Badan Otonom NU

Pimpinan Ranting Pagar Nusa Karangjengkol Gelar Ujian Kenaikan Tingkat

Pimpinan Ranting Pencak Silat Pagar Nusa Karangjengkol menggelar ujian kenaikan tingkat. Sebanyak 20 orang santri Pagar Nusa mengikuti kegiatan yang digelar sejak pagi hingga sore hari pada Ahad (27/03) di komplek Mushala Roudhotun Nasikhin Dusun Parakan Kulon Desa karangjengkol Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap.

Rangkaian ujian kenaikan dibagi dalam 4 pos, yakni kebangsaan, ke NU an, ke-Pagar Nusaan,dan mental. Semuanya dilakukan out door di beberapa titik di sekitar Mushala Roudlotun Nasikhin. Peserta benar-benar ditempa di alam bebas terutama pada pos mental.

Di pos mental, ujian dilakukan di area pesawahan yang baru saja dipanen. Mereka diharuskan merayap di sawah dan mempraktekkan beberapa jurus pencak silat. Tak ayal lagi, tubuh mereka berbalur lumpur karena area pesawahan becek sehabis diguyur hujan semalaman. Namun hal itu tak menyurutkan semangat mereka.

Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) ini dihadiri langsung Dewan Khos Pagar Nusa PC Pagar Nusa Cilacap H Sadi Muhamad Solikhun. Mbah Sadi panggilan akrab beliau, bukan hanya pembina namun juga guru spiritual di kalangan pendekar Pagar Nusa Cilacap.

Kegiatan ini terasa istimewa karena Beliau memantau secara langsung ujian kenaikan tingkat ini. Beliau juga yang melakukan proses siraman dan serah terima sabuk terhadap santri Pagar Nusa yang telah lulus melakukan ujian. Dalam hal ini, beliau didampingi oleh Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Karangjengkol Mustangin Hilmi.

Artikel Terkait

Pagar Nusa Adalah Santri

Ujian KenaikaN tingkat pagar nusa
Prosesi Siraman terhadap santri Pagar Nusa yang lulus ujian kenaikan tingkat (Dok. NU Cilacap Online)

Dalam kesempatan tersebut, Mbah Sadi mengungkap bahwa pendekar Pagar Nusa adalah santri. Maka sebagai santri sudah seharusnya untuk menjaga adab dan tata krama.

“Yang terutama di Pagar Nusa adalah menjaga adab, karena orang Pagar Nusa adalah santri bukan sekedar pesillat. Tugasnya adalah berkhidmah kepada Nahdlatul Ulama,” katanya.

Mbah Sadi juga mengingatkan kepada mereka bahwa Pagar Nusa merupakan benteng Nahdlatul Ulama. Di mana tugasnya adalah mengawal para ulama dan menjaga kedaulatan negara.

Sementara, Ketua Ranting NU Karangjengkol Mustangin Hilmi menyampaikan semangat kepada para santri Pagar Nusa yang telah lulus Ujian Kenaikan Tingkat.

Ujian kenaikan tingkat pagar nusa
(Dok. NU Cilacap Online)

“Selamat kepada adik-adik semua yang telah naik ke jenjang berikutnya. Kami atas nama pengurus Nahdlatul Ulama Karangjengkol sangat mendukung. Semoga kedepan lebih baik dan ilmunya bermanfaat di dunia dan akhira,” katanya.

Mustangin juga berpesan kepada para santri agar senantiasa menjaga nama baik Nahdlatul ulama.

“Jaga Nama baik Pagar Nusa dan Nahdlatul Ulama di manapun kalian berada. Hormati senior dan lebih sering mendekat kepada orang tua (sesepuh),” lanjutnya.

Acara hari itu diakhiri dengan proses siraman dan penyerahan sabuk kepada peserta. Dengan demikian mereka resmi naik ke jenjang berikutnya dalam pendidikan pencak silat Pagar Nusa. (Naeli Rokhmah)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

eighteen + 5 =

Baca Artiikel Rekomendasi Lainnya
Close
Back to top button