Lembaga NU

Layanan Kesehatan LKNU NU Care LAZISNU Cilacap Masuki Hari Ke-8

Untuk Warga Terdampak Banjir Nusawungu

Layanan kesehatan oleh Lembaga Kesehatan (LKNU) dan  NU Care LAZISNU Cilacap untuk warga terdampak Banjir Nusawungu masuki Hari Ke-8; per Selasa (22/03/2022). Tipe banjir menggenang yang melanda beberapa desa di Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap masih terjadi; menyusul beberapa kali turun hujan dalam sepekan ini.

Tim Kesehatan LKNU-NU Care LAZISNU Cilacap sejak awal pekan terjadinya banjir sudah mendirikan posko layanan kesehatan. Tenaga medis tidak hanya berasal dari LKNU tetapi juga dari Fatayat NU. Beberapa relawan lain membantu khususnya dalam transportasi dan logistik pelayanan kesehatan.

Kepada NU Cilacap Online News, Sekretaris LKNU Ciacap Basit Wahib mengatakan, layanan kesehatan sampai hari ini (Selasa, 22/03) menjangkau 11 (sebelas) titik;  meliputi desa Kedungbenda, dusun Banjaranyar Banjareja, balai desa Banjareja, Purwodadi, desa Nusawungu (posko pusat).

“Khusus di desa Karangsembung sebanyak 5 titik, karena memang di desa tersebut dampak banjir paling luas dan dalam,” ungkap Basit.

Layanan Kesehatan LKNU NU Care LAZISNU Cilacap di lokasi terdampak bencana banjir antara lain meliputi; – konsultasi kesehatan, konsultasi psikologis dan trauma healing, pemerksaan gula darah. asam urat, colestrol dan penyuluhan kesehatan lingkungan.

Layanan Kesehatan LKNU NU Care LAZISNU Untuk Warga Terdampak Banjir Kecamatan Nusawungu
Layanan Kesehatan LKNU NU Care LAZISNU Untuk Warga Terdampak Banjir Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap

Layanan Kesehatan Cepat

Selama sepekan, lanjut Basit, hampir setiap layanan kesehatan baik di posko maupun luar posko selalu diminati dan dipadati pengunjung. Rata-rata per hari bisa melayani 100 sampai 150 orang warga.

“Urgensi beberapa jenis layanan kesehatan mengutamakan early diagnosis and treament. Maksudnya, layanan cepat dengan diagnosa dan pengobatan dan atau perawatan; mengingat sdh 8 hari rumah dan lingkungan terendam banjir. Kami juga melayani pengobatan baik di lokasi tertentu, dor to dor, jemput pasien dengan perahu,” terangnya.

Seorang warga mengatakan rela antri dan menunggu tim kesehatan NU Cilacap Peduli di lokasi yang sudah ditentukan guna mendapatkan layanan kesehatan.

“Kehadiran tim kesehatan NU Cilacap peduli benar benar memberi harapan dan semangat bagi saya; juga warga masyarakat lainnya,” katanya.

Mengingat kondisi banjir yang menggenang berangsung cukup lama, tim kesehatan LKNU – NU Care LAZISNU Cilacap berharap ada mitigasi bencana lintas sektor dan stakeholder

“Dengan keterlibatan multi sektor dan stakeholder, secara general dengan melibatkan semua p9hak dengan disiplin ilmu masing-masing; kiranya bisa menjadi peta jalan untuk preapare menghadapi ancaman bencana berikutnya,” jelas Basit.

Sebagai bagian dari tangungjawab organisasi NU Cilacap kepada masyarakat, program layanan kesehatan LKNU – NU Care LAZISNU di wilayah terdampak banjir di kecamatan Nusawungu merupapakan respon cepat dan tepat.

Terpisah, Direktur Program NU Care LAZISNU Cilacap Ahmad Fauzi mengatakan, banjir di wilayah kecamatan Nusawungu ini kan sudah sering terjadi ya, jadi, Kami dengan tim NU Cilacap Peduli sudah prepare jauh hari sebelum bencana banjir datang.

“Dengan prinsip layanan Cepat, Tepat, Tanggap dan humanis, tim NU Cilacap Peduli hadir kepada warga terdampak banjir tepat waktu dan tepat sasaran” jelas Ahmad Fauzi. (Munawar AM)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button