Sinau Bareng, IPNU Menyiasati Pembelajaran Di Masa Pandemi

NU CILACAP ONLINE – Sinau Bareng, menjadi salah satu cara Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dalam menyiasati proses pembelajaran di masa Pandemi COVID-19, bagaimana konsep Sinau Bareng cara IPNU?

Pandemi COVID-19 (Coronavirus Disease-19) telah mempengaruhi sistem pendidikan di seluruh dunia, yang mengarah ke penutupan sekolah, universitas, dan perguruan tinggi. Pada tanggal 27 April 2020, sekitar 1,7 miliar siswa terkena dampak sebagai respons terhadap pandemi.

Menurut pemantauan UNICEF, 186 negara saat ini telah menerapkan penutupan berskala nasional dan 8 negara menerapkan penutupan lokal. Hal ini berdampak pada sekitar 98.5% populasi siswa di dunia.

Kebijakan yang diambil oleh banyak negara termasuk Indonesia dengan kebijakan PPKM untuk pendidikan, membuat pemerintah dan lembaga terkait harus menghadirkan alternatif proses pendidikan bagi peserta didik maupun mahasiswa yang tidak bisa melaksanakan proses pendidikan pada lembaga Pendidikan

Penutupan sekolah yang lama dan karantina di rumah (self quarantine) mungkin memiliki efek negatif pada kesehatan fisik dan mental kepada siswa terutama dalam belajarnya baik secara daring maupun secara mandiri dirumah ini sangat berpengaruh sekali terhadap kemajuan siswa yang mana masih banyaknya siswa yang belum siap untuk beradaptasi dengan pembelajaran secara daring.

Artikel Terkait

Inilah yang menjadi tuntutan pelajar di era sekarang ini untuk bisa tumbuh dan bangkit mengikuti arus jaman yang sangat pesat, momen kemerdekaan yang ke-76 ini dengan tema “INDONESIA TANGGUH INDONESIA TUMBUH” yang mana pelajar – pelajar harus mempunyai nilai-nilai ketangguhan, semangat pantang menyerah untuk terus maju bersama dalam menempuh jalan penuh tantangan, agar dapat mencapai masa depan yang lebih baik.

Sinau Bareng

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) sebagai organsasi yang bersifat keterpelajaran, kekaderan kemasyarakatan, kebangsaan dan keagaman yang berhaluan Islam Ahlussnuah Wal Jamaah, ternyata dalam perkembangannya mengalami perubahan-perubahan yang diakibatkan oleh tuntutan situasi dan kondisi.

Kondisi saat inilah Pelajar NU harus mampu bangkit dari dampak pandemic covid-19, Peran Pelajar begitu banyak untuk Indonesia. Tahun 2020 di mana pandemi sebagai musuh bersama, kita bisa melawan dengan semangat dan energi yang kita miliki, semangat belajar, menjujung karakter dan pemikiran baik.

Pemahaman yang baik serta pahami materi-materi yang disampaikan saat ini, untuk membina tumbuh kembang karakter yang positif. Saya berharap Pelajar NU menjadi “Gerakan Bangkit Belajar” salah satu upaya ini untuk membantu mencarikan solusi atas kendala pembelajaran jarak jauh yang di alami semua pelajar di Indonesia.

‘Sinau Bareng’ IPNU atau IPNU Sinau Bareng, merupakan upaya konkret untuk mengatasi persoalan yang dialami pelajar di berbagai daerah, khususnya daerah terpencil. Mulai persoalan jaringan internet yang terkendala, kebingungan guru, orang tua yang mengeluh karena harus membagi waktunya bekerja dengan mendampingi anaknya belajar dan lain-lain.

Metode yang diterapkan di dalam “Sinau Bareng” sendiri yaitu melakukan pembelajaran secara kelompok yang di dalamnya saling diskusi atau sharing. Sebab mereka masih butuh pendampingan dari guru serta masih melewati masa tumbuh kembang. Hal ini akan membantu mengurangi rasa bosan yang di alami pelajar. Sehingga Pelajar NU akan tetap tumbuh dan Subur.

Konteks tumbuh dan subur merupakan bentuk bertambah besar atau hidup dengan baik pelajar NU terhadap masa depan yang lebih baik. Apalagi untuk negara kita tercinta Pelajar NU harus mampu memberikan kontribusi untuk kemajuan bangsa ini. Dari sini kita bisa melihat bahwa peran Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) sangat baik untuk menumbuhkan jiwa yang berwawasan Kebangsaan, Keislaman, keilmuan serta Kekaderan.

Dengan demikian, organisasi IPNU adalah salah satu jembatan atau jalan yang sangat membantu para pelajar NU khususnya dalam memberikan dan menyalurkan ilmu-ilmu yang dimiliki oleh dari Pengurus kepada para pelajar yang ada dalam Komisariat maupun Pimpinan Anak Cabang dan lembaga-lembaga pendidikan lainnya.

IPNU juga menjadi wadah di mana pelajar, pemuda, dan pengurus dapat meyalurkan bakat, melatih kepemimpinan, melatih berbicara dihadapan khalayak umum, mengeluarkan bakat dan meggali potensi yang dimiliki demi kemajuan dan kemaslahatan bersama dan tetap berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan Hadis serta menjalankan syari’at islam dengan Ahlussunnah wal Jamaah sebagai akidah dan ajarannya.

SEMANGAT !!! PELAJAR NU UNTUK NEGERI.

Penulis : Azis Muksin (Ketua PC IPNU Cilacap)
Penyunting : Munawar AM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button