Feature & FigurJejak Ulama

Hari Penghancuran Pekuburan Baqi (Yaumul Hadmi)

Yaumul Hadmi adalah hari peringatan peristiwa penghancuran Pekuburan Pemakaman Baqi’ (Jannatul Baqi’) di Madinah, tanggal 8 Syawal 1345 H. Dari peristiwa Penghancuran Pekuburan Baqi’ di Madinah, kita bisa mencari benang merah mengapa ulama-ulama pendiri Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) mendirikan Komite Hijaz saat itu.

Al Baqi’ dulu adalah kuburan yang sangat indah, dengan dinding putih dan pilar emas besar yang dikelilingi oleh tanaman hijau. Pemakaman atau pekuburan ini juga dikenal dengan nama Jannatul Baqi yang berarti “Taman Baqi” juga Baqiul Gharqad.

Pada tahun 1840-an, Kekaisaran Ottoman telah mengakui pentingnya orang-orang yang dimakamkan di Pekuburan Baqi’ di Madinah itu, dan mereka membangun kubah-kubah di atas kuburan mereka, untuk mengakui bahwa keluarga Nabi Muhammad terbaring di sana.

Namun, pada tahun 1925 Pekuburan Baqi’ di Madinah dihancurkan dan menjadi puing-puing berserakan. Pemakaman yang dulunya megah dihancurkan oleh rezim Saudi — pimpinan Abdul Aziz bin Abdul Rahman ibn Faisal Al Saud (Ibn Saud) Raja Saudi Arabia –ketika mereka naik ke tampuk kekuasaan pada awal abad kesembilan belas, melalui bantuan Inggris Raya.

Mereka memerintahkan tempat suci keluarga dan sahabat Nabi Muhammad SAW di al-Baqi untuk dihancurkan, dengan alasan untuk mencegah ‘syirik’ dan politeisme. Banyak Muslim, baik Sunni dan Syiah, bahkan ulama-ulama sunni di Nusantara saat itu — telah memprotes penghancuran warisan Islam oleh rezim Saudi dan telah menjadi perhatian akademisi, sejarawan dan cendekiawan Muslim.

Keluarga Nabi di Pekuburan Baqi’

Siapa saja anggota keluarga dari rumah tangga Nabi Muhammad SAW yang dimakamkan di pemakaman / pekuburan / Jannatul Baqi? Mereka, para anggota keluarga dan rumah tangga Nabi Muhammad adalah sebagai mana  berikut ini:

  1. Fatima Al Zahra, putri Nabi Muhammad yang dikatakan dimakamkan di sana, meski lokasi makamnya tidak diketahui.
  2. Hasan Al Mujtaba, putra Fatima dan Ali ibn Abi Thalib dan cucu pertama Nabi Muhammad.
  3. Fatima binti Asad, ibu dari Ali ibn Abi Talib dan bibi Nabi Muhammad.
  4. Ummul Banin, istri Ali ibn Abi Talib dan putri Hizam Al Qilabiyya dari suku Bani Kalb.
  5. Abbas ibn Abdul Muttalib, anak dari Ketua Bani Hashem dan paman Nabi Muhammad.
  6. Zainul Abidin, putra Imam Hussain dan cucu keempat Nabi Muhammad
  7. Roqayyah, Umm Kulthum, dan Zainab, putri Nabi Muhammad dan Khadijah.
  8. Ibrahim, putra Maria Al Qibtiyya dan Nabi Muhammad, yang wafat saat masih bayi.
  9. Halimah, ibu angkat Nabi Muhammad.
  10. Muhammad Al Baqir, putra Imam Zainul Abideen dan cucu keempat Nabi Muhammad.
  11. Atika dan Safiyyah, bibi Nabi Muhammad.
  12. Jaffar Al Sadiq, putra Nabi Muhammad Al Baqir dan cucu kelima Nabi Muhammad.
  13. Aqil ibn Abi Thaleb, kakak laki-laki Ali ibn Abi Thalib dan sepupu Nabi Muhammad.
  14. Abdullah, putra Jaffar Al Tayyar, suami Zainab putri Ali bin Abi Talib dan keponakan Nabi Muhammad.
  15. Banyak ulama dan sahabat Nabi Muhammad lainnya.

Sejak penghancuran pemakaman al-Baqi, tanggal 8 Syawal telah menjadi hari berkabung bagi seluruh umat Islam. Pada tahun yang sama makam di Jannatul Ma’la (Mualla) tempat Aminah binti Wahb (Ibunda Nabi Muhammad SAW), Khadijah Al Kubra (Isteri Nabi Muhammad SAW), kakek Abdul-Muttalib dan leluhur lainnya dimakamkan dirobohkan atas perintah Ibn Saud.

Demikian artikel tentang Yaumul Hadmi, Hari Penghancuran Pemakaman Baqi

Featured Image : MadaniProject

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

thirteen + seventeen =

Pilih Artiikel Menarik Lainnya
Close
Back to top button