Longsor Cibeunying, Bagana Cilacap Evakuasi Warga Memastikan Keselamatan

MAJENANG, NU Cilacap Online – Sejak menerima laporan bencana longsor Cibeunying di Dusun Nagari yang menimpa kampung Cibonto Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, pada Kamis (13/11/2025) malam, Banser Tanggap Bencana (Bagana) X-26 Majenang Cilacap langsung beraksi ke lokasi dengan melakukan evakuasi guna memastikan keselamatan warga terdampak menuju tempat yang aman.
Aksi ini menjadi bukti nyata komitmen banser membantu masyarakat di tengah bencana tanpa mengenal waktu dan kondisi.
“Kami langsung terjun ke lokasi bencana dengan mengerahkan sejumlah armada mobil siaga serta ambulan NU Majenang untuk memastikan respons cepat dan bantuan optimal bagi masyarakat terdampak,” aku Ndan Sizu Banser Majenang.
Banser Tanggap Bencana (Bagana) dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan distribusi bantuan.
“Kami berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat yang terdampak, memberikan dukungan dan bantuan nyata. Bersama-sama kita hadapi bencana ini,” ujar Kepala Kesatuan Koordinator Cabang (Kasatkorcab) Banser Cilacap Hadi Mustofa , Kamis (13/11/2025) malam.
Sementara itu, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cilacap Ahmad Fajri Nida menyampaikan duka mendalam atas musibahnyang terjadi di Desa Cibeunying Kecamatan Majenang Cilacap. Semoga hal ini dapat segera teratasi.
Bersama Pengurus Ranting NU Cibeunying, MWCNU Majenang, Gerakan Pemuda Ansor Majenang mendirikan posko NU Peduli Cilacap sebagai posko utama bertempat di gedung MTs PP Cigaru, dan juga sebagai Posko Relawan, demikian untuk memaksimalkan kerja evakuasi dan distribusi bantuan.
Hingga hari kedua (H+2) terpantau Bagana terus bekerja keras membantu evakuasi korban longsor Cibeunying terutama di lokasi-lokasi yang terisolasi.
Operasi SAR longsor Cibeunying terus mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur, selain dari personel Bagana X-26 juga dari unsur TNI, Polri, Basarnas, bahkan peralatan berat ekskavator dari Pemkab maupun BNPB, serta tenaga SAR organisasi-organisasi maupun lembaga nirlaga SAR lainnya.
“Hingga saat ini, tim SAR gabungan itu masih terus melanjutkan pencarian terhadap korban lainnya di beberapa titik yang telah dipetakan. Kami akan bekerja sampai seluruh korban ditemukan,” jelas Kasatkorcab Banser Cilacap Hadi Mustofa.
Dalam kerja evakuasi korban longsor Cibeunying ini kami mendapat bantuan dari Bagana Kabupaten Kebumen, Brebes, Ciamis, Banjar dan lainnya.
“Terimakasih atas seluruh bantuan dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat korban Longsor Cibeunying Majenang Cilacap yang menjadi korban bencana,” Pungkasnya
Baca juga: Berikut Daftar Korban Longsor Cibeunying yang Sudah dan Belum Ditemukan

Operasi SAR Terbagi 5 Regu/Sektor
Sementara itu Kepala Basarnas Cilacap, Muhammad Abdullah menjelaskan pada operasi pencarian korban Petaka longsor Cibeunying terbagi menjadi 5 regu/sektor.
“Untuk mempercepat penanganan, Tim SAR membagi area pencarian menjadi lima worksite berdasarkan titik dugaan lokasi korban tertimbun,” kata Priyo kepada wartawan NUCOM, Jumat (14/11).
Pembagian Area Pencarian di antaranya ialah
Worksite A-1: 3 orang dalam pencarian;
Worksite A-2: 7 orang dalam pencarian;
Worksite A-3: 4 orang dalam pencarian;
Worksite B-1: 4 orang dalam pencarian;
Worksite B-2: 3 orang dalam pencarian.
Dalam tragedi longsor Cibeunying ada 16 rumah yang terlaporkan tertimbun material longsor. Masing-masing ada delapan baik dari Dusun Tarukahan maupun dari Dusun Cibuyut. (IHA).





