Badan Otonom NU

Penguatan Organisasi Satkorcab Banser Cilacap Di Dieng

Didahului Ziarah Ulama dan Para Wali

Jajaran Satuan Koordinasi Cabang Barisan Ansor Serba Guna (SATKORCAB BANSER) Cilacap dan Satuan Koordinasi Rayon Barisan Serba Guna (SATKORYON BANSER ) Se Kabupaten Cilacap mengadakan ziarah ke makam para Ulama dan Wali sekligus penguatan organisasi di Dieng, Sabtu dan Ahad (19-20/2).

Kasatkorcab Banser Cilacap Hadi Mustofa kepada NU Cilacap Online mengatakan; bahwa kegiatan penguatan organisasi Satkorcab Banser Cilacap tersebut dalam rangka mensukseskan program penataan dan peningkatan sumber daya anggota Banser. Menjelang akhir masa kepengurusan, Satkorcab Banser X-26 mengadakan ziarah Ualama, para Wali dan penguatan organisasi.

“Ziarah para Ulama dan Wali bagi Kami adalah ikhtiar konsolidasi ruhaniah. Karena kami yakin dalam setiap pergerakan di Banser selalu dikawal oleh para aulia NU. Sementara itu, silaturrahim antar pengurus dan pimpinan di tingkatan Satkoryon adalah ikhtiar konsolidasi jasad/fisik,” ungkap Hadi Mustofa.

Tujuan Berziarah

Ziarah Wali dan Penguatan organisasi Satkorcab Banser Cilacap juga menjadi target untuk menguatkan jiwa raga sesama anggota Banser dan antar pengurus. Tujuan penguatan organisasi Satkorcab Banser Cilacap adalah untuk meningkatkan soliditas di satuan Banser agar lebih kuat dan berkualitas.

“Sesuai dengan cita-cita dan program Satkorcab Banser Cilacap ziarah ke makam wali tersebut agar Banser mampu membangun jiwa raga anggota sekuat baja,” imbuhnya

Pada ziarah kali ini terfokus di sekitaran daerah Magelang. Sebelum ke Magelang ziarah ke makam para Ulama dan Wali seperti Syekh Badhawi Hanafi di Kesugihan. Para Aulia di Magelang yang diziarahi diantaranya ke makam Mbah Khudlori Tegalrejo, makam mbah Dalhar Gunungpring dan makam Syekh Nur Muhamad Salaman atau lebih dikenal dengan sebutan wali pembangunan.

Ziarah dan Penguatan organisasi Satkorcab Banser Cilacap

Tujuan berziarah tentu untuk mempertahankan (nguri-nguri) tradisi Nahdlatul Ulama ala Ahlussunnah Wal Jamaah. Juga mengharap keberkahan para wali juga ada maksud lain yang lebih luas.

“Satkorcab Banser Cilacap bersama panitia ziarah ingin agar ziarah kali ini memiliki manfaat ganda; yaitu manfaat ibadah juga perjuangan berkhidmat di NU,” kata Hadi Mustofa juga.

Penguatan Organisasi Banser

Penguatan Organisasi Satkorcab Banser Cilacap diadakan di Dieng Wonosobo. Panitia memilih Dieng sebagai tempat kegiatan dimaksudkan selain agenda penguatan organisasi juga sambil piknik.

“Selama ini kita disibukkan oleh kegiatan-kegiatan organisasi yang menguras tenaga dan pikiran. Dengan berpiknik bersama maka akan tumbuh kesemangatan kembali dan lebih mempererat rasa persaudaraan antara pengurus Satkorcab dan Satkoryon,” kata Hadi Mustofa.

Penguatan organisasi kebanseran menjadi tema acara silaturrahim pengurus Satkorcab dan Satkoryon dengan asrendiklat Satkornas Banser Heri Budhi.

Dalam obrolannya yang hanya tiga puluh menit Heri mengatakan Banser itu dibagi menjadi tiga bagian, yang dulu hanya dua bagian.

“Pertama, Banser yang hanya mengikuti diklat kemudian menghilang tidak tahu kemana dan mau apa atau bisa jadi di rumah tapi harakahnya tidak jalan ini masuk golongan MMI (mlipir mlipir ilang),” kata Heri dengan nada sedikit guyon.

Kedua; lanjut Heri Budhi, Banser yang hanya mengikuti diklat, haus dengan pangkat dan jabatan ini masuk golongan Banser biasa atau setengah-setengah. Dan ketiga; Banser yang betul-betul mengamalkan ilmunya dan melaksanakan tugas dengan maksimal ini termasuk golongan Banser luar biasa.

Meskipun hanya tigapuluh menit tapi itu cukup mengobati rasa kangen dan mampu meningkatkan kembali berkobarnya semangat Banser X-26 dalam pergerakan di organisasi maupun pengabdian untuk NU dan masyarakat.

Satkorcab Banser Cilacap

Sampai di Dieng Wonosobo rombongan disambut langsung oleh Kasatkorcab Banser Wonosobo Aris Abdullah melalui PAC dan Satkoryon Kejajar.

Acara silaturrahim dihadiri juga oleh H. Syarif Abdillah sebagai senior Ansor yang pernah bergerak di PC GP Ansor Wonosobo dan sekarang beliau menjadi anggota DPRD Jawa Tengah dari fraksi PKB.

Syarif Abdillah menyampaikan materi di antaranya tentang berkhidmat di NU melalui Ansor Banser. “Ojo mikir sampean arep dadi opo, nang Ansor Banser sing penting bergerak, suatu saat mesti ulih berkahe NU” kata Syarif

Baca Juga >> Apel Akbar Kesetiaan NKRI: BANSER Cilacap Satu Komando

Kontributor :  Fathin Amamah
Editor :  Khayaturrohman

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button