Badan Otonom NU

Ansor Cilacap Lakukan Screening Pra PKD dan Diklatsar

Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cilacap melaksanakan screening atau penyaringan calon peserta Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Diklatsar Banser di Gedung MI Annur Karangtawang Nusawungu, Rabu (24/03/21).

Belum ada sepekan Rapat Kerja Cabang III selesai dilaksanakan, PC GP Ansor Cilacap  sudah harus bergerak menindaklanjuti salah satu program kerja yang menjadi keputusan rakercab tersebut. Yaitu penyelenggaraan kegiataan PKD di Nusawungu dan Diklatsar Banser di Dayeuhluhur.

Meskipun penyelenggaraan PKD dan Diklatsar tersebut baru akan dilaksanakan pada tanggal 27 hingga 29 maret 2021, namun tahapannya sudah harus dilakukan mulai dari H-7 hari  sebelum pelaksanaan PKD dan Diklatsar. Tahapan tersebut berupa screening atau penyaringan calon peserta.

Pelaksanaan penyaringan calon peserta PKD Nusawungu dilaksanakan pada Rabu (24/03) di MI An Nur Karangtawang, Desa Karangtawang Kecamatan Nusawungu mulai pukul 13.00 sampai dengan pukul 17.00 WIB. Pada penyaringan ini, calon peserta yang hadir sebanyak 51 orang.

Jumlah ini masih jauh dari data awal calon peserta yang dihimpun oleh panitia dari Pimpinan Ranting GP Ansor di Nusawungu. Penyaringan pun  dibuka lagi pada  gelombang ke dua pada jumat (26/03) dan peserta bertambah menjadi 89 orang.

Pelaksanaan  screening calon peserta Diklatsar Banser dilakukan secara bergelombang di 5 kecamatan yang berbeda mulai hari senin (22/03) hingga Jumat (26/03). Masing-masing 5 kecamatan tersebut secara berurutan adalah Karangpucung, Cimanggu, Majenang, Wanareja dan Dayeuhluhur. Sampai dengan hari jumat kemarin (25/03) calon peserta diklatsar yang sudah mengikuti tahapan penyaringan sebanyak 89 orang.

Kepada NU Cilacap Online, Aliman menjelaskan bahwa dalam proses screening, calon peserta akan melewati beberapa rangkaian tes.

“Seluruh calon peserta PKD maupun Diklatsar harus melewati seluruh rangkaian penyaringan yang ditentukan oleh PC GP Ansor Cilacap. Tahapan tersebut meliputi Pemberkasan, Tes Tertulis, Tes praktek membaca Al-Quran dan Tes praktek sholat. Tahapan ini dilakukan agar GP Ansor dalam melakukan rekrutmen menemukan kader yang memiliki kesamaan dalam 5 variabel. Yaitu kesamaan dalam Ideologi, kesamaan dalam fikrah, kesamaan dalam amaliah, kesamaan dalam harokah dan kesamaan dalam jami’yah”,  jelas Aliman.

Disamping untuk menemukan kader yang memiliki kesamaan dalam 5 variabel tersebut, Penyaringan juga dilakukan dalam rangka untuk memetakan kemampuan masing-masing calon kader dalam beberapa hal terutama dalam kemampuan baca alquran dan sholat.

“Hasil  dari penyaringan calon peserta ini menjadi dasar bagi PC GP Ansor untuk menentukan calon peserta yang berhak mengikuti tahapan selanjutnya, menjadi peserta PKD maupun Diklatsar Banser. Juga menjadi pertimbangan dalam menentukan Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) PKD dan Diklatsar sesuai dengan pemetaan awal kemampuan kader”, tandas Aliman.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

four × 3 =

Back to top button