MWCNU

Gelar Rapat Kerja, MWCNU Kesugihan Tetapkan 9 Keputusan

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kesugihan telah menggelar Rapat  Kerja (RAKER),  untuk membahas Rencana Tindak Lanjut (RTL) hasil Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) II Cilacap, Sabtu (27/03/21). Acara yang digelar di Gedung MI Kalisabuk II ini menghasilkan 9 keputusan.

Hadir dalam acara ketua MWCNU Kesugihan, beserta jajaran kepengurusan, Ketua Unit Pengumpul Zakat Infak dan Sodakoh (UPZIS) Kesugihan, koordinator SISNU Kesugihan, ketua PRNU se Kecamatan Kesugihan, serta koordinator lapangan (Korlap) gocap se Kecamatan Kesugihan.

Dalam sambutannya, ketua MWCNU Kesugihan KH Towil Al-Baha menyampaikan bahwa apa pun nanti keputusan hasil Raker adalah membreakdown hasil keputusan Muskercab II yang digelar pada 7 Maret 2021 lalu.

Lebih lanjut, H Towil Al-Baha juga memberikan apresiasinya kepada UPZIS Kesugihan atas pencapaian kerja yang luar biasa. UPZIS Kesugihan memang saat ini tengah menjadi sorotan karena mempunyai perolehan Koin NU tertinggi di antara UPZIS yang lain. Bulan Maret ini saja memperoleh koin sebesar Rp. 165.660.300.

Dari hasil Koin NU juga, MWCNU Kesugihan dengan hasil perolehan KOIN NU, telah memiliki dan mengoperasikan Mobil Ambulance untuk pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pengkhidmatan NU Kesugihan. Mobil layanan kesehatan (ambulance) yang mobilitasnya sangat tinggi. Tercatat sampai tanggal 25 Maret 2021, sudah melayani antar jemput pasien sebanyak 43 kali.

Gedung Sekretariat Bersama

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan rencana pembangunan Gedung sekretariat bersama MWCNU Kesugihan.

“Target nanti sebelum habis masa Khidmah MWCNU yang sekarang, kita sudah punya Gedung MWCNU. Minimal sudah punya lokasi tanah yang representatif untuk dijadikan Gedung MWCU,” katanya

Keputusan Rapat Kerja MWCNU Kesugihan dibacakan oleh sekretaris MWCNU Kesugihan Khamimussodik. Berikut 9 keputusan Raker MWCNU Kesugihan;

  1. Program unggulan pembangunan gedung sekretariat MWCNU Kesugihan
  2. Melanjutkan program Sensus NU berbasis SISNU,
  3. Menetapkan pelaksanaan pembuatan KARTANU secara berkesinambungan
  4. Membentuk relawan LAZISNU sampai tingkatan ranting
  5. Mulai menginiasi kegiatan tahunan baik untk MWCNU maupun untuk Ranting NU
  6. Melaksanakan konferensi Ranting NU maksimal 1 bulan sebelum habis masa khidmah
  7. Mengarsipkan sensus warga NU
  8. Bekerjasama dengan MWCNU mengadakan PKPNU
  9. Melaksanakan intruksi dan mandat MUSKER PCNU

Khamimusodik yang juga Koordinator SISNU Kecamatan Kesugihan menyampaikan bahwa proses sensus NU berbasis SISNU belum selesai. Ia  pun menghimbau kepada para admin dan operator ranting agar tidak menanggalkan pekerjaannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

4 × 2 =

Back to top button