Dokumentasi

Seminar Dikpol Bersamaan Penguatan Kelembagaan NU Cilacap

Seminar Pendidikan Politik (Dikpol) dan penguatan kelembagaan NU Cilacap meliputi Syuriyah, Sekretaris, dan Sistem Informasi Strategis Nahdlatul Ulama (SISNU) digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cilacap, Ahad (14/11).

Seminar tersebut menghadirkan banyak narasumber yang merupakan tokoh penting di Cilacap. Tokoh-tokoh tersebut antara lain : Komisi Syuriyah KH. Maslahudin dan Kiai Abdal Malik, Komisi Kesekretariatan Kiai Khazam Bisri, S.Ag dan Ahmad Marzuki, M.Pd, serta dari SISNU menghadirkan Arif Himawan.

Sementara untuk dikpol sendiri mengundang tiga pemateri, yakni Mustasyar NU Cilacap Drs KH Muhtadin M.Ag, Anggota DPRD Jateng Fraksi PKB Hj Siti Rosidah, dan Ketua PC LP Ma’arif NU Cilacap H Muniriyanto.

Kegiatan diawali dengan seminar Dikpol terlebih dahulu dengan seluruh peserta berada dalam satu forum. Disampaikan oleh H Muniriyanto tentang peran politik NU terhadap proses kemerdekaan Indonesia.

“Kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran politik NU. Kemerdekaan Indonesia adalah hasil dari sikap politik, yaitu politik kebangsaan NU sekaligus perjuangan yang dilandasi nasionalisme dari tokoh dan pejuang Nahdlatul Ulama,” kata H. Muniriyanto.

Artikel Terkait

Oleh pemateri lain yakni KH Muhtadin M.Ag pun ditekankan bahwa bilamana NU bermain politik praktis maka bukan sesuatu yang sulit. Sebab NU pernah menjadi Partai Politik, bahkan mengalahkan PKI pada pemilu tahun 1955 dengan memperoleh suara terbanyak. Baca : Politik Tingkat Tinggi Nahdlatul Ulama (NU), Apa Itu ?

“Namun, NU hari ini sudah tegas menjaga Khittah NU, karenanya, politik praktis sudah bukan lagi wilayahnya NU. Nahdlatul Ulama sudah memiliki saluran politik praktisnya, yaitu PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)” tegasnya.

Penguatan Syuriyah, Sekretaris dan SISNU

Seminar Dikpol selesai pada waktu duhur dan peserta dipersilakan beristirahat dan menikmati makan siang. Usai istirahat, peserta diarahkan ke forum yang berbeda.

Utusan Rais Syuriyah menempati gedung untuk halaqoh syuriyah; unsur sekretaris ditempatkan secara terpisah untuk bimtek (bimbingan teknis) kesekretariatan, dan operator ranting SISNU diarahkan juga ke tenpat bimtek SISNU berlangsung.

Kegiatan selesai di waktu ba’da ashar. Tidak ada halangan baik selama kegiatan seminar Dikpol maupun Bimtek berlangsung. Peserta juga terbantu dengan kehadiran unsur Banser, Fatayat NU jeruklegi, pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jeruklegi yang ikut melancarkan terselenggaranya acara tersebut.

Seminar Dikpol Penguatan Kelembagaan NU Cilacap bertempat di MTs Ma’arif NU 01 Jeruklegi; diikuti oleh utusan dari Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Cilacap Selatan, Cilacap Tengah, Cilacap Utara, Jeruklegi, dan Kesugihan. Masing-masing MWCNU mengirim pengurus Ranting dari unsur Syuriyah, Sekretaris dan Operator SISNU.

Katib Syuriyah MWCNU Jeruklegi Kiai Kaswan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PCNU Cilacap kepada jajarannya, sebagai tuan rumah kegiatan Seminar Dikpol Penguatan Kelembagaan NU.

“Kami sampaikan terima kasih. Di luar agenda seminar dikpol, Kami bangga karena bisa menyediakan tempat untuk para pengurus NU; sehingga bisa saling bersilaturahmi serta berkonsolidasi,” ungkap Kiai Kaswan.

Kontributor : Charisma Fatimah Azzahro & Muhtarom, S.Pd.
Editor : Naeli Rokhmah

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Artiikel Rekomendasi Lainnya
Close
Back to top button