Badan Otonom NU

Ansor Kawunganten Lakukan Screening Pra Diklatsar Banser

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Kawunganten Kabupaten Cilacap melaksanakan screening bagi para calon peserta Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) barisan Ansor Serbaguna (Banser).

Diklatsar Banser Satkorcab Banser Cilacap rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 20-22 Mei 2022 mendatang. Untuk ini PAC Ansor Kawunganten sebagai panitia lokal telah menyiapkan segala sesuatunya untuk mendukung kesiapan kegiatan. Salah satunya adalah screening bagi para calon anggota.

Sampai berita ini diturunkan, jumlah total calon peserta yang telah mendaftar sejumlah 117 peserta yang berasal dari 4 korwil. Screening dilaksanakan di 4 titik secara serentak pada hari Ahad tanggal 15 Mei 2022. Empat titik tersebut yakni Korwil 1 Mako Banser Adipala, Korwil 2 Gedung PCNU Cilacap, Korwil 3 Kawunganten SMP Al Hikmah, dan Korwil 4 Mako Banser Majenang.

Screening Syarat Jadi Kader Ansor-Banser

Screening sebagai syarat mengikuti atau ingin masuk menjadi kader di organisasi GP. Ansor baik PKD ataupun diklatsar. Menanggapi antusiasnya umat untuk dapat bergabung dengan Ansor Ketua Panitia Banser Diklatsar Agus Atiq Muradlo menjelaskan, bahwa untuk menjadi anggota Ansor maupun Banser, caranya tidak sulit hanya cukup melakukan silaturahmi.

“Yakni, silakan bersilaturahmi ke kader ataupun pengurus GP Ansor di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) atau Kecamatan setempat. Atau cukup ke pengurus GP Ansor di tingkat Ranting/Kelurahan/Desa setempat. Atau juga bisa silaturahmi ke pengurus Nahdlatul Ulama setempat,” terang Agus.

screening diklatsar

Dari sini calon anggota akan diberi penjelasan mengenai apa itu Ansor dan apa yang mesti dilakukan. Adapun syarat utama adalah harus beragama Islam, berusia minimal 20 tahun dan maksimal 40 tahun. Selanjutnya akan diberi arahan untuk mengikuti pendidikan tingkat dasar yang disebut Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) untuk Ansor, serta Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) untuk Banser.

Baca juga:

“Pelatihan itu sebagai syarat bahwa calon anggota tersebut nantinya telah diakui sebagai kader atau anggota,” jelas Ketua Panitia kang Agus Atik panggilan akrabnya, Minggu (15/6/2022).

Dan yang terpenting, lanjut kang Agus Atik,  “Ketika ingin menjadi anggota atau kader GP Ansor maupun Banser, bekal paling utama adalah meluruskan niat untuk mengabdi pada agama, setia pada Bangsa atau Negara Indonesia, takdzim sepenuhnya pada Ulama atau Kiai, ingin ikut berdakwah mengembangkan Islam Rahmatan Lil ‘alamin, serta taat pada aturan organisasi”.

“Tentunya tak ada biaya pendaftaran alias gratis. Hanya diminta kesediaan memberi infaq ketika akan mengikuti pendidikan kader berupa PKD maupun Diklatsar,” jelasnya.

Agus Atik menambahkan, sebenarnya selama ini memang banyak masyarakat dari agama lain yang malah ingin bergabung menjadi Banser. Akan tetapi, hal itu tidak diatur dalam organisasi.

“Ya mohon maaf, tidak bisa diakomodir karena tidak sesuai dengan PDPRT (peraturan dasar dan peraturan rumah tangga) Ansor,” urainya.

“Pada intinya, GP Ansor menyambut dengan tangan terbuka bagi siapapun untuk ikut bergabung. Syaratnya harus memenuhi ketentuan yang ada di organisasi, serta memiliki niat untuk membela Agama, Bangsa, Negeri. Selamat Bergabung, Sahabat,” tegasnya. (Sochibul Faih)

Editor: Naeli Rokhmah

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

11 + four =

Baca Artiikel Rekomendasi Lainnya
Close
Back to top button