MWCNU

200-an Yatim, Piatu, Duafa Mendapat Santunan Dari MWCNU Cipari

Sebanyak 200-an anak yatim, piatu dan duafa mendapatkan santunan dari MWCNU Cipari. Santunan yang merupakan tradisi Muharraman ini dilaksanakan untuk memperingati Tahun Baru 1443 Hijriyah, Minggu (15/8/2021). Acara berlangsung di Masjid As-Syuhud Desa Mulyadadi, Cipari.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua Majelis Makil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Cipari Kiai Slamet Yusuf dan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Cipari, Ny. Khatimatutthoiyah.

Dalam sambutannya, ketua panitia penyelenggara, Istiqomah, menyampaikan total dana yang diperoleh sejumlah 30 juta rupiah. Dari perolehan tersebut, 25 juta rupiah digunakan untuk santunan. Uang tersebut dibagikan ke anak yatim, piatu, dan duafa di wilayah kecamatan Cipari. Setiap desa mendapatkan 22 amplop yang masing-masing berisi uang tunai sebesar 100 ribu rupiah.

“Jadi, total paket santunan tersebut dibagikan sejumlah tidak kurang dari 242 paket santunan,” terang Istiqomah.

Lebih lanjut, Ketua Tanfidziyah MWCNU Cipari, Kiai Slamet Yusuf dalam sambutannya mengatakan bahwa bulan Muharram adalah salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah, SWT. Sudah seharusnya warga nahdliyyin merayakan dengan berbagi kebaikan sesama saudara muslim.

“Santunan MWCNU Cipari beserta keluarga besar NU termasuk Badan Otonom dan Lembaga, merupakan bukti kita sedang merayakan Tahun Baru Hijriyah dengan kebaikan,” ungkap Kiai Slamet Yusuf

Pendakwah sekaligus Ketua Muslimat NU Cipari, Ny. Khatimatutthoiyah dalam ceramahnya berpesan hendaknya warga nahdliyyin terus melestarikan kegiatan perayaan tahun baru islam ini dengan terus memperbanyak ibadah, baik ibadah pribadi maupun ibadah sosial.

Salah satu bentuk ibadah sosial yaitu berkhidmat di Nahdlatul Ulama (NU). Dengan berkhidmat di NU, kita bisa terus menjaga agama dan negara, melestarikan Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

Sudah mafhum bahwa banyak sekali Keutamaan Menyantuni Anak Yatim, di antaranya menjadi teman Rasulullah SAW di surga; embersihkan pikiran, melembutkan serta menghilangkan kekerasan hati; enjadi penyembuh untuk beragam penyakit kejiwaan; empunyai kepedulian sosial sebab menolong serta membantu orang lain yang membutuhkan diajarkan dalam Islam.

Semangat semacam itu merupakan ikhtiar menghidupkan Sunnah Nabi Muhammad SAW, dan sebagai organisasi Islam Ahlussunnah Wal Jamaah, MWCNU Cipari bertekad mlestarikan tradisi seperi pemberian santunan.

Kegiatan santunan Muharraman ini diberikan secara simbolik kepada lima anak. Turut hadir dalam acara tersebut Rais Syuriyah MWCNU Cipari  KH M Toha Siroj, Ketua PAC Fatayat NU Cipari, PAC IPNU dan IPPNU, GP Ansor, dan Wakil Ketua DPRD Cilacap, Saiful Mustangin.

Penulis: Muh. Yasir
Penyunting: Munawar AM

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button