Badan Otonom NU

Nuzulul Qur’an, Muslimat Karangjengkol Kesugihan Santuni 80 Yatim

Sebanyak 80 anak yatim mengikuti santunan yang diselenggrakan oleh Pengurus Ranting Muslimat NU Karangjengkol Kecamatan Kesugihan. Acara dilaksanakan di Masjid Miftahul Huda Tegalsari Karangjengkol, Minggu (02/05). Kegiatan hari itu sekaligus dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an 1442 Hijriah.

Ketua Muslimat Karangjengkol Nyai Mardiatul Khoiriyah menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin Muslimat Ranting Karangjengkol setiap bulan Ramadhan. Jadi konsep acaranya adalah pengajian umum dan salah satu rangkaian acaranya adalah santunan untuk anak yatim dan dhu’afa.

Dalam sambutannya, Nyai Mardiyah menyampaikan bahwa kegiatan santunan kali ini disuport oleh LAZISNU Cilacap melalui program Koin NU di Karangjengkol.

“Kalo Muslimat mengadakan kegiatan itu biasanya samirun, sami-sami urun (pada iuran-red). Alhamdulillah hari ini disuport dengan koin NU dari LAZISNU jadi ibu-ibu tidak ditarik iuran”, terangnya sambal sedikit berseloroh.

Ucapan Nyai Mardiyah tentu saja mengundang tawa para hadirin. Memang begitulah biasanya ormas terbesar di Indonesia ini melaksanakan kegiatan. Kegiatan pengajian atau apapun biasa dilaksanakan dengan cara gotong royong. Tidak hanya di acara Muslimat saja, bahkan di acara-acara yang diselenggarakan oleh Banom lain pun Muslimat dilibatkan terutama dalam hal penyediaan konsumsi.

Selain menyantuni anak yatim lanjut Nyai Mardiyah, juga ada pembagian bingkisan guru mengaji dan dhuafa. Kegiatan ini merupakan program NU Care LAZISNU Cilacap di bulan Ramadhan ini.

santunan anak yatim dhuafa
pembagian bingkisan guru ngaji di Desa Karangjengkol

“Kami mengucapkan terima kasih sekali kepada LAZISNU karena kegiatan Muslimat Karangjengkol telah terbantu dengan adanya koin NU. Kami juga berterimakasih dengan adanya bingkisan guru ngaji ini. Ini menjadi sebuah bentuk penghormatan kepada para guru ngaji yang selama ini kurang mendapatkan perhatian”, tutur Nyai Mardiyah.

Sementara itu terpisah Manajer Program LAZISNU Cilacap Ahmad Fauzi kepada NU Online Cilacap mengatakan bahwa program ini merupakan rangkaian dari program ramadhan bangkit bersama 1300 guru ngaji dan duafa di wilayah Kecamatan Kesugihan.

“Pada hari itu juga (02/05), secara serentak 1300 bingkisan guru mengaji dan dhuafa dibagikan oleh UPZISNU Kesugihan. Pembagian ini dibagi di 14 titik ranting. Salah satunya adalah Ranting Karangjengkol. Alhamdulillah  program ini berlangsung dengan lancar dan masyarakat menyambut dengan antusias. Semoga  bermanfaat untuk guru ngaji dan duafa”, Pungkas Fauzi.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

three + 1 =

Back to top button