Banjir Sidamulya, NU Cilacap Peduli Berikan Layanan Medis dan Bantuan Kesehatan

WANAREJA, NU Cilacap Online – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cilacap melalui Lembaga Kesehatan (LKNU) , Lazisnu NU-CARE Peduli Kemanusiaan memberikan layanan medis, tenaga kesehatan beserta bantuan obat-obatan dan perlengkapan medis yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak banjir di Desa Sidamulya Kec. Wanareja, Cilacap. Kamis (20/11/2025).
Bantuan ini merupakan bagian dari upaya NU Cilacap Peduli guna mencegah terjadinya wabah penyakit yang sering muncul dari dampak bencana banjir.
Ketua PCNU Cilacap H Paiman Sahlan mengatakan pengiriman bantuan tenaga kesehatan maupun obat-obatan guna kesehatan masyarakat dengan memberikan layanan kesehatan secara langsung bantuan medis serta obat-obatan dasar, cairan infus, antibiotik, oksigen konsentrator serta perlengkapan medis habis pakai yang sangat dibutuhkan di lapangan.
“Banjir yang melanda Desa Wanareja telah menyebabkan warga terisolasi dan terpapar risiko penyakit. Untuk itu, kami segera mengirimkan tenaga kesehatan dari LKNU beserta obat-obatnya, juga perlengkapan medis guna mengurangi dampak penyakit yang ditimbulkan,” kata H Paiman Sahlan saat kunjungan langsung ke warga terdampak di Dusun Mergosari, Desa Sidamulya. Kamis, (20/11/2025)
Dalam situasi darurat ini H Paiman Sahlan mengimbau masyarakat terdampak bencana untuk menjaga kebersihan, terutama terkait dengan sanitasi dan air bersih. Hal ini untuk mencegah timbulnya penyakit yang disebabkan genangan air/banjir.
Sementara itu Tenaga kesehatan dari LKNU Cilacap Basit Wahib Abdullah As-Sayyid memberikan pesan penting usai dia melayani masyarakat terdampak.
“Bapak-bapak, ibu-ibu, adik-adik semua warga masyarakat Desa Sidamulya setelah mendapat pelayan kesehatan dan medis dari kami, saran kami tetap waspada terhadap potensi penyebaran penyakit yang muncul dari genangan air atau banjir, maka selalu jaga kesehatan dan ikuti resep yang telah kami berikan, baik dokter maupun petugas kesehatan,” pesan Mantri Basit, Tenaga kesehatan LKNU Cilacap.

Banjir yang melanda Desa Sidamulya merendam rumah warga pada enam dusun terdampak yakni Dusun Mekarsari, Margosari, Margodadi, Cibeureum, Sidodadi, dan Bakung, genangan mencakup area permukiman, fasilitas umum, serta lahan pertanian.
“Tercatat 124 hektare lahan persawahan dan 38 hektare ladang ikut terendam, empat sekolah, empat musala, dan satu masjid.” Terang Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman (SAR) melalui Camat Wanareja Irwan Irianto saat kunjungan ke warga Dusun Mergosari, Sidamulya.
“Adapun total terdapat 1.201 rumah terdampak dan 2.613 jiwa, dengan ratusan warga terpaksa mengungsi ke rumah keluarga maupun fasilitas umum Desa seperti Balai Kampung, Mushala dan Masjid, ” Lanjutnya.
Sementara itu, dapur umum yang beroperasi setiap hari ini memproduksi sesuai jumlah warga terdampak yakni 2.613 nasi bungkus kepada warga terdampak.
“Proses distribusi juga dibantu dari Banser Ansor juga TNI bahkan Lanal Cilacap dengan menggunakan mobil NU dan truk komondo untuk antar jemput anak sekolah,” tandasnya. (IHA)





