Berita

Ikuti Vaksinasi Merdeka, Santri dan Kiai Diminta Tetap Waspada

Meskipun sudah ikuti vaksinasi merdeka, para santri dan Kiai diminta tetap waspada dan selalu menjaga protokol kesehatan, demikian disampaikan oleh Kasi PD. Pontren Kementrian Agama (Kemenag) Cilacap Banu Tolib dalam kegiatan Vaksinasi Merdeka di Kecamatan Kawunganten, Selasa (07/09).

Program Vaksinasi Merdeka terlaksana dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, juga sebagai bentuk sinergitas Kepolisian Republik Indonesia dan Staf Khusus Presiden RI.

Dalam rangka mempercepat program vaksinasi nasional, ratusan santri dan pengasuh Pondok Pesantren di Kawunganten menerima vaksin.

Vaksinasi Merdeka untuk 1000 Santri dan Pengasuh ini terbagi dalam 2 tempat. 500 orang peserta di Ponpes Al-Hikmah Kawunganten dan 500 orang peserta di Ponpes Al-Barokah Kawunganten Cilacap.

Dalam sambutannya, Kapolres Cilacap AKBP Dr Leganek Mawardi berharap para santri mempunyai herd immunity dengan adanya vaksinasi, sehingga menjadikan mereka tetap sehat dan kuat.

Kegiatan seremonial Vaksinasi Merdeka, vaksinasi serentak untuk Pondok Pesantren dan Rumah Ibadah yang dipusatkan di lingkungan Pondok Pesantren Al-Hikmah Kawunganten dan Pondok Pesantren Al-Barokah Kawunganten dihadiri oleh Wakil Bupati Cilacap, Kapolres Cilacap, Kasi PD. Pontren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap dan Jajaran Forkopimda Kabupaten Cilacap.

vaksin merdeka di KawungantenPara peserta kegiatan vaksinasi juga mengikuti secara virtual Zoom langsung dengan Presiden RI Joko Widodo. Dalam virtual zoom tersebut, presiden menyapa pesantren di seluruh Indonesia yang melakukan vaksinasi serentak pada hari itu.

Pada kesempatan itu, Kasi PD. Pontren Banu Tolib menyampaikan sambutan mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap. Banu Tolib menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polres Cilacap yang telah mengupayakan dan mendekatkan proses layanan vaksinasi kepada santri sehingga santri bisa melaksanakan vaksinasi secara maksimal.

Banu Tolib juga menyampaikan harapan dari Kementerian Agama agar vaksinasi untuk para santri di Kabupaten Cilacap ini bisa mempercepat proses program vaksinasi nasional sekaligus dapat menciptakan santri yang sehat untuk menciptakan Indonesia kuat.

“Santri tumbuh sehat, santri menjadi tangguh. Insyaalloh akan menjadi generasi yang hebat. Belajar juga lancar tidak dihantui penyakit dan semakin mantap melakukan pembelajaran,” ungkap Banu Tolib.

Banu Tolib juga menyampaikan bahwa meskipun telah melakukan vaksinasi, para santri dan kiai tetap waspada dalam hal protokol kesehatan. Ia menjelaskan bahwa Vaksinasi menjadi bagian dari ikhtiar menjaga kesehatan.

“Meskipun sudah divaksin, tetap menjaga protokol kesehatan. Menjaga kebersihan, mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, semua itu tetap dijaga. Mudah-mudahan kesadaran kesehatan semakin meningkat. Terima kasih kepada teman-teman guru dan pengasuh pesantren yang sudah memberikan pencerahan kepada para santri akan pentingnya menjaga kesehatan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

one × four =

Back to top button