Lembaga NU

LKNU Cilacap Perluas Jaringan Kader dan Layanan Kesehatan NU

Di tahun 2022, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Cilacap perluas jaringan kader dan layanan kesehatan NU bagi warga masyarakat. Hal itu disampaikan Sekretaris LKNU Cilacap Basit Wahib pada kesempatan Rapat Kerja Cabang Awal Tahun, Sabtu (8/1) di Gedung Pusdiklat NU Cilacap.

“Perluasan jaringan kader kesehatan NU Cilacap menjadi prioritas untuk mendukung kegiatan layanan kesehatan NU secara umum. Tanpa kader kesehatan, LKNU mustahil bisa melaksanakan kegiatann layanan kesehatan NU,” ungkap Basit Wahib.

Pembentukan jaringan kader kesehatan NU meliputi Dokter, Bidan, Perawat dan Tenaga Kesehatan terkait; merupakan mandat program NU Cilacap kepada LKNU sejak Muskercab 1 tahun 2018. Dan hal tersebut menjadi konsentrasi LKNU selama periode kegiatan tahun 2021.

“Keberadaan kader kesehatan NU berjalan seiring penguatan layanan kesehatan LKNU melalui beberapa Klinik NU Cilacap. Juga pelaksanaan layanan kesehatan berbasis Posbindu. Beberapa kali terlaksana kegiatan Pelatihan kader POSBINDU,” terang Basit.

Peran serta Kader Kesehatan NU Cilacap selama tahun 2021 sangat dominan; terutama dalam beberapa kesempatan pelaksanaan vaksnasi. Semua bersinergi dengan kelembagaan layanan kesehatan NU seperti Klinik Az-zahra, Masyitoh, Amanu dan klinik NU Maos.

“Atas terlaksananya penyelenggaraan vaksinasi C-19 di sejumlah wilayah MWCNU, Lembaga Pendidikan hingga Pondok Pesantren, LKNU Cilacap mendapatkan apresiasi sebagai Mitra Percepatan vaksinasi oleh Polres Cilacap,” jelas Basit.

Seperti diberitakan sebelumnya, NU Cilacap memiliki layanan sosial terkait, dari sisi program kesehatan NU seperti Klinik AMANU Majenang, Klinik Azzahra Husada Kesugihan, Klinik NU Maos; dan sejumlah tenaga medis yang tergabung dalam layanan Posbindu.

Mobil Jenazah

Di tahun 2021, LKNU Cilacap berhasil melaksanakan kegiatan pengadaan 3 Mobil Jenazah. Ke 3 Mobil Jenazah tersebut sudah beroperasi di 3 wilayah MCNU, masing-masing di Kedungreja, Gandrungmangu dan Adipala.

Terpisah, Ketua LKNU Cilacap Hudaifah saat dihubungi NU Cilacap Online memastikan; bahwa pengoperasian 3 Mobil Jenazah menjadi prioritas LKNU untuk tahun 2022.

“Optimalisasi peran serta ambulance NU dan mobil Jenazah dalam penanganan masalah kesehatan, termasuk kebencanaan, menjadi prioritas LKNU tahun 2022. LKNU sesuai dengan platform awal, akan tetap bersinergi dengan NU Care LAZISNU dalam pengoperasian Ambulance dan Mobil Jenazah,” katanya.

Di tahun 2021, NU Care LAZISNU Cilacap sudah memiliki sebanyak 15 mobil Ambulance NU dan 5 unit Mobil Jenazah dan 1 Unit Mobil Sehat NU (Mobisnu); juga Perahu Ambulans. Semuanya bergerak untuk satu tujuan; layanan yang meningkat dalam menjawab kebutuhan sosial masyarakat.

Sementara itu, dalam laporan tahunannya, LKNU menyampaikan bahwa selama tahun 2021, telah melaksanakan beberapa kegiatan; misalnya In house traning BHD Bagi Diver Ambulance NU Care Lazisnu; Pelatihan Pemulasaraan jenazah covid-19; Penyediaan TIM P3K pada acara PKPNU, Pelatihan Kebencanaan di MWCNU Kroya, Revitalisasi Klinik Amanu dan Klinik Az Zahro. Juga menyelenggarakan vaksinasi C-19, Pengobatan masal bersamas PKM kesugihan II dan Sunatan massal dan Program YUK Sunat.

Basit Wahid memastikan, beebrapa kegiatan tahun 2021 bisa saja kembali terlaksana menyesuaikan kebutuhan penanganan program. Juga memeprtimbangkan kebutuhan masyarakat.

“Komitmen LKNU Cilacap dalam memperluas jaringan Kader Kesehatan NU berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat. Juga kebutuhan oranisasi NU untuk hadir dalam layanan sosial kesehatan secara umum. Kami pastikan, LKNU akan lebih bermanfaat ke depannya,” tegas Basit.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

eight + ten =

Baca Artiikel Rekomendasi Lainnya
Close
Back to top button