Lembaga NU

Lembaga Kesehatan NU (Nahdlatul Ulama) Cilacap

Lembaga Kesehatan NU merupakan bagian dari Lembaga-Lembaga di lingkungan PCNU Cilacap, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama/LKNU, bertugas melaksanakan kebijakan Nahdlatul Ulama di bidang kesehatan.

Nahdlatul Ulama (NU) adalah sebuah organisasi islam terbesar di Indonesia, dengan jumlah anggota lebih dari 90 juta jiwa. Organisasi ini berdiri pada tanggal 31 Januari 1926, dengan fokus utama dalam bidang keagamaan, sosial, Kesehatan, Pendidikan dan ekonomi.

Nahdlatul Ulama (NU) dibangun dengan empat prinsip nilai, yaitu tawassut (moderat), tasamuh (toleran), tawazun (harmoni), dan I’tidal (konsisten). Prinsip ini terwujud dalam sikap menghargai nilai-nilai tradisi (konsisten).

Prinsip ini terwujud dalam sikap menghargai nilai-nilai dan tradisi  serta budaya sendiri dengan penyesuaian diri terhadap perubahan zaman serta menghargai kemanusiaan. Sebagai organisasi social keagamaan, Nahdlatul Ulama bertujuan untuk melaksanakan ajaran Islam Ahlus Sunnah Wal Jama’ah (Aswaja) an-Nahdliyah untuk membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi anggotanya serta masyarakat Indonesia pada umumnya.

Salah satu departemen yang dimiliki oleh NU adalah Lembaga Kesehatan NU (LKNU) yang bertanggung jawab untuk melaksanakan program kesehatan. Sebagai bentuk kepedulian LKNU terhadap masalah kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

LKNU Lembaga Kesehatan NU

Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) adalah Lembaga dibawah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bidang kesehatan yang dibentuk pada 1998. sebagai Lembaga dibawah PBNU, LKNU menjalankan empat prinsip dasar tersebut dan mengemban mandate utamanya dengan menjalankan program kesehatan bagi nahdliyin dan masyarakat luas serta siap bekerja sama dengan pihak-pihak lain yang menjalankan nilai-nilai kemanusian.

Program utama LKNU adalah memperkuat layanan kesehatan NU, penelitian, dan pengelolaan program kesehatan. Sejak berdirinya, LKNU telah mendapat kepercayaan dari berbagai donor untuk mengelola program kesehatan dengan focus utama mobilisasi masyarakat dan Advokasi.

Pengalaman LKNU dalam mengelola program, diantaranya adalah pengelola dan pelaksana dan hibah The Global Fund AIDS, Tuberculosis and Malaria (The GF-ATM) untuk project HIV, Tuberculosis, Malaria serta Diabetes Melitus (DM) kesepakatan kerjasama dengan World Diabetes Foundation (WDF) untuk melakukan program meningkatkan kesadaran masyarakat terkait Diabetes Mellitus, serta beberapa program kesehatan lainnya yang berkaitan dengan perubahan perilaku dan kesehatan masyarakat.

Selama mengelola program kesehatan, LKNU membangun relasi yang baik dengan mitra utama, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan juga mitra lainnya dari kementrian terkait, organisasi profesi, Civil Society Organization (CSO), lembaga internasional seperti; WHO, Unicef, UNFPA dan lembaga donor.

Termasuk di dalam program Lembaga Kesehatan NU Cilacap adalah pendirian, pengelolaan klinik dan rumah sakit dan kegiatan kesehatan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Berikut ini susunan Pengurus Lembaga Kesehatan NU Cialacap Masa Hidmah 2018-2023 (Update 6 Juni 2020):

Ketua                    :  H. Muhdir, M.Kes
Wakil Ketua       :  dr. H. Pujianto Basuki
Sekretaris           :  Rubino Sriadji, S.Psi., M.Si.
Wk. Sekretaris  :  Uut Musrifah, Amd.Keb
Bendahara          :  Hj. Atiah Mariyani Maslahudin, M.H
Wk. Bendahara :  Sugiyanto, S.Kep.Ns. MM

BIDANG I PENGENDALIAN PENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN

Edi Sucipto, M.Kes.
Iwan Yulis, M.Kes
H. Shalata Iip P.
Hj. Tusmiyati, Amd.Kep.
Siti Makmuroh, Amd.Keb

BIDANG II PENYELENGGARAAN FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN JAMINAN SOSIAL KESEHATAN

Hudaefah, SKM., M.Kes
Hj. Faiqoh Subkhy, SH., M.Pd
Tri Sejati Rahmawati
Sunarso, S.Kep. Ns.
Basith Wahib, S.Kep., Ns.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

twenty − 16 =

Back to top button