara di timur tengah seperti Israel.

Di benua Afrika juga ada negara yang tidak mengakui kemerdekaan Palestina, yaitu Kamerun, Eritrea. Sementara di semenanjung Oseania, negara-negara seperti Fiji, Kiribati, Negara Federasi Mikronesia, Nauru, Australia, Selandia Baru, Samoa, Pulau Solomon, Pulau Marshall, Palau, Tuvalu, Tonga, juga demikian adanya.

Menurut data dari World Population Review pada Juli 2019, 138 dari 193 anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) telah mengakui Palestina sebagai negara berdaulat, termasuk Indonesia. Palestina, memang status politiknya masih menjadi perdebatan. Hingga kini, negara yang terletak di Timur Tengah tersebut terus berupaya untuk meminta pengakuan dari berbagai negara.

Sejarah Pembentukan Palestina

Palestina diproklamasikan merdeka oleh Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pada tahun 1988 yang kemudian diteken oleh Persetujuan Oslo pada tahun 1993. Kesepakatan tersebut melahirkan Otoritas Palestina yang menjadi badan pengatur Negara Palestina

PLO menjalin banyak hubungan diplomatik dengan hampir setiap negara di dunia di mana 138 negara anggota PBB mengakuinya sebagai Negara yang terpisah.

Pengakuan utama berasal dari India, Rusia, Cina, Timur Tengah, dll. Negara-negara dunia pertama seperti Amerika Serikat, Kanada, dan negara-negara Eropa Barat lainnya masih belum mengakui kemerdekaan Palestina tetapi mempertahankan hubungan diplomatik yang baik dengan badan pemerintahan Palestina.

Pada tahun 2014, Palestina memulai upayanya untuk memasukkan dirinya ke dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai negara anggota. Namun karena veto dari Amerika Serikat itu belum berhasil mendapatkan keanggotaan Perserikatan Bangsa-Bangsa sampai sekarang.

Alasan Mengakui dan Tidak Mengakui Palestina

Ada alasan untuk mengakui kemerdekaan palestina, ada alasan juga mengakui kedua negara yang sudah terlibat konflik panjang sekali, baik Israel maupun Palestina.

Mengutip jagranjosh.com, negara-negara yang mendukung Palestina dan tujuannya bisa dikelompokkan ke dalam 4 kategori, pertama (dan mereka tidak mengakui pembentukan [negara] Israel)

  1. Kelompok ini sama sekali tidak mengidentifikasi pembentukan Israel dan termasuk negara-negara dari liga Arab dan hampir semua negara Asia Barat.
  2. Negara-negara ini juga menuntut Palestina yang terpisah. Namun negara tidak termasuk Mesir, Yordania, UEA, Maroko, dll.
  3. Negara-negara di Asia Timur yang tidak mendukung Israel adalah Korea Utara, Venezuela, Pakistan dan banyak negara mayoritas Muslim lainnya.

Kedua, Negara-negara yang masuk kategori mendukung baik Israel maupun Palestina. Mereka memiliki alasan-alasan;

  1. Ini adalah negara-negara yang mendukung kedua negara tetapi juga mengatakan bahwa alasan utama konflik saat ini adalah Israel.
  2. Negara-negara ini termasuk Mesir, Yordania, Turki, UEA, Bahrain dll. Sesuai dengan negara-negara ini, Israel adalah penyebab utama dan menyalahgunakan kekuasaannya karena lebih kuat.

Ketiga, Negara-negara yang mengkritik Israel dan Palestina dan mengakui keduanya sebagai negara merdeka: mereka dicirikan dengan beberapa alasan seperti;

  1. Negara-negara ini menginginkan jalan tengah dan mereka menerima Israel dan Palestina.
  2. Mereka mempertahankan sikap netral atas agresi yang ditunjukkan oleh kedua negara. Negara-negara ini mengakui Palestina tetapi tidak dapat mengabaikan Israel karena pengaruhnya yang meningkat dalam ekonomi global dan dukungan AS untuk itu. Negara-negara dalam daftar ini adalah India, Rusia, Cina, dll.
  3. India mendukung perjuangan Palestina sebelum 1992 dengan cara yang kukuh tetapi setelah 1992 India Israel menjalin hubungan diplomatik yang baik yang mengarah pada kerja sama antara kedua negara. Israel adalah pemasok senjata terbesar India. Inilah alasan India tidak mendukung Palestina secara terbuka di UNGA.
  4. India mendukung Palestina tetapi juga mengkritik Hamas karena serangan besar-besaran terhadap Israel.
    India mengklasifikasikan tindakan Israel sebagai tindakan reaksioner. China juga berada di bawah kategori ini dan menyerukan pembicaraan bilateral antara kedua negara.
  5. Rusia juga mencoba untuk mempertahankan sikap teratur dan dengan hati-hati menyeimbangkan negara.

Mengakui Israel, Juga Palestina

Keempat, Negara-negara yang mendukung kedua negara baik Israel maupun Palestina:

  1. Kategori negara-negara ini mendukung Israel dan Palestina tetapi mempertahankan bahwa masalah tersebut harus diselesaikan oleh kedua pihak tanpa campur tangan pihak ketiga.
  2. AS adalah sekutu utama Israel dan termasuk dalam kategori ini. Namun karena politik dalam negeri, ia tidak dapat mengabaikan perjuangan Palestina. Ia juga memiliki hubungan diplomatik dengan Palestina.
  3. 9 negara Uni Eropa mengakui Palestina tetapi mayoritas menahan diri untuk tidak mendukung Palestina secara terbuka. UE memberikan dana maksimum ke Palestina. Negara-negara seperti Prancis, Portugal, Spanyol dll juga telah menandatangani untuk mendukung Palestina.
  4. AS adalah sekutu utama Israel dan termasuk dalam kategori ini. Namun karena politik dalam negeri, ia tidak dapat mengabaikan perjuangan Palestina. Ia juga memiliki hubungan diplomatik dengan Palestina.

9 negara Uni Eropa mengakui Palestina tetapi mayoritas menahan diri untuk tidak mendukung Palestina secara terbuka. UE memberikan dana maksimum ke Palestina. Negara-negara seperti Prancis, Portugal, Spanyol dll juga telah menandatangani untuk mendukung Palestina.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

twenty − 5 =

Back to top button